Sukses Terbang Perdana, Prototipe Yak-130M Rusia Kini Menjelma Jadi Jet Tempur Serang Ringan

Industri penerbangan militer Rusia resmi mencatatkan sejarah baru dalam modernisasi armada udara taktis mereka. Rostec State Corporation secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) dari prototipe jet latih tempur generasi terbaru, Yakovlev Yak-130M, pada Kamis, 25 Juni 2026.

Baca juga: Rusia Upgrade Jet Latih Tempur Yakolev Yak-130 untuk Misi Khusus

Penerbangan krusial ini dilaksanakan langsung dari fasilitas landas pacu Pabrik Penerbangan Irkutsk (anak perusahaan United Aircraft Corporation/UAC di bawah Rostec) di Siberia, Rusia. Dalam debut bersejarahnya, pesawat tersebut mengudara selama kurang lebih 50 menit dengan mencapai ketinggian operasional hingga 2.000 meter serta menembus kecepatan maksimum 600 kilometer per jam.

Pihak pabrikan menegaskan bahwa seluruh misi penerbangan perdana berhasil diselesaikan sepenuhnya secara sempurna tanpa adanya catatan atau kendala teknis apa pun pada sistem pesawat.

Keberhasilan misi uji terbang perdana yang mulus ini tidak lepas dari kepiawaian kru kokpit kawakan yang mengendalikannya. Prototipe pertama Yak-130M ini diterbangkan oleh duet pilot uji papan atas Rusia, yaitu Pilot Uji Kelas Satu Alexander Guskov serta Pilot Uji Kehormatan (Honored Test Pilot) Andrei Voropaev.

Langkah penerbangan ini menjadi realisasi konkret dari pernyataan Direktur Pelaksana PJSC Yakovlev, Vasily Prutkovsky, pada 6 April lalu yang menargetkan penyelesaian tiga unit prototipe laik terbang Yak-130M hingga akhir tahun ini. Proyek Yak-130M sendiri dikembangkan berbasis platform jet latih serial Yak-130 standar, namun telah dirombak total di bawah program pengembangan mandiri UAC guna mengikis ketergantungan komponen impor, sebuah komitmen kemandirian industri dirgantara dalam negeri yang sebelumnya sempat menuai pujian langsung dari Presiden Vladimir Putin.

Lompatan paling revolusioner pada varian modernisasi “M” ini terletak pada transformasi fungsinya. Jet yang awalnya didesain murni sebagai pesawat latih lanjut (advanced trainer) kini disuntikkan kualitas murni sebagai pesawat jet tempur serang ringan (light attack aircraft) yang mampu beroperasi nonstop 24 jam dalam segala kondisi cuaca. Untuk mendukung kapabilitas barunya, hidung pesawat kini dijejali stasiun radar onboard canggih RADAR-130R dan sistem pencitraan termal laser-optik SALT-130K untuk mengunci sasaran secara presisi.

Dari sektor pertahanan diri, jet ini dilindungi oleh kompleks perangkat peperangan elektronik komprehensif President-S130 guna menangkal kuncian rudal pertahanan udara musuh, serta dilengkapi dengan kompleks komunikasi digital terintegrasi yang baru.

Berkat integrasi rangkaian avionik dan radar mutakhir tersebut, Yak-130M menjelma menjadi monster kecil yang mematikan di udara. Jika varian pendahulunya hanya mampu menggotong bom bodoh tanpa pemandu, Yak-130M kini memiliki kemampuan untuk membawa jajaran rudal udara-ke-udara modern serta persenjataan udara-ke-permukaan berspesifikasi tinggi (high-precision weapons) yang dipandu oleh sistem satelit maupun pemandu laser.

Melalui debut terbangnya di Irkutsk hari ini, setelah sebelumnya sempat diperkenalkan dalam bentuk maket di Dubai Airshow, Yak-130M membuktikan kesiapannya menjadi komoditas ekspor global yang sangat kompetitif sekaligus menjadi platform taktis berbiaya operasional rendah yang andal bagi Angkatan Dirgantara Rusia. (Gilang Perdana)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *