Category: Rudal Balistik

Tampilkan “Kota Rudal” Bawah Tanah, Cina Perkuat Detren Nuklir terhadap Amerika Serikat

Untuk pertama kalinya, pemerintah Cina secara terbuka mengungkap keberadaan sebagian dari jaringan luas sistem peluncur rudal bawah tanah (underground silos) untuk rudal balistik antarbenua (Intercontinental Ballistic Missile/ICBM). Langkah transparansi yang tidak biasa dari Beijing ini memperlihatkan pergeseran signifikan dalam struktur serta doktrin daya tangkal (nuclear deterrent) Cina di tengah ketegangan persaingan strategis yang terus meningkat dengan Amerika Serikat. (more…)

Bukti Lapangan: Arab Saudi Gempur Houthi di Yaman Pakai Rudal Balistik DF-15A Buatan Cina

Temuan sisa-sisa amunisi militer di kawasan Raghwan, Marib, Yaman Utara, baru-baru ini menyedot perhatian pengamat intelijen pertahanan internasional. Sebuah bagian pendorong (booster stage) dari rudal balistik buatan Cina yang teridentifikasi sebagai varian DF-15A (Dong Feng-15A) ditemukan jatuh di wilayah tersebut setelah digunakan dalam serangan udara terhadap kelompok Ansarullah (Houthi). (more…)

Meski Digempur AS dan Israel, Iran Kembali Produksi Ratusan Rudal Balistik dari Fasilitas Bawah Tanah

Laporan terbaru The Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Iran telah memulai kembali produksi rudal balistik dalam skala terbatas (low rate production). Langkah ini berhasil dieksekusi dengan memanfaatkan tumpukan komponen cadangan serta jaringan fasilitas bunker bawah tanah yang terlindung, meskipun infrastruktur militer dan industri rudal utama Iran sebelumnya sempat dihantam gelombang serangan udara masif yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel. (more…)

Uji Rudal Balistik LORA dari Fregat Baden-Württemberg: Perkuat Kemitraan Strategis Jerman dan Israel

Angkatan Laut Jerman (Deutsche Marine) membuat kejutan besar dalam dinamika pertahanan Eropa dengan sukses meluncurkan rudal balistik LORA (Long Range Artillery) buatan Israel Aerospace Industries (IAI). Penembakan uji coba yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dari atas geladak fregat Baden-Württemberg (F125) di kawasan Atlantik Utara mengonfirmasi kemampuan tempur baru armada Jerman untuk menghantam sasaran bernilai tinggi (high-value targets) hingga jarak lebih dari 500 kilometer. (more…)

Gempur Ukraina, Rusia Perdana Gunakan Rudal Balistik Iskander-1000, Jangkauan 550 Km

Eskalasi perang paruh kedua tahun 2026 kembali mencatatkan babak baru lewat pengenalan varian amunisi presisi tinggi buatan Rusia yang makin mematikan. Direktorat Utama Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina (HUR) secara resmi mengonfirmasi bahwa Angkatan Bersenjata Rusia telah meluncurkan rudal balistik jarak menengah 9M723-2, atau yang populer dijuluki Iskander-1000, dalam gelombang serangan kombinasi ke ibu kota Kiev pada akhir Agustus ini. (more…)

Rudal Balistik KN-30 Korut Tiba di Rusia: Berhulu Ledak 2,5 Ton, Dioperasikan Langsung Personel Pyongyang

Kemitraan strategis antara Moskow dan Pyongyang memasuki babak baru, khususnya setelah Intelijen Ukraina mengonfirmasi bahwa Angkatan Bersenjata Rusia untuk pertama kalinya telah menerima pasokan rudal balistik jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile/SRBM) varian berat terbaru dari Korea Utara, yakni KN-30 (dikenal juga dalam kode domestik Korut sebagai Hwasong-11Da). (more…)

Rudal Hipersonik dari Kedalaman: Jepang Garap Kapal Selam Baru Berpeluncur VLS

Kementerian Pertahanan Jepang (JMOD) resmi melangkah ke era baru pertahanan bawah air dengan mengagendakan pengembangan rudal hipersonik yang diluncurkan dari kapal selam (submarine-launched hypersonic missile) pada tahun anggaran 2027. Dikembangkan bersama raksasa industri Mitsubishi Heavy Industries (MHI), proyek bernilai strategis tinggi ini dirancang untuk melengkapi doktrin Counterstrike Capabilities (kemampuan serangan balasan) Tokyo guna menghadapi dinamika keamanan yang kian memanas di kawasan Indo-Pasifik. (more…)

Dominasi Drone DJI Bikin AS Dilematis: Di-Blacklist Washington, Diperlukan Skuadron Keamanan Silo Nuklir AS

Di tengah restriksi ketat dan narasi ancaman keamanan nasional yang digaungkan Washington, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) justru mengambil langkah pragmatis yang memicu sorotan. Skuadron Operasi Keamanan Rudal ke-90 (90th Missile Security Operations Squadron) yang bertugas mengamankan pangkalan rudal balistik antarbenua (intercontinental ballistic missile/ICBM) Minuteman III di F.E. Warren Air Force Base, Wyoming, mengajukan pengadaan unit drone komersial buatan perusahaan asal Cina, SZ DJI Technology Co., Ltd. (more…)