Meksiko secara mengejutkan memamerkan alutsista terbarunya berupa drone intai-serang (loitering munition) jarak jauh dalam parade Hari Kemerdekaan pada 16 September 2026. Penampilan perdana wahana nirawak yang dinamai Plataforma de Proyección Extendida ini langsung menyita perhatian para pengamat militer global. (more…)
Pakistan secara resmi memperkenalkan D-248, sebuah drone kamikaze (loitering munition) serang satu arah (one-way attack) berjangkauan jauh yang dikembangkan oleh BUMN industri pertahanan Heavy Industries Taxila (HIT). Drone ini dipamerkan kepada publik dalam ajang Indus Robotics and Autonomous Systems (RAS) Expo 2026 sebagai sistem senjata nirawak terbesar dan berjarak tempuh terjauh yang pernah diproduksi oleh Pakistan. (more…)
Angkatan Laut Korea Selatan (ROKN) bersama Agency for Defense Development (ADD) mengalami kegagalan saat menggelar uji coba verifikasi kemampuan operasional maritim untuk prototipe drone bunuh diri (suicide drone / kamikaze drone) terbarunya, K-LUCAS (Korean Low-cost Uncrewed Combat Attack System). (more…)
Kementerian Pertahanan Thailand mulai melirik teknologi one-way attack drone (drone kamikaze) buatan Amerika Serikat sebagai bagian dari rencana modernisasi alutsista dan penguatan industri pertahanan dalam negeri. Dalam kunjungan resmi delegasi militer Thailand ke Quantico, AS, pada 2 hingga 9 Agustus 2026, Thailand secara khusus meninjau program drone LUCAS (Low-Cost Unmanned Combat Attack System) guna mengeksplorasi potensi produksi lokal dan kerja sama manufaktur UAV. (more…)
Demam desain drone kamikaze dengan sayap delta khas Shahed-136 rancangan Iran rupanya belum juga mereda di kancah pertahanan global. Setelah Amerika Serikat “tertular” tren ini dengan mengembangkan drone serang jarak jauh berlabel LUCAS (Low-Cost Uncrewed Combat Attack System), kini giliran Taiwan yang mengembangkan drone kamikaze baru dengan racikan serupa yang dinamai Papa Delta. (more…)
Strategi serangan udara jarak jauh Ukraina ke wilayah domestik Rusia menunjukkan lompatan teknologi yang masif. Dalam insiden serangan drone kamikaze massal yang menyasar kawasan kilang minyak di distrik luar kota Moskow baru-baru ini, sebuah rekaman video amatir warga setempat berhasil menangkap pergerakan gelombang drone jenis baru. (more…)
Peta pertempuran di teater Laut Hitam kembali mengalami eskalasi taktis yang radikal seiring munculnya bukti-bukti baru mengenai perubahan doktrin penggunaan alutsista oleh militer Rusia. Drone intai dan serang jarak jauh berpemandu, Shahed-136—atau yang dalam dinas militer Rusia dikenal sebagai Geran-2, kini dilaporkan mengemban misi baru yang jauh lebih dinamis. (more…)
Militer Amerika Serikat terus bergerak cepat mengadopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) demi merevolusi taktik perang asimetris masa depan. Platform amunisi pendarat (loitering munition) jarak jauh mereka yang bernama resmi Low-Cost Uncrewed Combat Attack System (LUCAS), kini bersiap menerima integrasi perangkat lunak otonom canggih Hivemind besutan perusahaan teknologi pertahanan Shield AI. (more…)
Peringatan Hari Kemenangan (Victory Day) Rusia tahun ini menjadi ajang unjuk gigi bagi evolusi terbaru drone kamikaze (loitering munition) andalan Moskow, Geran-2. Salah satu unit yang mencuri perhatian adalah Geran-2 dengan nomor seri Ы80000 yang dipamerkan di Patriot Park, Kronstadt. (more…)
Isu keamanan di kawasan Teluk kembali memanas seiring dengan langkah taktis Uni Emirat Arab (UEA) dalam memitigasi ancaman asimetris yang kian nyata terhadap infrastruktur sipil vital. Angkatan Bersenjata UEA kini dilaporkan resmi mengandalkan sistem pertahanan laser buatan Cina, Guangjian-21A atau Light Arrow-21A, untuk memproteksi Bandara Internasional Dubai dari potensi serangan one-way attack drone yang diluncurkan oleh Iran. (more…)