
Bukan satu atau dua, faktanya ada beberapa jenis drone kamikaze (loitering muniton) dengan desain mirip Shahed-136 yang diproduksi oleh manufaktur pertahanan Cina. Setelah sebelumnya diulas tentang Sunflower 200, Feilong-300D dan PD-2900, rupanya ada sosok baru yang juga mirip Shahed-136, yaitu Loong M9. (more…)

Sebuah video viral di media sosial setelah merekam detik-detik dramatis jatuhnya drone kamikaze Rusia, Shahed-136 (Geran-2) oleh tembakan terarah dari Minigun M134 Gatling Gun, yang terpasang sebagai door gun helikopter Mi-8 milik Angkatan Darat/Udara Ukraina yang beroperasi dalam peran pertahanan udara. (more…)

Setiap negara yang sukses memproduksi persenjataan atau alutsista dengan predikat battle proven, boleh jadi harus waspada, pasalnya tidak butuh waktu lama, tiruan (copy-an) dari alutsista tersebut mungkin sudah berhasil diproduksi oleh Cina. Tidak itu saja, produk copy-an yang dimaksud bahkan siap dibandrol untuk pasar ekspor dengan harga miring. (more…)

Sejak tahun lalu, nama drone kamikaze bermesin turbojet Shahed-238 telah menjadi bahan perbincangan, saat digunakan Rusia dalam misi serangan jarak jauh ke Ukraina. Namun, dengan lokalisasi produksi, drone tersebut kini telah dibuat secara lisensi di Rusia dengan nama “Geran (Geranium)-3”. (more…)

Shahed-136 adalah fenomena tersendiri dalam jagad perang modern, menjadi bukti efektivitas drone kamikaze dalam konflik di Ukraina, terlebih mampu terbang jarak jauh dengan biaya produksi relatif murah, memberikan kerusakan atau mampu merepotkan sisten pertahanan lawan. Berangkat dari kisah sukses Shahed-136, perusahaan pertahanan dari Amerika Serikat rupanya kepincut untuk memproduksi ‘Shahed-136’. (more…)

Beragam cara dilakukan Rusia dan Ukraina untuk menekan anggaran atas perang yang berkepanjangan. Memproduksi drone kamikaze Shahed-136 di dalam negeri oleh Rusia (Geran 2), rupanya belum cukup. Rusia kini menggunakan drone kamikaze yang diberi nama “Gerbera” yang diklaim lebih hemat dalam biaya produksi. (more…)

Mulai digunakan pada awal invasi Rusia ke Ukraina, kemampuan drone kamikaze (loitering munition) Shahed-136 terus disempurnakan. Bukan hanya saja oleh Iran, Rusia yang memproduksi Shahed-136 di dalam negeri dengan nama Geran 2 dilakukan modikasi, khususnya pada aspek akurasi, mengingat Shahed-136 adalah drone jarak jauh yang navigasi utamanya mengandalkan global navigation satellite system (GNSS). (more…)

Punya desain yang benar-benar berbeda dari seri sebelumnya, Iran belum lama ini memperlihatkan turunan baru dari drone kamikaze Shahed-136, yang disebut sebagai Shahed-136B. Dalam parade militer hari Sabtu, 21 September 2024, Iran memamerkan drone kamikaze Shahed-136B untuk pertama kalinya. (more…)

Meski Rusia gencar mengembangkan drone kamikaze, namun, untuk kemampuan serangan drone kamikaze jarak jauh, selama ini Rusia masih mengandalkan pasokan dari Iran, sebut saja dengan eksistensi Shahed-136, yang kemudian diproduksi secara lokal di Rusia denngan label “Geran 2”. Rupanya Rusia tak ingin terlalu bergantung pada Iran, ada kabar bahwa Rusia telah memanfaatkan keunggulan teknologi Cina untuk adaptasi drone kamikaze jarak jauh. (more…)

Meski dinilai tidak terlalu canggih, namun debut drone kamikaze Shahed-136 dalam perang Ukraina seolah mampu membius perhatian dunia, betapa tidak, drone buatan Iran bertenaga propeller bersuara bising laksana mesin dua tak, serta terbang dengan lambat, nyatanya lumayan banyak membuat kerugian di pihak Ukraina. (more…)