Borong 67 Rudal Hellfire II Terbaru, Singapura Pertajam Taji Armada Helikopter Serang Apache!

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat secara resmi memberikan lampu hijau terkait potensi penjualan paket militer senilai 22,3 juta dolar AS berupa tambahan 24 unit rudal kendali AGM-114R Hellfire II untuk Singapura. Berdasarkan notifikasi resmi dari Bureau of Political-Military Affairs, pesanan tambahan ini menggenapkan akumulasi paket pembelian Singapura menjadi total 67 unit rudal.

Baca juga: Teknik Pengelabuan, Taiwan Luncurkan Rudal Anti Tank AGM-114 Hellfire dari Truk Kargo Sipil

Pengadaan ini merupakan paket kesiapan tempur (readiness package) yang dirancang untuk menjaga kesinambungan latihan serta tingkat kesiapan operasional Angkatan Udara Singapura (RSAF) di tengah situasi keamanan kawasan Indo-Pasifik yang kian dinamis.

Diproduksi oleh raksasa dirgantara Lockheed Martin, AGM-114R Hellfire II varian “Romeo” ini merupakan rudal udara ke permukaan berpemandu laser semi-aktif (Semi-Active Laser) yang sangat fleksibel. Berbeda dengan varian lawas, varian Romeo menyatukan berbagai kemampuan pemukul dalam satu hulu ledak serbaguna (multi-purpose warhead). Senjata presisi ini mampu melumat berbagai macam target, mulai dari kendaraan lapis baja, sistem pertahanan udara, bungker, personel di tempat terbuka, hingga kapal patroli cepat.

Mengandalkan motor roket berbahan bakar padat, rudal seberat 49 kilogram ini memiliki jangkauan tembak efektif hingga 8 kilometer jika dilepaskan melalui metode profil tinggi Lock-On After Launch (LOAL) dari ketinggian 3.000 kaki. Sistem pelacakannya juga sangat andal karena mampu mengunci target menembus kepulan debu, asap, uap air, hingga kabut laut.

Dokumen resmi tersebut sekaligus mempertegas bahwa pengadaan puluhan rudal maut ini murni difokuskan untuk memperkuat ekosistem alutsista yang sudah ada, yakni armada helikopter serang AH-64D Apache Longbow milik RSAF. Penjualan ini tidak ditujukan untuk integrasi pada platform laut atau darat baru, melainkan mencakup pembaruan infrastruktur peluncuran yang sudah dimiliki Singapura melalui program pemrograman ulang (reprogramming) peluncur rudal M299.

Diketahui, helikopter AH-64D Apache RSAF mampu menggotong hingga 16 unit rudal Hellfire sekaligus untuk melaksanakan misi serangan presisi siang dan malam dalam segala kondisi cuaca.

Pertama Kali di Palagan Iran: Helikopter Serang AH-64 Apache US Army Jatuh di Selat Hormuz

Nilai strategis dari kontrak ini tidak hanya terletak pada aspek letalitas rudalnya, melainkan pada jaminan keberlanjutan operasional jangka panjang. Paket senilai puluhan juta dolar AS ini sudah mencakup pasokan suku cadang untuk kebutuhan lima tahun ke depan, manual teknis, layanan perbaikan, verifikasi perangkat lunak, kalibrasi, hingga perangkat pertahanan diri helikopter seperti chaff dan flares.

Bagi Singapura yang memiliki keterbatasan ruang strategis namun dikelilingi jalur laut dan udara yang sangat padat, investasi pada ekosistem rudal presisi berpemandu laser ini menjadi langkah krusial untuk menghadirkan efek detensi yang disiplin sekaligus menekan risiko kerusakan kolateral (collateral risk) di medan tempur modern. (Gilang Perdana)

Changhe Z-21: Jawaban Serius Cina Tandingi Helikopter Serang AH-64E Apache AS

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *