Persaingan geostrategis di lingkar Kutub Utara memanas setelah Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara mendadak mengerahkan sistem peluncur rudal jelajah Tomahawk berbasis darat ke wilayah Norwegia tengah. Pengiriman armada peluncur rudal ini dilakukan menggunakan pesawat angkut berat C-17 Globemaster III langsung dari basis militer di Spanyol sebagai bagian dari latihan gabungan berskala besar bertajuk Operation Atlantic City 26. (more…)
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) resmi mengumumkan langkah pengadaan rudal jelajah berbiaya murah (low-cost cruise missile) guna memperkuat daya gempur presisi jarak jauh armadanya sekaligus menyuplai munisi untuk serangan maritim yang terjangkau bagi negara-negara sekutu. (more…)
Tren pengubahan pesawat angkut militer menjadi “pesawat pembawa amunisi” (arsenal aircraft) kian nyata dalam doktrin pertempuran udara modern. Setelah sukses diuji coba pada pesawat angkut bermesin turboprop C-130 Hercules dan C-17 Globemaster III melalui program Rapid Dragon milik Amerika Serikat—serta studi serupa pada Airbus A400M—kini giliran pesawat angkut bermesin jet Embraer C-390 Millennium yang disiapkannya untuk mengemban kemampuan tempur mematikan tersebut. (more…)
Pameran pertahanan Eurosatory 2026 menjadi panggung bagi raksasa pertahanan Jerman, Rheinmetall AG, untuk memamerkan lompatan teknologi terbarunya dalam konsep perang modular. Rheinmetall secara resmi meluncurkan Containerized Missile Launcher (CML), sebuah sistem peluncur mandiri berbasis kontainer standar 20 kaki yang sepenuhnya otonom, modular, dan terhubung dalam jaringan (networked). (more…)
Angkatan Udara Rusia dilaporkan telah melakukan perombakan masif terhadap lini rudal jelajah strategis berbasis udara (Air-Launched Cruise Missile/ALCM) Kh-101. Langkah modernisasi radikal ini berfokus pada peningkatan kemampuan siluman (stealth) melalui penyematan lapisan penyerap gelombang radar (radar-absorbing coating) terbaru pada sekujur badan (fuselage) rudal. (more…)
Pada pergantian milenium sekitar tahun 2000-an, Angkatan Udara Cina (PLAAF) menghadapi kebuntuan teknologi yang sangat serius. Ketika Amerika Serikat sudah menerbangkan pembom siluman (stealth) revolusioner Northrop B-2 Spirit yang mampu menyusup ke wilayah musuh tanpa terdeteksi radar, armada udara Beijing masih terjebak pada cetak biru pesawat era 1950-an dan 1960-an warisan Uni Soviet (Xian H-6 series). (more…)
Kemampuan jet tempur stealth Rusia, Sukhoi Su-57 Felon sepertinya bakal terdongkrak, terkhusus pada misi serangan anti kapal dan permukaan. Pasalnya, Su-57 disebut mampu meluncurkan rudal jelajah hipersonik Tsirkon (Zircon) yang dapat melesat lebih dari Mach 9, menjadi tantangan berat bagi sistem pertahanan udara lawan untuk mendeteksi dan melakukan intersepsi. (more…)
Selain rudal balistik hipersonik Tayfun Block-4, Roketsan dalam International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Istanbul, juga menghadirkan Akata, yakni varian rudal jelajah anti kapal/permukaan Atmaca yang ‘dibungkus’ dalam kapsul, untuk diluncurkan dari bawah permukaan air oleh kapal selam (submarine-launched cruise missile). (more…)
Kerap disebut sebagai senjata untuk jet tempur stealth Sukhoi Su-57 Felon, rudal jelajah berdesain siluman, Kh-69, telah digunakan Rusia untuk melancarkan serangan ke wilayah Ukraina timur sejak tahun lalu. Namun, baru kali ini pihak Ukraina dapat mengonfirmasi keberadaan puing-puing dari Kh-69 lewat publikasi di media. (more…)
Di tengah manuver aerobatik Sukhoi Su-57E yang memukau di Zhuhai Airshow 2024, ada kabar bahwa Angkatan Udara Rusia telah menerima tambahan tiga unit jet tempur steatlh Su-57. Penambahan ini menjadikan jumlah total Su-57 yang dioperasikan Angkatan Udara Rusia mencapai 30 unit pada Januari 2025. (more…)