Dongkrak Visibilitas Misi Kritis Helikopter, Thales Luncurkan Search amd Landing Light Generasi Terbaru

Thales memperkenalkan Search and Landing Light (SLL) generasi terbaru, sebuah sistem pencahayaan helikopter canggih yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas misi pencarian, penyelamatan, hingga operasi taktis militer.

Baca juga: Airbus Resmi Perkenalkan U145, Helikopter Tanpa Awak Multi-Misi Berbasis Platform H145

Perangkat ini hadir dengan desain ringkas terintegrasi (flush-mounted) yang diklaim mampu memangkas dampak aerodinamis pada badan helikopter, sekaligus mengeliminasi area titik buta (zero illumination dead zones).

Teknologi utama yang diunggulkan dari SLL generasi baru ini adalah jangkauan rotasi 360 derajat secara penuh tanpa batas. Berkat arsitektur berbasis software-defined dan konektivitas yang adaptif, sistem lampu ini dapat terhubung secara mulus dengan instrumen avionik helikopter lainnya, seperti sensor Forward-Looking Infrared (FLIR), helmet-mounted displays, hingga layar multifungsi di kokpit. Konektivitas ini sangat krusial untuk mendongkrak kesadaran situasional (situational awareness) awak pesawat di lingkungan yang minim visibilitas.

Dalam skenario misi kemanusiaan (Search and Rescue) pada malam hari—baik di medan pegunungan, hutan, maupun area bersalju—SLL memungkinkan pemindaian area secara cepat guna mendeteksi keberadaan penyintas. Fleksibilitas sistem ini memungkinkan satu atau beberapa unit lampu dikendalikan secara mandiri oleh pilot, kopilot, maupun operator hoist (winch).

Kebangkitan AC352: “Comeback” Helikopter SAR Cina Setelah Dua Dekade Drama dan Ambisi Kemandirian

Dengan kemampuan cakupan 360 derajat, kru helikopter dapat terus mempertahankan pencahayaan konstan ke arah korban, tim penyelamat, atau zona pendaratan tanpa perlu mengubah posisi manuver helikopter. Sementara saat proses evakuasi medis atau pemulihan di laut, operator winch bisa mengendalikan arah lampu secara independen demi memastikan visibilitas area pengangkutan tetap stabil dan aman dalam kondisi cuaca buruk.

Selain untuk kebutuhan sipil dan SAR, Thales juga merancang SLL untuk memenuhi standar operasi militer tingkat tinggi, seperti misi infiltrasi dan eksfiltrasi pasukan khusus. Sistem ini dilengkapi dengan mode operasi senyap (covert operating modes) berbasis teknologi inframerah (infrared).

FLIR SAFIRE III: Penjejak Berbasis Thermal Andalan CN-235 220 MPA TNI AL

Fitur ini mampu menekan jejak visual dan deteksi termal helikopter seminimal mungkin dari pantauan sensor musuh, sementara kru di dalam pesawat tetap mendapatkan kapasitas pencahayaan yang optimal untuk menyelesaikan misi di wilayah konflik.

Secara teknis, Thales memegang tanggung jawab penuh atas desain seluruh rakitan optik pada subsistem lampu berbasis LED berdaya tinggi ini. Proses integrasi, perakitan, dan pengujian sistem secara keseluruhan dilakukan di fasilitas manufaktur mereka yang berada di Dourdan, Perancis.

Kehadiran sistem pencahayaan pintar ini diharapkan menjadi standar baru bagi armada helikopter modern dalam beradaptasi di berbagai spektrum operasi yang dinamis dan berbahaya. (Bayu Pamungkas)

Resmi Gabung Klub Caracal, Rumania Borong 12 Unit Helikopter H225M dan IFV Lynx

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *