Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dilaporkan sedang berada dalam tahap diskusi awal untuk kembali membeli jet tempur F-16 Fighting Falcon rakitan baru. Langkah ini menandai potensi kembalinya pengadaan F-16 oleh Pentagon setelah jeda lebih dari dua dekade. (more…)
Militer Pakistan terus memperkuat elemen pertahanan udaranya melalui adopsi alutsista modern buatan Cina, salah satunya sistem rudal pertahanan udara (surface-to-air missile/SAM) HQ-17. Dikembangkan sebagai sistem Hanud jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) taktis dengan mobilitas tinggi, HQ-17 dirancang khusus untuk memberikan perlindungan jarak dekat (close protection) bagi konvoi militer dan aset strategis dari potensi ancaman udara di ketinggian rendah. (more…)
Dua unit pertama jet tempur F-16V Block 70 pesanan Angkatan Udara Taiwan (ROCAF) terus dihadapkan pada serangkaian hambatan dalam penerbangan penyeberangan (ferry flight) dari Amerika Serikat. Setelah sempat tertahan lama akibat dinamika cuaca Pasifik, dua pesawat berkode ekor 6727 dan 6728 tersebut dilaporkan mendadak putar balik (return to base) dan mendarat kembali di Pangkalan Udara Hickam, Hawaii, tak lama usai lepas landas. (more…)
Di tengah perdebatan operasional penempatan kapal induk Amerika Serikat di wilayah geopolitik panas seperti Timur Tengah hingga efisiensi sistem pelontar katapult elektro-magnetik (EMALS) yang dipersoalkan Presiden AS Donald Trump, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) bersama RTX (Raytheon) mencatatkan tonggak sejarah teknis yang sangat krusial. (more…)
Rekor pertempuran udara dalam sebuah latihan militer gabungan kerap menyajikan kejutan yang mencengangkan bagi para pengamat militer. Salah satu catatannya adalah performa fenomenal jet tempur multiperan Shenyang J-16 milik Angkatan Udara Cina (PLAAF) saat dilibatkan dalam latihan tempur udara bersama antara Cina dan Angkatan Udara Pakistan (PAF), yaitu Latihan Shaheen-VIII (Shaheen 2019). (more…)
Sebuah foto yang diyakini sebagai penampakan paling jelas dari jet tempur multiperan Chengdu J-10CE milik Angkatan Udara Uzbekistan beredar luas. Gambar tersebut diungkap oleh Andreas Rupprecht, peneliti independen yang fokus mengamati perkembangan penerbangan militer Cina, sekaligus memperkuat spekulasi kesepakatan pengadaan alutsista bernilai fantastis antara Tashkent dan Beijing. (more…)
Produsen pertahanan asal Swedia, Saab, mengumumkan keberhasilannya mengamankan kontrak raksasa senilai 10,1 miliar Krona Swedia atau setara US$1,04 miliar untuk pengadaan dua unit pesawat sistem peringatan dini dan kontrol udara (Airborne Early Warning and Control/AEW&C) GlobalEye. (more…)
Sejak Kementerian Pertahanan RI mengamankan kontrak pengadaan 42 unit jet tempur Dassault Rafale asal Perancis, perbincangan mengenai keunggulan avionik pesawat generasi 4.5 ini terus mengemuka di kalangan pengamat militer. Salah satu fitur yang paling sering disorot sekaligus memicu perdebatan teknis adalah SPECTRA (Système de Protection et de Gestion des Emprises Radar du Rafale). (more…)
Boeing tengah menjajaki langkah revolusioner untuk mengintegrasikan sistem radar Active Electronically Scanned Array (AESA) pada helikopter serang AH-64 Apache. Langkah ini diambil bersama dengan Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) guna memperluas kesadaran situasional (situational awareness) armada Apache di medan laga modern. (more…)
Setelah sukses membawa sistem Airborne Early Warning and Control (AEW&C) Netra Mk1 berbasis jet regional Embraer ERJ-145 hingga meraih izin tempur akhir, Angkatan Udara India (IAF) kini bersiap melakukan lompatan teknologi yang jauh lebih besar. Melalui Defence Research and Development Organisation (DRDO), India tengah mempercepat pengembangan varian terbaru yang diberi kode Netra Mk2 di bawah program AWACS India. (more…)