
General Dynamics Electric Boat, anak perusahaan dari General Dynamics, resmi mengamankan porsi kontrak jumbo dari Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy). Dalam pengumuman paket kontrak Angkatan Laut bernilai total US$76,6 miliar, Electric Boat mengantongi dana sebesar US$29,5 miliar untuk pembuatan lima unit tambahan kapal selam rudal balistik Columbia class dan US$42,1 miliar untuk penambahan sembilan unit kapal selam serang nuklir Virginia class, beserta dukungan anggaran bagi pengembangan infrastruktur galangan kapal. (more…)

Penempatan kapal selam serang bertenaga nuklir (SSN) milik Amerika Serikat dan Inggris di Australia melalui skema Submarine Rotational Force – West (SRF-W) mulai tahun depan (2027) menandai pergeseran peta kekuatan militer yang amat signifikan di kawasan Indo-Pasifik. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi mengakhiri masa tugas aktif salah satu kapal selam serang cepat bertenaga nuklir andalannya, USS Alexandria (SSN-757), melalui upacara inaktivasi yang khidmat di Pangkalan Laut Point Loma, San Diego pada 29 Juni 2026. (more…)

Angkatan Laut Cina (PLA Navy) mengonfirmasi operasionalisasi helikopter Changhe Z-8D, sebuah platform udara baru yang difokuskan untuk menjalankan misi perang anti kapal selam (ASW), operasi amfibi, pencarian dan penyelamatan (SAR), serta dukungan logistik. Kemunculan perdana heli ini terdeteksi lewat foto-foto publik pada Maret 2025 dan Maret 2026. (more…)

Perancis baru saja memecahkan sebuah proyek raksasa yang selama ini kerap menyulitkan kekuatan angkatan laut utama dunia, yakni menyerahkan kapal selam serang nuklir (Nuclear Attack Submarine/SSN) baru lebih cepat dari jadwal semula. (more…)

Galangan kapal legendaris Sevmash di Severodvinsk secara resmi melaksanakan upacara peletakan lunas (keel-laying) untuk Murmansk, kapal selam serang bertenaga nuklir (SSN – Nuclear-powered Attack Submarine) terbaru dari seri Yasen-M Class (Project 885M) pada Rabu, 17 Juni 2026.
(more…)

Kabar mengejutkan datang dari kekuatan pemukul bawah air Angkatan Laut Imperium Inggris (Royal Navy). Menurut laporan terbaru yang dirilis oleh media pertahanan global, Royal Navy saat ini berada dalam kondisi rentan yang mengkhawatirkan setelah dilaporkan tidak memiliki satu pun kapal selam serang bertenaga nuklir (SSTN) dari Astute class yang berada dalam status siap tempur (combat-ready). (more…)

Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)

Dunia intelijen maritim tengah dihebohkan oleh laporan investigasi CNN yang mengungkap rincian tenggelamnya kapal kargo Rusia, Ursa Major, pada 23 Desember 2024. Kapal yang dimiliki oleh perusahaan yang terafiliasi dengan pemerintah Rusia tersebut dilaporkan karam di wilayah perairan dalam yang sangat terpencil, sekitar 200 mil laut di lepas pantai Pasifik Utara, dalam jalur pelayaran rahasia menuju Semenanjung Korea. (more…)

Ulasan tentang Type 094 (Jin class), kapal selam bertenaga nuklir dengan peluncur rudal balistik (SSBN) milik Angkatan Laut Cina, telah beberapa kali kami ulas, punya dimensi besar dengan bobot ribuan ton, Type 094 tak pelak merupakan kekuatan pemukul strategis yang masuk ke dalam triad nuklir Cina. Namun, ulasan tersebut bersumber dari hasil analisis, lantaran keterbatasan informasi dan belum adanya rilis resmi yang dipublikasikan oleh Beijing. (more…)