Dari segi kecanggihan, kapal perang milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) yang satu ini masih tergolong canggih, bahkan efek deterennya berada paling atas di antara kapal-kapal perang milik negera di Asia Tenggara. Dari segi usia pun, kapal perang ini masih tergolong muda (untuk ukuran Indonesia). Namun, pada hari ini, 18 Mei 2024, RAN secara resmi menggelar upacara untuk melepas alias memensiunkan secara resmi HMAS ANZAC (FFH 150). (more…)
Setelah insiden serangan sinar laser yang diarahkan ke kokpit pesawat intai maritim P-8A Poseidon Angkatan Udara Australia (RAAF), ketegangan antara militer Cina dan Australia dilaporkan baru saja terjadi lagi, peristiwa terbaru melibatkan helikopter anti kapal selam MH-60R Seahawk milik Angkatan Laut Australia dengan jet tempur Chengdu J-10 di sekitaran Laut Cina Selatan. (more…)
Menyongsong era kapal selam bertenaga nuklir, Australia telah mencanangkan beberapa persiapan, selain pemilihan basis pangkalan, tak kalah penting adalah menggenjot program pengadaan kapal selam transisi, mengingat kapal selam rancangan Australia-Inggris AUKUS class baru akan diluncurkan pada awal tahun 2040. Dan guna mengisi masa transisi operasional kapal selam nuklir, maka pemerintah Australia berdasarkan pakta pertahanan AUKUS memutuskan untuk membeli tiga unit kapal selam nuklir Virginia class Block IV dan VII. (more…)
Meksi bukan dioperasikan oleh TNI AL, namun mama kapal angkut ini boleh dibilang selalu lekat dengan identitas “Indonesia.” Inilah LCH (Landing Craft Heavy) Balikpapan class yang pernah menjadi arsenal Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy). Diproduksi oleh Galangan Walkers Limited di Maryborough, Queensland, penamaan enam unit LCH Balikpapan class mengambil nama kota perjuangan pasukan Australia di Pulau Kalimantan selama Perang Dunia Kedua. (more…)
Pada 13 Desember 2023, Senat Amerika Serikat mengesahkan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional – National Defense Authorization Act (NDAA), yang sekaligus menyetujui penjualan tiga unit kapal selam bertenaga nuklir Virginia class ke Australia. Ini merupakan babak besar dalam kebijakan strategi pertahanan, lantaran baru ini pertama AS menyetujui penjualan kapal selam nuklir kepada sekutunya. (more…)
Pada pertengahan November lalu diramaikan kabar ‘penyerangan’ dengan menggunakan ledakan sonar pada penyelam Angkatan Laut Australia, yang diduga dilakukan kapal perusak (destroyer) Angkatan Laut Cina, saat penyelam Angkatan Laut Australia berusaha melepaskan jaring nelayan yang menjerat baling-baling frigat HMAS Toowoomba (ANZAC class), yang tengah berlayar di perairan internasional dalam zona ekonomi eksklusif Jepang. (more…)
Balada ketegangan antara Cina dan Australia kembali mengemuka di lautan, setelah insiden serangan sinar laser pada pesawat intai P-8A Poseidon Angkatan Udara Australia (RAAF), kini kabar paling baru adalah serangan yang menimpa penyelam Angkatan Laut Australia, dan yang dimaksud bukan serangan konvensional, melainkan serangan menggunakan gelombang sonar. (more…)
Angkatan bersenjata Australia terbilang unik, seperti belum lama berselang mengumumkan pengerahan drone Schiebel Camcopter S-100 dengan sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) untuk mendukung operasi pendaratan amfibi. Bahkan drone copter S-100 pada April 2018 telah merampungkan uji unmanned aerial system S-100 pada level shipborne evaluation. Tapi belum lama ini ada kabar bahwa kontrak pengadaan S-100 telah dibatalkan, dan pembatalan bukan terkait masalah teknis. (more…)
Nama kapal selam Collins class terasa tak asing lagi di telinga, pasalnya Collins class adalah kapal selam diesel listrik milik Angkatan Laut Ausralia (Royal Australian Navy/RAN), yang notabene sering dibicarakan netizen di Indonesia. Dan salah satu Collins class, yakni HMAS Waller (SSG-75) saat ini sedang singgah di dermaga Madura Timur, Koarmada II, Surabaya (27/8/2023). (more…)
Nama drone Schiebel Camcopter S-100 buatan Austria sudah kondang digunakan oleh angkatan laut beberapa negara, sebut saja S-100 yang pernah ditawarkan ke TNI AL, saat ini dioperasikan oleh angkatan laut Perancis, Inggris dan Australia. Selain ‘bandel’ untuk tugas intai di atas lautan, S-100 juga bisa dipersenjatai, seperti dipasangi rudal Lightweight Multirole Missile (LMM). Nah, ada kabar anyar dari AL Australia tentang penggunaan S-100. (more…)