Polandia dan Perancis Pamerkan “Hermione” – UGV Bertenaga Hidrogen dengan Desain Modular

Perusahaan pertahanan Polandia, P.H.U. Lechmar, dan perusahaan Perancis, H2X-Defense, memperkenalkan kendaraan darat nirawak – Unmanned Ground Vehicle (UGV) yang diberi label Hermione di Pameran Industri Pertahanan Internasional (MSPO) di Kielce, Polandia (2-5 September 2025).

Baca juga: Ukraina Luncurkan UGV Dengan Peluncur Rudal MANPADS 9K38 Igla

Hermione adalah UGV bertenaga hidrogen yang dirancang untuk mendukung berbagai tugas di medan perang. Dalam pameran, Hermione ditampilkan sebagai demonstran teknologi. Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat akan solusi energi bersih dalam operasi militer modern. Platform ini telah dirancang untuk menurunkan emisi sekaligus meningkatkan daya tahan selama operasi.

Hermione adalah UGV modular beroda ban yang dapat beradaptasi dengan berbagai fungsi. Kendaraan ini dapat membawa drone, memberikan dukungan logistik, atau melakukan misi pengintaian. Untuk fungsi tempur, Hermione dapat dilengkapi dengan remote control weapon station (RCWS) atau paket sensor canggih untuk misi tempur dan non tempur.

Hermione dapat membawa muatan 300 kilogram, versi lain tengah direncanakan dengan kapasitas hingga dua ton. UGV ini disiapkan untuk menghadapi lingkungan yang keras, dengan penggerak semua roda (4×4) dan kecepatan tertinggi 36,2 km per jam.

Dari dimensi, Hermione berukuran panjang sekitar 3,3 meter, lebar 1,85 meter, dan tinggi 1,4 meter, tidak termasuk sistem yang terpasang. Robot darat multiperan ini memiliki ground clearance 300 milimeter dan berat sekitar 700 kilogram dalam konfigurasi yang ditampilkan di pameran.

Inti dari Hermione adalah sistem propulsi hidrogennya. Kendaraan ini menggunakan sel bahan bakar (fuel cells) yang disimpan dalam silinder bersertifikasi TPED untuk menggerakkan delapan motor listrik yang terpasang di hub. Setiap motor menghasilkan daya 8 kW. Paket baterai 25 kWh bekerja berdampingan dengan sistem hidrogen untuk menjaga kendaraan tetap beroperasi hingga 20 jam.

Dengan penyimpanan energi hingga 25 kWh, generator ini dirancang untuk memasok daya bagi operasi bergerak dan juga dapat bertindak sebagai cadangan untuk platform tak berawak lain.

Pengisian bahan bakar dirancang agar cepat. Menurut perusahaan, pengisian tangki hidrogen membutuhkan waktu sekitar tiga menit. Sebagai alternatif, silinder dapat ditukar di lapangan, sehingga memungkinkan UGV kembali beroperasi dengan waktu henti yang minimal.

Ukraina Luncurkan UGV “Ant”: Robot Kargo Roda Rantai Berbobot 350 Kg dengan Payload Satu Ton

Dalam pernyataan bersama, Lechmar dan H2X-Defense mengatakan, “Hermione ditujukan untuk menjawab minat yang semakin besar terhadap platform rendah emisi dan berdaya tahan tinggi untuk operasi garis depan, dengan arsitektur modular yang memungkinkan adaptasi cepat terhadap beragam profil misi.”

Untuk saat ini, Hermione menjadi contoh nyata dari apa yang dapat dicapai melalui kolaborasi antar perusahaan pertahanan Eropa. Hal ini menunjukkan bagaimana energi hidrogen tidak hanya memasuki sektor sipil, tetapi juga menjadi pilihan serius bagi sistem militer canggih. Nah, kedepannya apakah Hermione akan berlanjut ke pemesanan dan produksi massal? atau sebatas mentok diprototipe? (Gilang Perdana)

Zubilo 4×4 UGV – Rantis Tanpa Awak Serbaguna Terbaru Rusia, Dilengkapi Kanon Zu-23-2