Armada Kapal Patroli TNI AL dalam waktu dekat akan ketambahan dua unit kapal, yakni KAL KRI Butana 878 dan KRI Selar 879. Mengusung desain PC-40M, kedua kapal patroli produksi galangan PT Citra Shipyard di Batam ini, secara resmi diluncurkan dan ditetapkan namanya oleh KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali pada hari Selasa, 7 Mei 2024. (more…)
Meski bukan untuk pertama kalinya bagi TNI AL melakukan uji peluncuran rudal anti kapal Exocet MM40 Block 3, namun bakal menjadi yang pertama kali pada Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M produksi PT PAL Indonesia. Persisnya, salah satu KCR 60M, yakni KRI Halasan 630 kini tengah dipersiapkan untuk meluncurkan rudal jelajah anti kapal Exocet MM40 Block 3 dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) pada 22-26 Mei 2024 di Laut Jawa dan Laut Bali. (more…)
Meriam penangkis serangan udara (PSU) yang satu ini usianya relatif sama dengan meriam S-60 Arhanud TNI AD. Di Indonesia, meriam ini dipercayakan operasionalnya kepada Arhanud Korps Marinir. Seperti halnya basis pangkalan udara (lanud), maka keberadaan pangkalan angkatan laut berupa dermaga juga menjadi bagian elemen vital yang harus mendapat perlindungan, maklum di basis pangkalan laut biasanya berkumpul beberapa kapal perang dan instalasi penting lainnya. (more…)
Meski belum ada kabar seputar kontrak pengadaan, namun, ada potensi satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Korps Marinir akan diperkuat dengan rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) Starstreak, mengikuti langkah Arhanud TNI AD yang lebih dulu mengadopsi rudal hanud produksi Thales Air Defence itu. Pengadaan rudal hanud untuk Arhanud Korps Marinir menjadi kebutuhan, mengingat jenis rudal hanud yang ada sudah berusia tua (Strela). (more…)
Hari ini tiga tahun lalu, bertepatan dengan 21 April 2021, menjadi momen duka cita dalam sejarah operasional kapal selam di Indonesia. 53 awak KRI Nanggla 402 gugur setelah kapal selam Type 209/1200 hilang kontak dan tenggelam di perairan utara Bali, yang baru pada lima hari kemudian, posisi tenggelamnya kapal selam buatan Jerman itu diketahui. Kabar tenggelamnya KRI Nanggala 402 seolah tidak bisa dipercaya, mengingat sebelum itu belum pernah ada berita atau kasus kerusakan kapal selam generasi Type 209 yang diwartakan ke publik. (more…)
Pergerakan prajurit marinir di wilayah Papua akan mendapat kemudahan dengan kehadiran drone copter untuk tugas intai dan meningkatkan kesadaran situasional. Seperti pada Selasa, 16 April 2024, Dinas Material Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) menggelar uji coba dua unit sistem drone copter yang nantinya digunakan untuk tugas operasi Korps Marinir sebagai bagian dari Satgas Pengamanan dan Perbatasan (Pamtas) Mobile Indonesia-Papua Nugini 2024. (more…)
Setelah pada 28 Maret 2024, resmi menandatangani kontrak pembangunan dua unit kapal selam Scorpene Evolved Full LiB bersama Naval Group dari Perancis, maka pada hari ini (6/4/2024) PT PAL Indonesia lewat siaran pers, menyatakan kesiapan fasilitasnya dalam mewujudkan produksi kapal selam di galangan PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur. (more…)
Ini bukan April mop, Naval Group dan PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpène Evolved Full LiB yang akan dibangun di Indonesia. Persisnya pada tanggal 28 Maret 2024, Indonesia memilih Naval Group dan PT PAL untuk memperkuat kemampuan TNI AL dengan dua kapal selam baterai Lithium-Ion (LiB) Scorpène Evolved yang akan dibangun di galangan kapal PT PAL, melalui transfer teknologi. (more…)
Meriam kaliber 57 mm sejak dekade 80-an telah identik sebagai sistem senjata utama pada Kapal Cepat Rudal (KCR) TNI AL, yakni dimulai pada adopsi meriam Bofors 57 MK1 di KCR Mandau class buatan Korea Selatan, kemudian berlanjut pada generasi KCR dari FPB-57 series yang menggunakan Bofors 57 MK2, dan yang terbaru, instalasi Bofors 57 MK3 pada KCR 60M produksi PT PAL Indonesia. Bagi sebagian orang yang memperhatikan hal ini, tentu menjadi pertanyaan, mengapa meriam kaliber 57 mm mendominasi sebagai senjata pada haluan di sebagian besar KCR TNI AL? (more…)
Setelah Kementerian Pertahanan Indonesia dan Fincantieri menandatangani kontrak pembelian dua unit OPV (Offshore Patrol Vessel) rasa frigat Pattugliatore Polivante d’Altura (PPA) Paolo Thaon Di Revel class pada 28 Maret 2024, selanjutnya pertanyaan dari netizen adalah versi apa yang dibeli Indonesia? Apakah nanti sudah didatangkan berikut persenjataan, atau masih ‘kosongan’? (more…)