Meski ada sejumlah ‘tantangan’ untuk memodernisasi alutsista yang berasal dari Rusia, namun, Korps Marinir berusaha untuk meningkatkan kemampuan dari ranpur amfibi Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3F. Dalam rangka pembaruan dan perkuatan alutsista, ranpur BMP-3F kini mulai dipasangi perangkat bidik dengan teknologi thermal, SOZh-TM. (more…)
Dari ajang Zhuhai AirShow 2022, North China Industrial Corporation (Norinco) meluncurkan ranpur jenis Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang disebut terkuat dan terbesar yang ada di kelasnya. Diberi label Norinco VN20, ranpur IFV ini dibangun dari sasis Main Battle Tank (MBT) VT4. (more…)
Meski telah memberikan bantuan ribuan senjata anti tank dan rudal MANPADS, rupanya Jerman membatasi diri untuk memberikan bantuan persenjataa berat ke Ukraina. Berbeda dengan Australia yang siap mengirimkan rantis lapis baja Bushmaster 4×4 ke Ukraina, Berlin justru menolak permintaan dari Kiev untuk memasok 100 unit ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) Marder 1A3, jenis ranpur yang notabene juga dioperasikan oleh TNI AD.
Ukraina telah menerima beragam bantuan persenjataan dari negara-negara Barat, namun, sejauh ini belum ada yang menghadirkan ‘bantuan’ berupa ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle). Kabar terbaru datang dari Jerman, diwartakan Menteri Pertahanan Jerman Christina Lambrecht secara resmi telah setuju untuk memasok 56 ranpur PbV-501, atau lebih dikenal sebagai BMP-1 ke Ukraina. (more…)
Sejak tahun 2018, manufaktur tank asal Rusia, UralVagonZavod, telah merilis desain ranpur amfibi roda rantai yang diberi label BMMP. Ranpur ini diciptakan untuk unit naval infantry atau Korps Marinir. Seperti halnya BMP-3, maka BMMP mengedepankan rancangan IFV (Infantry Fighting Vehicle). Bedanya, BMMP dirancang dengan desain modular, bahkan bentuk lambung depan BMMP sudah lebih mirip kapal. (more…)
Nama International Armored Group (IAG) kurang familiar dalam jagad vendor alutsista di Indonesia, namun setidaknya ada produk dari manufaktur asal Uni Emirat Arab (UEA) ini yang digunakan oleh institusi di Tanah Air, yaitu IAG Jaws 4×4 yang digunakan oleh Unit Anti Teror Mabes Polri. Lain dari itu, IAG rupanya juga punya produk berupa ranpur roda ban berpenggerak 8×8, yang masuk kualfikasi Infantry Fighting Vehicle (IFV). (more…)
India dikenal sebagai salah satu negeri ‘penggemar’ produk persenjataan dengan cita rasa Soviet, selain keberadaan ratusan MiG-21 Bison, di matra darat, nyatanya India dikenal sebagai operator IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-2 dengan populasi yang cukup besar. Bahkan, India telah memproduksi sendiri BMP-2 di dalam negeri. (more…)
Keluarga ranpur amfibi – Infantry Fighting Vehicle (IFV) BMP-3 serasa tidak ada matinya, pasalnya sudah begitu banyak varian yang dirilis, dan sebagian besar telah kami kupas di artikel terdahulu. Masih dari ajang Army 2021 Army 2021 International Military Technical Forum, Rusia kembali merilis varian terbaru dari BMP-3. (more…)
Nama ranpur lapis baja yang satu ini sudah sangat dikenal netizen, didatangkan bersama armada Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 dari Jerman, inilah Marder 1A3 yang masuk golongan IFV (Infantry Fighting Vehicle) dan kini dioperasikan oleh Satuan Kavaleri TNI AD. Meski debut Marder masih moncer digunakan oleh Angkatan Darat Jerman, namun Negeri Bavaria rupanya berhasil mengembangkan varian kendaraan pemadam kebakaran dari platform Marder. (more…)
Ketimbang negara-negara tajir di Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UEA) terbilang yang getol dalam mengembangkan industri alutsistanya, meski banyak uang, rupanya UEA tak ingin terus-terusan bernasib sebagai negara konsumen saja. Di segmen ranpur lapis baja, UEA telah merilis prototipe Infantry Fighting Vehicle (IFV) berpenggerak 8×8 yang diberi label Al Wahash (Wild Falcon). (more…)