Singapura kembali memperkokoh taring militer mereka di kawasan Asia Tenggara lewat investasi teknologi pertahanan yang masif dan presisi. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat secara resmi telah memberikan lampu hijau kepada Kongres pada 15 Juni 2026 terkait potensi penjualan militer asing (Foreign Military Sales/FMS) senilai US$73 juta kepada Singapura. (more…)
AN/PRC-171 Compact Team Radio. Photo by L3Harris Technologies
L3Harris Technologies secara resmi memperkenalkan Wraith Shield pada 13 Mei 2026, sebuah inovasi revolusioner yang mampu mengubah radio taktis eksis menjadi sensor anti drone berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Melalui pembaruan perangkat lunak (software upgrade), prajurit kini dapat mendeteksi, mengklasifikasi, hingga melumpuhkan sistem drone kecil hanya dengan menggunakan peralatan komunikasi yang sudah mereka bawa di lapangan. (more…)
L3Harris Technologies, perusahaan pertahanan dan teknologi asal Amerika Serikat, meluncurkan seri amunisi jarak jauh “Wolf Pack” pada 17 Juli 2025, yang dirancang untuk membanjiri musuh dengan kawanan amunisi kinetik dan nonkinetik berbiaya rendah. (more…)
Kelak Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) TNI AL akan mengoperasikan dua jenis helikopter yang punya kemampuan anti kapal selam (AKS) – anti submarine warfare (ASW). Setelah dua unit AS565 MBe Panther, nantinya aset eksisting helikopter Bell-412 akan dimodifikasi untuk dapat melakukan misi memburu dan mengidentifikasi kapal selam, yakni dengan pemasangan sonar celup (dipping sonar) HELRAS (Helicopter Long-Range Active Sonar) dari L3Harris. (more…)
Meski Turki berstatus anggota NATO dan ikut memasok persenjataan ke Ukraina, tapi itu bukan berarti Turki bebas dari sorotan rekan-rekan negara Barat. Pada satu sisi, Turki sejalan dengan kepentingan Barat dan NATO di Ukraina, tapi disisi lain, Turki mendapat kecaman dari negara-negara Barat terkait hak asasi manusia, khususnya pada keterlibatan militer Turki dalam serangan udara kepada kelompok Kurdi, serta dukungan militer Turki di Irak dan Suriah. (more…)
Gulfstream G550 tak hanya kondang sebagai business jet, pesawat twin engine produksi Gulfstream Aerospace di Georgia, Amerika Serikat ini, nyatanya juga laris digunakan sebagai platform pesawat intai. Sebut saja Angkatan Udara Singapura dan Italia yang mengadopsi Gulfstream G550 CAEW (Conformal Airborne Early Warning and Control). (more…)