Kapal perang milik Angkatan Laut Inggris yang satu ini terbilang unik dan sempat menjadi trending topik pada pertengahan 2021. Bukan karena sistem senjata yang dibawanya, jenis Offshore Patrol Vesssel (OPV), yakni HMS Tamar dan HMS Spey, debutnya ramai disebut saat terjadi ketegangan di Laut Cina Selatan, di mana kedua OPV itu mendapat penugasan dari Imperium Britania, yakni dengan penempatan semi permanen di wilayah Indo Pasifik selama lima tahun. (more…)
Pada 12 Desember 2021, Kementerian Pertahanan Inggris telah merilis kabar, bahwa kegagalan beserta tim penyelaman dari Amerika Serikat, berhasil mengangkat bangkai F-35B Lightning II Inggris yang jatuh di Laut Mediterania pada 17 November 2021. Di tengah gelombang yang ganas, setidaknya diperlukan waktu dua minggu untuk menentukan posisi jatuhnya pesawat dan beberapa hari berikutnya untuk proses mengeluarkan ke permukaan. Namun, bagi netizen, “tidak ada gambar = hoax.” (more…)
Bangladesh terbilang gercep (gerak cepat) saat menangkap peluang tawaran alutsista bekas. Setelah pada April 2020 tuntas menerima lima unit pesawat angkut C-130J Super Hercules eks Royal Air Force (RAF), kini ada kabar, bahwa Pemerintah Bangladesh telah mencapai kesepatakan dengan Pemerintah Inggris untuk mengakuisisi lima kapal perang untuk memordenisasi kekuatan Angkatan Laut Bangladesh. (more…)
Mesir rupanya gercep (gerak cepat-red) untuk pengadaan alutsista, saat mendengar dibukanya penawaran penjualan arsenal persenjataan bekas oleh Kementerian Pertahanan Inggris, maka negara di Afrika Utara itu tak butuh waktu lama untuk memutuskan memborong dua kapal tanker/logistik sekaligus. (more…)
Entah kebetulan atau memang sudah direncanakan, namun faktanya, pamor frigat Type 23 Duke Class memang terjaga dengan baik di benak netizen Indonesia. Pertama, diwartakan Inggris sedang menjual dua unit frigat Type 23 Class yang akan dipensiunkan. Kedua, prosesi penandatanganan kontrak lisensi pembuatan dua unit frigat Arrowhead 140 antara Babcock International dan PT PAL Indonesia, juga dilangsungkan di salah satu frigat Type 23 Class, HMS Argyll (F231). (more…)
Ada yang menarik dari prosesi penandatanganan licence agreement frigat Arrowhead 140 antara PT PAL Indonesia dan Rosyth Royal Dockyard Ltd (Babcock) pada 16 September 2021, yakni dilakukan di atas flightdeck helipad (tenda) HMS Argyll (F231). Dengan latar helikopter anti kapal selam AW159 Wildcat, seremoni tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Menhan Inggris Ben Wallace. Tentu ada makna tersendiri, mengapa prosesi itu dilakukan di frigat HMS Argyll. (more…)
Sedikit tertunda dari waktu yang dijadwalkan, Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) diwartakan baru memulai pelayaran kedua Offshore Patrol Vesssel (OPV) – HMS Tamar dan HMS Spey pada 7 September lalu, kedua kapal patroli itu diberangkatkan lewat sebuah upacara di Pangkalan Angkatan Laut HM Portsmouth. Sesuai keterangan terdahulu, kedua OPV yang akan bertugas permanen di Indo Pasifik itu akan ditepatkan mulau Agustus 2021. (more…)
Jenis frigat ini memang telah berlalu dari etalase armada kapal perang TNI AL, meski begitu, Tribal class punya arti penting bagi sejarah perkembangan alutsista TNI AL. Lewat Tribal class, Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL untuk pertama kalinya dikenalkan dengan sosok rudal hanud Sea Cat. Dan, lewat Tribal class TNI AL juga mulai mengadopsi helikopter AKS (anti kapal selam) Wasp, yakni jenis helikopter pertama yang terintegrasi dengan sistem senjata kapal perang. (more…)
Menyandang predikat negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sudah barang tentu menyadari pentingnya peran hidro oseanografi. Baik untuk kepentingan sipil dan militer, survei dan pemetaan bawah laut begitu vital untuk dilakukan. Misalnya untuk operasional kapal selam, dengan dukungan informasi dan peta bawah laut yang memadai, maka aspek gelar peperangan bawah laut menjadi satu langkah unggul dibanding lawan yang masih harus meraba kontur bawah laut suatu wilayah. (more…)