Kemampuan Tempur Terdongkrak, Sukhoi Su-57 Mampu Luncurkan Rudal Jelajah Hipersonik Tsirkon (Zircon)

Kemampuan jet tempur stealth Rusia, Sukhoi Su-57 Felon sepertinya bakal terdongkrak, terkhusus pada misi serangan anti kapal dan permukaan. Pasalnya, Su-57 disebut mampu meluncurkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon (Zircon) yang dapat melesat lebih dari Mach 9, menjadi tantangan berat bagi sistem pertahanan udara lawan untuk mendeteksi dan melakukan intersepsi.

Baca juga: Rusia Luncurkan Perm (Yasen M Class) – Kapal Selam Serang Nuklir Pertama yang Disiapkan dengan Rudal Jelajah Hipersonik Tsirkon

Pernyataan atas kemampuan baru Su-57 yang mampu meluncurkan Tsirkon, berasal dari Letnan Jenderal Alexander Maksimtsev, Kepala Staf Utama dan Wakil Panglima Tertinggi Pertama Angkatan Udara Rusia.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar milik negara Krasnaya Zvezda, Maksimtsev mengonfirmasi bahwa Su-57 kini dilengkapi dengan sistem serangan udara modern dan senjata hipersonik sebagai bagian dari program pengadaan pertahanan negara yang sedang berlangsung.

Sementara itu, Military Watch Magazine pada 2 Agustus 2025, spesifikasi rudal hipersonik yang terintegrasi ke dalam Su-57 masih dirahasiakan. Namun, laporan tersebut mengindikasikan kandidat yang paling memungkinkan adalah versi peluncuran udara (air-launched version) dari rudal jelajah Tsirkon, yang telah dikembangkan selama beberapa tahun.

Tsirkon yang awalnya dikerahkan dari kapal dan kapal selam Angkatan Laut Rusia—mencapai kecepatan hingga Mach 9 dan dirancang untuk menghindari sistem pertahanan udara generasi saat ini dan generasi mendatang.

Tsirkon pertama kali dilaporkan beroperasi pada kapal perang permukaan Rusia pada awal tahun 2023 dan kemudian diperluas ke platform kapal selam.

https://www.indomiliter.com/frigat-admiral-gorshkov-kembali-luncurkan-rudal-anti-kapal-hipersonik-tsirkon/

Para pejabat pertahanan Rusia, termasuk Menteri Pertahanan saat itu Sergei Shoigu, telah menggambarkan kemampuan rudal tersebut untuk menerobos pertahanan udara sebagai keunggulan utama.

Rudal tersebut diperkirakan memiliki jangkauan 1.000 kilometer, dan kecepatannya yang tinggi dianggap cukup untuk melumpuhkan kapal angkatan laut besar hanya dengan tumbukan kinetik.

Tsirkon

Meskipun Rusia belum secara resmi mengonfirmasi rudal mana yang saat ini beroperasi di Su-57, liputan media pemerintah sebelumnya dan sumber-sumber industri pertahanan mengindikasikan bahwa rudal hipersonik kompak untuk pembawa internal telah mencapai tahap prototipe pada awal 2023.

Rudal tersebut dilaporkan dirancang agar sesuai dengan ruang senjata internal (internal weapon bay) Su-57, sehingga mempertahankan profil pesawat tempur stealth.

Su-57 meluncurkan rudal jelajah Kh-59MK2

Upaya paralel juga telah dilakukan untuk memperluas kemampuan serangan jarak jauh Su-57. Pada Oktober 2023, media Rusia melaporkan bahwa rudal jelajah baru yang diluncurkan dari udara—berasal dari keluarga Kh-101/102 yang digunakan oleh pesawat pengebom strategis—telah diadaptasi untuk digunakan oleh Su-57.

Meskipun ukurannya diperkecil, rudal tersebut dilaporkan mempertahankan jangkauan 3.500 kilometernya berkat mesin turbojet baru dan tata letak internal yang didesain ulang.

Jika upaya integrasi ini berhasil, maka Su-57 dapat menjadi salah satu dari sedikit platform di dunia yang mampu menggabungkan kemampuan stealth dan serangan hipersonik. (Gilang Perdana)

Diduga Diluncurkan dari Sukhoi Su-57, Otoritas Ukraina Perlihatkan Puing Rudal Jelajah Stealth Kh-69