Tag: AL Australia

Sukses dengan OPV Arafura Class, Luerssen Tawarkan Korvet C90 ke AL Australia

Bulan September mendatang, Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) akan merilis tinjauan kapal perang permukaan independen dalam Defence Strategic Review. Nantinya dari situ akan diputuskan tentang rencana strategis di masa depan untuk armada kapal perang permukaan. Yang salah satu poinnya adalah, apakah AL Australia membutuhkan kehadiran kapal perang sekelas korvet? (more…)

Geber Kekuatan Robotik Bawah Laut, Australia Akuisisi Undersea Support Vessel dari Norwegia

Seolah ingin menandingi hegemoni Cina di Indo Pasifik, Australia kian kokoh dalam membangun kekuatan bawah laut. Selain proyek kapal selam bertenaga nuklir yang melibatkan pakta pertahanan AUKUS, Negeri Kanguru juga gencar mengumandangkan pengembangan kapal selam tanpa awak berukuran besar, yang diklaim dapat mendukung misi riset bawah air dan pertahanan. Dan masih terkait domain kekuatan bawah air, Australia telah mengakusisi kapal jenis Undersea Support Vessel bertonase besar. (more…)

AL Australia Pesan 220 Unit Rudal Jelajah Tomahawk Senilai US$895 Juta

Rudal Tomahawk

Sebagai langkah konkrit dari pembentukan pakta pertahanan AUKUS, Pemerintah Australia memproyeksikan kemampuan serang jarak jauh dalam merespon tantangan keamanan di masa depan. Di antara elemen senjata dengan kemampuan serangan jarak jauh yang dimaksud adalah pengadaan rudal jelajah (cruise missile) Tomahawk buatan AS untuk kebutuhan Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN). (more…)

Profil HMAS Merville A246 – Kapal Hidro Oseanografi yang Lakukan Evakuasi Medis Awaknya di Perairan Bali

Dari pemberitaan selama ini, kebanyakan kapal perang Australia yang melintasi wilayah perairan Indonesia adalah yang bertonase besar dan dilengkapi fasilitas untuk wahana pendukung. Sebut saja dalam hal ini adalah helipad dan helikopter berikut hanggarnya. Pun demikian dengan kapal survei bawah laut – hidro oseanografi HMAS Melville (A 246) yang pada hari Kamis, 14 Juli lalu berada di perairan Bali. Meski kapal hidro oseanografi dari Leeuwin Class survey vessel itu dilengkapi helipad, namun, pada pelayaran saat itu tidak membawa helikopter yang on board. (more…)

Australia Upgrade Kapal Selam Collins Class, Bakal Mampu Meluncurkan Rudal Jelajah Tomahawk

Seiring pembentukan pakta pertahanan AUKUS bersama Amerika Serikat dan Inggris, Australia telah memproklamirkan bakal mengakuisisi delapan unit kapal selam bertenaga nuklir. Meski begitu, bukan perkara mudah untuk mewujudkan mimpi tersebut. Terlepas dari mana kapal selam nuklir itu akan dibangun nantinya, satu yang pasti kapal selam nuklir bila didatangkan dalam wujud baru, maka akan makan waktu panjang, dimana diproyeksikan baru dapat diterima Angkatan Laut Australia (RAN) pada tahun 2040. (more…)

Australia Umumkan Proyek XLAUV – Drone Bawah Laut Berukuran Besar

Selain obsesinya untuk membangun kapal selam nuklir dalam naungan pakta AUKUS (Australia – United Kingdom – United States), Angkatan Laut Australia rupanya juga punya proyeksi lain untuk memperkuat lini kekuatan bawah lautnya. Persisnya Departemen Pertahanan Australia telah mengumumkan proyek pengembangan wahana tanpa awak yang disebut XLAUV (ExtraLarge Autonomous Underwater Vehicle). (more…)

Kapal Induk Australia HMAS Adelaide Mati Listrik dan ‘Terdampar’ di Tonga, Dikomentari Media Cina

HMAS Adelaide di Tonga (ADF)

Terlepas dari insiden serangan laser yang dilancarkan kapal perang Cina ke arah pesawat intai maritim P-8A Poseidon milik Angkatan Laut Australia di Laut Arafura, rupanya tensi antara Beijing dan Canberra memang sudah tinggi di kawasan Pasifik Selatan. Kilas balik ke musibah gempa bumi dan tsunami yang melanda Tonga pada 14 Januari lalu, Australia dan Cina menjadi dua negara yang memberikan bantuan secara langsung dalam skala besar lewat armada kapal perang. (more…)

Buntut Insiden ‘Serangan’ Laser Ke P-8A Poseidon, Cina: Justru Australia yang Memprovokasi

Pernyataan keras Perdana Menteri Australia Scott Morrison atas insiden serangan laser yang diarahkan kapal perang Angkatan Laut Cina ke pesawat intai P-8A Poseidon di Laut Arafura pada 17 Februari lalu, telah mendapat respon dari Pemerintah Cina. Tanpa mengakui ada atau tidaknya insiden pelaseran, Pemerintah Cina lewat Kementerian Luar Negeri justru menyatakan apa yang dilakukan AL Australia adalah suatu bentuk provokasi. (more…)