Telah mengoperasikan dua jenis jet tempur stealth (Chengdu J-20 dan Shenyang J-35) dan menerbangkan dua prototipe jet tempur generasi keenam (Chengdu J-36 dan Shenyang J-50), maka dapat ditakar tingkat adaptasi kemajuan teknologi dirgantara militer Cina, yang dalam beberapa aspek telah mengungguli Negeri Paman Sam. (more…)
Pemberitaan bombastis atas keunggulan Chengdu J-10C dalam duel udara dengan jet tempur India, bukan hanya membawa dampak negatif bisnis Dassault Aviation selaku manufaktur Rafale, rupanya Korea Aerospace Industries (KAI) selaku manufaktur jet tempur ringan multirole FA-50 Fighting Eagle, kini tengah dilanda kecemasan atas reputasi Chengdu J-10C. (more…)
Dampak konflik bersenjata di Kashmir ternyata tidak hanya dirasakan oleh Pakistan dan India, pasalnya ada pihak ketiga yang terimbas langsung secara bisnis. Pihak ketiga yang dimaksud adalah Dassault Aviation, manufaktur jet tempur Rafale dan Chengdu Aircraft Corporation sebagai produsen jet tempur Chengdu J-10C. (more…)
Memanfaatkan kedekatan sebagai sesama anggota BRICS, jurus marketing Cina mulai mendekati militer Brasil, yakni ada kabar bahwa Cina menawarkan jet tempur Chengdu J-10CE ke Negeri Samba. Namun, penjualan jet tempur rupanya bukan tujuan utama Cina ke negara di Amerika Latin itu. (more…)
Tepat hari ini, 14 tahun lalu, persisnya pada 11 Januari 2011, jagad dirgantara global mencatat peristiwa penting, dimana telah terbang untuk pertama kalinya jet tempur generasi kelima Chengdu J-20 “Mighty Dragon”. Dengan terbangnya J-20, menorehkan Cina sebagai pemain di sektor produsen jet tempur steath, lantaran sebelum J-20, lini jet tempur stealth yang operasional di dunia baru diisi F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)