
Pemerintah Jepang kembali memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat militer internasional setelah merilis Buku Putih Pertahanan (Defense White Paper) 2026. Dalam dokumen resmi tersebut, Tokyo mengklaim bahwa Angkatan Udara Cina (PLAAF) dan penerbangan Angkatan Lautnya saat ini hanya mengoperasikan sekitar 308 unit jet tempur siluman Chengdu J-20 Mighty Dragon dan delapan unit jet tempur generasi kelima berbasis kapal induk Shenyang J-35. (more…)

Dunia penerbangan militer internasional mendadak digemparkan oleh sinyalemen terbaru yang dirilis oleh Angkatan Udara Angkatan Cina (PLAAF). Melalui sebuah video resmi terbaru yang dirilis untuk memperingati 10 tahun operasional pesawat angkut berat Xian Y-20, Beijing untuk pertama kalinya secara dramatis memberikan petunjuk kuat mengenai keberadaan proyek jet tempur generasi keenam mereka. (more…)

Perkembangan desain jet tempur siluman generasi kelima terus menunjukkan pergeseran prioritas, di mana manajemen jejak radar, pengurangan bobot, serta simplifikasi manufaktur kini jauh lebih diutamakan ketimbang konfigurasi warisan era Perang Dingin. (more…)

Industri kedirgantaraan militer Cina kembali memamerkan lompatan teknologi dalam sejarah modern. Rekaman video terbaru yang beredar luas di media sosial lokal memperlihatkan satu unit jet tempur stealth generasi kelima, Chengdu J-20A, yang masih berbalut warna kuning primer pabrikan—sebuah indikasi kuat bahwa pesawat tersebut baru saja keluar dari lini perakitan. (more…)

Sebuah laporan mengejutkan datang dari latihan udara bersama bersandi “Zilzal-II” yang digelar di Qatar pada tahun 2024 lalu. Jet tempur generasi 4.5 buatan Chengdu Aircraft Corporation, J-10C (varian ekspor J-10CE) milik Angkatan Udara Pakistan (PAF), dilaporkan berhasil menorehkan kemenangan mutlak atas jet tempur Eurofighter Typhoon dari Qatar Emiri Air Force (QEAF). (more…)

Kehadiran varian kursi ganda (tandem seat) pada jet tempur generasi kelima menandai babak baru dalam evolusi doktrin pertempuran udara modern yang kian kompleks. Selama bertahun-tahun, platform stealth utama dunia seperti F-22 Raptor dan F-35 Lightning II milik Amerika Serikat kokoh mempertahankan desain kursi tunggal (single-seat), dengan asumsi bahwa otomatisasi komputer dan kecerdasan buatan (AI) sudah cukup menopang beban kerja pilot. (more…)

Cina baru saja menunjukkan lompatan besar dalam industri manufaktur militer melalui implementasi teknologi “Dark Factory” atau pabrik tanpa cahaya untuk memproduksi jet tempur siluman tercanggihnya, Chengdu J-20 Mighty Dragon. Mengutip laporan dari Science and Technology Daily, penggunaan otomatisasi penuh berbasis kecerdasan buatan (AI) ini telah berhasil meningkatkan efisiensi produksi komponen utama jet tersebut hingga hampir 150 persen. (more…)

Hari ini 28 tahun lalu, bertepatan dengan 23 Maret 1998, dikenang sebagai momen penerbangan perdana jet tempur single engine dengan teknologi fly by wire pertama buatan Cina, Chengdu J-10 di di Chengdu Aircraft Corporation (CAC). Penerbangan perdana dilakukan selama 20 menit oleh Li Zhonghua, pilot uji dari Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF). (more…)

Jet tempur generasi keenam Cina yang masih dalam status prototipe, Chengdu J-36, muncul dengan nosel (nozzle) thrust vectoring (pengarah dorong) dua dimensi (2D) baru. Upgrade ini menunjukkan penekanan Cina pada kemampuan manuver tinggi dan kendali yang diperlukan untuk desain jet tempur siluman tanpa ekor. (more…)

Terlepas dari aspek kualitas produk, perbandingan kuantitas jet tempur stealth menjadi perhatian, pasalnya bila pecah konflik terbuka, maka kuantitas akan turut menentukan. Terkait dengan rivalitas antara Amerika Serikat dan Cina, maka eksistensi F-22 Raptor dan Chengdu J-20 “Mighty Dragon” ikut mengemuka, jumlah kedua jet tempur stealth akan membawa pengaruh pada dominasi udara. Dan ada kabar menarik dari Changchun Airshow 2025. (more…)