Prototipe Ketiga Jet (Latih) Tempur Ringan Rusia Yak-130M Sukses Terbang Perdana

Program modernisasi jet latih tempur Rusia memasuki babak baru setelah prototipe ketiga dari Yak-130M sukses melakukan penerbangan perdananya (maiden flight) dari fasilitas Irkutsk Aviation Plant di Siberia. Uji terbang prototipe bertuliskan nomor 137 ini diawasi langsung oleh konsorsium penerbangan negara United Aircraft Corporation (UAC).
Di bawah kendali dua pilot uji senior Yakovlev, Oleg Mutovin dan Alexander Guskov, seluruh sistem penerbangan dan avionik dilaporkan bekerja normal serta menyelesaikan seluruh rencana uji terbang tanpa hambatan teknis.
Kehadiran unit prototipe ketiga ini menjadi momentum krusial bagi industri kedirgantaraan Rusia demi mempercepat fase evaluasi uji klinis dan penerbangan taktis (flight trials). Pihak UAC menegaskan bahwa penambahan armada uji ini akan memastikan seluruh tahapan sertifikasi rampung tepat waktu, sehingga pengiriman unit produksi massal pertama dapat dimulai pada tahun 2028 mendatang.
Meski belum mengungkapkan pemesan domestik utamanya, Kepala Irkutsk Aviation Plant Andrei Soynov mengungkapkan bahwa pasar ekspor sudah memberikan respons positif, di mana Vietnam menjadi pemesan luar negeri pertama yang tengah memproses kontrak pembelian sebanyak 18 unit Yak-130M.
The third prototype of Russia’s modernized Yak-130M (tail number 137) performed its maiden test flight a few days ago, according to the United Aircraft Corporation (UAC).
The aircraft was piloted by Yakovlev test pilots and Heroes of Russia Oleg Mutovin and Alexander Guskov.
The addition of the third prototype to the flight test program is expected to ensure that testing is completed on schedule, with deliveries scheduled to begin in 2028.
— OSINTWarfare (@OSINTWarfare) October 11, 2026
Berbeda dari varian standar Yak-130 yang murni difungsikan sebagai pesawat latih subsonik dua kursi untuk calon penerbang jet tempur generasi keempat dan kelima, varian Yak-130M dirancang ulang (reworked) menjadi pesawat tempur serang ringan (light combat aircraft) berdaya gempur tinggi.
Dengan mempertahankan desain airframe dan mesin lama, Yak-130M mendapat suntikan perangkat keras penerbangan modern, meliputi radar AESA tipe BRLS-130R, sistem komunikasi terpadu KSS-130, pod pemandu elektro-optik SOLT-130K yang menggabungkan kamera, citra termal, dan penanda laser, serta sistem proteksi mandiri President-S130. Kombinasi teknologi ini memungkinkan Yak-130M mengoperasikan amunisi berpemandu presisi (guided munitions) baik dalam misi udara-ke-udara maupun udara-ke-darat secara efektif di segala cuaca, siang dan malam.
Di samping menjalankan peran tradisional penyerangan darat, Rostec dan UAC secara khusus memposisikan Yak-130M sebagai platform pemburu wahana nirawak (drone hunter). Dengan integrasi rudal udara-ke-udara jarak dekat serta bom berpemandu satelit dan laser, jet tempur serang ringan ini diproyeksikan menjadi perisai efektif untuk menghadang, mengunci, dan mencegat pergerakan drone lawan di ruang udara taktis. (Gilang Perdana)
Sukses Terbang Perdana, Prototipe Yak-130M Rusia Kini Menjelma Jadi Jet Tempur Serang Ringan


