
Dua raksasa pertahanan Eropa, Jerman dan Perancis, kembali memperlihatkan taji kolaborasinya dalam menghadirkan platform lapis baja generasi terbaru. Melalui konsorsium KNDS (Krauss-Maffei Wegmann dan Nexter), kedua negara resmi memperkenalkan tank transisi yang diberi label CAPINT (Capability Interim) pada pameran pertahanan Eurosatory 2026. (more…)

Dinamika pertempuran modern di Ukraina dan Timur Tengah telah membuktikan bahwa ancaman drone dan helikopter di garis depan membutuhkan respons pertahanan udara yang cepat, fleksibel, dan berbiaya efisien. Merespons tantangan tersebut, Thales Group meluncurkan inovasi terbarunya yang diberi label RapidStriker pada ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris. (more…)

Langkah radikal diambil oleh Angkatan Udara dan Antariksa Perancis untuk mendongkrak taji armada pesawat angkut taktis mereka. Tepat pada 16 Juni 2026, Airbus Defence and Space resmi menandatangani kontrak dengan OCCAR (Organisation for Joint Armament Cooperation), yang bertindak atas nama Direktorat Jenderal Persenjataan Perancis (DGA), untuk mengembangkan paket kemampuan baru pada A400M Atlas. (more…)

Peta persaingan jet tempur masa depan Eropa mengalami guncangan setelah proyek ambisius Future Combat Air System (FCAS) bentukan Berlin dan Paris resmi dinyatakan berakhir pada 8 Juni 2026. Keputusan dramatis ini menjadi puncak dari perselisihan bertahun-tahun antara Jerman dan Perancis terkait pembagian porsi kerja (work shares) dan perebutan dominasi kepemimpinan dalam program senilai 100 miliar Euro, yang awalnya digadang-gadang sejak tahun 2017 sebagai tulang punggung kedirgantaraan Eropa. (more…)

Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka asal Perancis, Safran, mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi sebanyak 1.400 unit bom pintar terpandu dari keluarga AASM (Armement Air-Sol Modulaire – Air-to-Ground Armament) Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) sepanjang tahun 2026. (more…)

Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)

Dinamika proyek jet tempur generasi keenam di Eropa kini tengah memasuki babak yang sangat krusial sekaligus penuh drama politik. Krisis anggaran dan ketidakpastian politik yang membayangi proyek Global Combat Air Programme (GCAP) bentukan Inggris, Italia, dan Jepang—sebagaimana telah diulas dalam artikel indomiliter.com sebelum ini—ternyata memiliki kemiripan nasib yang sangat kental dengan proyek rivalnya di daratan Eropa, yaitu Future Combat Air System (FCAS) yang digarap oleh Perancis, Jerman, dan Spanyol. (more…)

Ketergantungan masif negara-negara Eropa terhadap payung keamanan geopolitik Amerika Serikat kini berada di titik nadir, memicu apa yang disebut sebagai “krisis eksistensial” di kalangan ibu kota Benua Biru. Raksasa manufaktur rudal lintas-negara, MBDA, bergerak cepat memanfaatkan celah emas yang terbuka akibat kelangkaan operasional rudal jelajah strategis BGM-109 Tomahawk milik AS. (more…)

PT PAL Indonesia bersama dengan mitra strategis dari Perancis, Naval Group, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung penguatan postur pertahanan nasional melalui pembangunan kapal selam kelas Scorpene Evolved untuk TNI AL. Saat ini, proyek pembangunan kapal selam canggih tersebut dilaporkan telah resmi memasuki tahap pre-production (pra-produksi). (more…)

Sebuah terobosan taktis yang mendobrak keterbatasan doktrin kavaleri modern baru saja dibuktikan oleh Angkatan Darat Perancis dalam uji tembak langsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 20 Mei 2026. Komandan Brigade Lapis Baja ke-2 Prancis mengonfirmasi bahwa sebuah tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT) Leclerc dari Resimen Cuirassier ke-5 sukses merontokkan sebuah drone intai/FPV di udara. (more…)