
Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)

Ancaman udara di kawasan Timur Tengah kembali melahirkan inovasi taktis yang menarik perhatian para pengamat militer global. Angkatan Udara Perancis (Armée de l’Air et de l’Espace) dilaporkan telah mengerahkan armada helikopter ringan Eurocopter (sekarang Airbus Helicopters) AS555 Fennec ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengemban misi interseptor udara terhadap ancaman drone kamikaze Iran. (more…)

Sebuah terobosan taktis yang mendobrak keterbatasan doktrin kavaleri modern baru saja dibuktikan oleh Angkatan Darat Perancis dalam uji tembak langsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada 20 Mei 2026. Komandan Brigade Lapis Baja ke-2 Prancis mengonfirmasi bahwa sebuah tank tempur utama (Main Battle Tank / MBT) Leclerc dari Resimen Cuirassier ke-5 sukses merontokkan sebuah drone intai/FPV di udara. (more…)

Isu keamanan di kawasan Teluk kembali memanas seiring dengan langkah taktis Uni Emirat Arab (UEA) dalam memitigasi ancaman asimetris yang kian nyata terhadap infrastruktur sipil vital. Angkatan Bersenjata UEA kini dilaporkan resmi mengandalkan sistem pertahanan laser buatan Cina, Guangjian-21A atau Light Arrow-21A, untuk memproteksi Bandara Internasional Dubai dari potensi serangan one-way attack drone yang diluncurkan oleh Iran. (more…)

Sebuah langkah militer yang mengejutkan sekaligus bersejarah terjadi di kawasan Timur Tengah, di mana untuk pertama kalinya, pasukan tempur Mesir secara resmi dikerahkan dan ditempatkan di tanah Uni Emirat Arab (UEA). Pengerahan ini dikonfirmasi langsung melalui inspeksi mendadak yang dilakukan oleh Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi, bersama Presiden UEA, Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), terhadap unit tempur Angkatan Udara Mesir yang kini disiagakan di pangkalan udara UEA. (more…)

Peta persaingan pesawat angkut militer di kawasan Timur Tengah resmi bergeser secara signifikan. Uni Emirat Arab (UEA) melalui Dewan Tawazun (Tawazun Council for Defence Enablement) telah menandatangani kontrak besar dengan pabrikan dirgantara asal Brasil, Embraer, untuk pengadaan 10 pesanan pasti (firm orders) dan 10 opsi tambahan pesawat angkut jet C-390 Millennium. (more…)

Meski baru diserahkan pada tahun 2027, namun ada kabar bahwa Dassault Aviation telah meluncurkan unit pertama Rafale F4 pesanan Uni Emirat Arab. Peluncuran dilakukan di hadapan pejabat pertahanan dan pemimpin industri, yang menunjukkan kemajuan Dassault Aviation dalam menjalankan kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2021. (more…)

Pameran dirgantara dan pertahanan Dubai Airshow 2023 telah rampung pada bulan November lalu, namun masih ada beberapa produk yang menarik dan terlewat untuk dikupas. Salah satu dirilis oleh Edge Group, industri pertahanan dari tuan rumah, Uni Emirat Arab (UEA) yang memperkenalkan desain drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicles/UCAV) yang diberi label “Sinyar”. (more…)

Dengan berbagai pertimbangan, termasuk alasan keamanan, Presiden Rusia Vladimir Putin membatasi dirinya untuk melakukan lawatan ke luar negeri. Sejak berperang dengan Ukraina pada 24 Februari 2022, tercatat Presiden Rusia hanya melakukan lawatan ke Belarusia dan Cina, yang notabene kedua negara itu dapat diakses lewat jalur darat. (more…)

Selain mengoder jet tempur Dassault Rafale dalam jumlah besar (80 unit), Angkatan Udara Uni Emirat Arab (UEA) rupanya tak meninggalkan kemampun serang darat dengan keberadaan pesawat COIN (Counter Insurgency) – anti gerilya bermesin turboprop. Sepintas mirip dengan EMB-314 Super Tucano, UEA di Dubai Airshow 2023 mengumumkan order 40 unit pesawat latih COIN Calidus B-250T, pesanan tersebut sekaligus bukti pemerintah UEA memberdayakan industri pertahanan dalam negeri. (more…)