Pesawat angkut ringan NC-212i kelima dari kontrak pengadaan sebanyak 9 (sembilan) unit oleh Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AU telah berhasil lepas landas dari Hanggar Delivery Center PT Dirgantara Indonesia (DI), Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada hari Senin, 4 Desember 2023. (more…)
Lantaran keterbatasan anggaran, tak sedikit jalur pengadaan alutsista di Indonesia dilakukan menggunakan skema pinjaman luar negeri, khususnya dalam akuisisi alutsista strategis bernilai jumbo. Namun, Indonesia tak melulu menjadi negara peminjam dana. Dalam kasus penjualan pesawat terbang ke negara lain, justru Indonesia berlaku sebagai negara pemberi pinjaman kepada negara pembeli, ini dilakukan untuk membantu lancarnya ekspor alutsista produksi dalam negeri. (more…)
Terbilang salah satu alutsista berusia tua, debut kapal penyapu ranjau Kondor class buatan Jerman Timur, selama ini lebih dominan dalam melaksanakan tugas patroli. Namun, belum lama ada kabar yang menarik untuk dicermati, salah satu Kondor class, yakni KRI Pulau Raas 722 diwartakan melakukan latihan anti kapal selam, dengan dukungan sonar yang dimilikinya, KRI Pulau Raas 722 dalam simulasi berhasil mendeteksi keberadaan kapal selam lawan. (more…)
Meski sisa tahun 2021 tinggal hitungan jam lagi, ada kabar bahwa hari ini, 31 Desember 2021, PT Dirgantara Indonesia (DI) telah mengirimkan unit ketiga pesawat angkut ringan NC-212i pesanan Skadron Udara 4 TNI AU. Secara total, PT DI mendapatkan kontrak untuk pengadaan sebanyak 9 (sembilan) unit pesawat NC-212i oleh Kementerian Pertahanan RI. (more…)
PT Dirgantara Indonesia (DI) kembali mengirimkan satu unit pesawat angkut ringan NC212i Troop Transport pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Skadron Udara 4 TNI AU, Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. (more…)
Ada yang menarik dari postingan akun Instagram Puspenerbal, disebutkan pada 30 September 2021 dilakukan penjatuhan ranjau laut dari pesawat udara. Bukan dari pesawat udara yang mempunyai kemampuan anti kapal selam (AKS), melainkan ranjau laut berbentuk silinder besar itu dijatuhkan (air drop) menggunakan parasut dari ramp door pesawat angkut ringan NC-212 200 Aviocar dengan nomer U-6216. (more…)
Lini pesawat angkut ringan TNI AU bertambah, pada Selasa, 26 Januari 2021, PT Dirgantara Indonesia melakukan ferry flight 1 (satu) unit pesawat terbang NC-212i Troop Transport pesanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan pengguna akhir TNI Angkatan Udara dari Hanggar Delivery Center PT DI menuju Skadron Udara 4, Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. (more…)
Bertepatan dengan Hari Pahlawan, PTDI kembali lakukan ekspor dalam kegiatan ferry flight 1 (satu) unit pesawat terbang NC-212i untuk Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) Thailand dari Hanggar Delivery Center PT DI menuju Nakhon Sawan Air Base, Muang, Nakhon Sawan, Thailand, yang direncanakan akan tiba pada 11 November 2019. (more…)
Sampai saat ini NC-212 Aviocar masih menempati posisi sebagai produk terlaris PT Dirgantara Indonesia, dengan total unit yang telah dibuat mencapai 105 pesawat untuk pasar domestik dan ekspor. Dan diantara pemesan dari dalam negeri, tiga matra TNI dan Polri telah menjadikan sosok NC-212 sebagai standar pesawat angkut ringan, tak kurang pesanan dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk TNI sudah mencapai 33 unit. (more…)
Dengan wilayah operasi yang luas, adalah wajar bila ketiga matra TNI membutuhkan pesawat angkut taktis untuk beragam keperluan (multipurpose). Untuk itu pun, TNI terbilang kaya ragam, khususnya di segmen pesawat angkut sedang taktis (medium airlifter). Dan salah satu yang cukup berkesan namun jarang terdengar adalah varian DHC-5 Buffalo buatan pabrik de Havilland Canada. (more…)