
Sebelum kontrak efektif pengadaan jet tempur Rafale oleh Indonesia pada September 2022, Uni Emirat Arab pada awal Desember 2021 telah mengikat kontrak jumbo untuk pembelian 80 unit Rafale F4 senilai 14 miliar euro. Mengingat antrian pada backlog, unit perdana Rafale F4 pesanan Uni Emirat Arab baru akan tiba pada tahun 2026. Namun ada kabar pengiriman unit perdana Rafale F4 pesanan Uni Emirat Arab (UEA) akan ‘molor’ satu tahun dari jadwal seharusnya. (more…)

Berita yang beredar luas bahwa Uni Emirat Arab (UEA) akan melunasi sisa utang Indonesia dalam biaya pengembangan KF-21 Boramae, telah mendapat respon beragam. Dari komunitas dan netizen di Korea Selatan (Korsel) umumnya menyambut positif hal tersebut, yang tak lain agar pengembangan dan produksi jet tempur masa depan Negeri Ginseng dapat berjalan mulus tanpa menguras dana pemerintah lagi. Namun, konsep pelunasan utang belum tentu berdampak baik untuk hal lain, seperti hubungan kerja sama antara Indonesia dan Korsel. (more…)

Disambut suka cita oleh netizen Negeri Ginseng, ada kabar bahwa negara kaya minyak dari Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) telah mengirim surat resmi kepada Kantor Ketahanan Nasional Korea Selatan, yang menyatakan keinginan mereka untuk terlibat dalam pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae. (more…)

Nama International Armored Group (IAG) kurang familiar dalam jagad vendor alutsista di Indonesia, namun setidaknya ada produk dari manufaktur asal Uni Emirat Arab (UEA) ini yang digunakan oleh institusi di Tanah Air, yaitu IAG Jaws 4×4 yang digunakan oleh Unit Anti Teror Mabes Polri. Lain dari itu, IAG rupanya juga punya produk berupa ranpur roda ban berpenggerak 8×8, yang masuk kualfikasi Infantry Fighting Vehicle (IFV). (more…)