Tak Hanya Senapan Serbu dan Drone, Kalashnikov Resmi Luncurkan Kapal Tunda Pemecah Es “Narvskaya Zastava”

Nama Kalashnikov Group selama ini begitu identik dengan dominasi di industri pertahanan darat dan udara lewat legiun senapan serbu legendaris, amunisi, hingga drone mutakhir. Namun, raksasa industri pertahanan asal Rusia ini membuktikan bahwa jangkauan manufakturnya jauh melampaui medan pertempuran konvensional.

Baca juga: USNS Salvor: Kapal Tunda dengan Kemampuan “Plus-Plus”

Melalui anak perusahaannya, Nobel Brothers Shipyard LLC, Kalashnikov secara resmi meluncurkan kapal tunda tipe pemecah es (icebreaker-type tugboat) bernama Narvskaya Zastava. Peluncuran kapal Project 3262 dari slipway ke perairan ini menjadi kejutan tersendiri, menegaskan diversifikasi portofolio Kalashnikov ke segmen perkapalan sipil bermuatan teknologi spesialis tingkat tinggi.

Acara peluncuran seremonial ini dihadiri oleh jajaran petinggi industri dan pemerintah daerah Rusia, termasuk CEO Kalashnikov Group Alan Lushnikov, Direktur Divisi Perkapalan Kalashnikov Alexander Navolotsky, CEO Nobel Brothers Shipyard Alexander Tsurganov, serta Ketua Komite Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan St. Petersburg Kirill Soloveichik.

Alan Lushnikov menegaskan bahwa pembangunan kapal ini memperkuat keahlian teknis para spesialis galangan dalam mengolah baja tahan dingin (cold-resistant steels), pelat baja tebal (thick-gauge steels), hingga penerapan teknik pengelasan khusus. Keahlian ini menjadi fondasi krusial bagi Kalashnikov dalam menjawab tingginya permintaan kapal kelas es di masa depan.

Proses manufaktur kapal tunda pemecah es ini mencatatkan tahapan konstruksi yang terukur presisi. Pembangunan dimulai dari perakitan struktur, di mana galangan kapal menyelesaikan blok lambung kedua dari total delapan blok pada Desember 2024. Konstruksi berlanjut hingga September 2025 ketika lambung kapal yang terbentuk utuh secara resmi diterima oleh pihak pemesan serta institusi kualifikasi Russian Maritime Register of Shipping.

Memasuki tahap pembentukan akhir, sistem pendorong utama mulai dipasang pada Februari 2026 berupa penginstalan dua mesin utama bertenaga gabungan 2x 1.800 kW (2x 2.413 hp), yang sekaligus mendorong kesiapan teknis kapal melampaui angka 40 persen. Untuk mendukung keandalan operasinya, pengiriman sistem pemadam kebakaran eksternal berkapasitas semprotan hingga 500m3 per jam juga telah rampung dipasangkan.

TNI AL Luncurkan Kapal Tunda (Harbour Tug) Keempat Produksi Dalam Negeri, TD Gunung Ranai

Narvskaya Zastava dirancang secara khusus untuk beroperasi di wilayah perairan pesisir laut dan jalur perairan pedalaman, khususnya untuk mengamankan wilayah perairan St. Petersburg dan Sungai Neva. Tugas utamanya terbilang sangat spesifik dan vital, yaitu memecahkan lapisan es demi mencegah terbentuknya penumpukan es (ice jams) yang berpotensi memicu banjir saat musim dingin.

Selain itu, kapal tunda pemecah es ini bertugas membersihkan bongkahan es di area penampungan air (water intake points) untuk kebutuhan warga St. Petersburg, sekaligus membuka jalur navigasi bagi kapal-kapal yang membutuhkan pengawalan di perairan membeku. Tidak hanya itu, kapal ini juga difungsikan sebagai kapal penyelamat darurat, penanggulangan tumpahan minyak, hingga pemadam kebakaran di perairan.

Rusia Luncurkan Unit Ketiga Project 23550 “Purga”: Gabungkan Fungsi Kapal Patroli, Kapal Tunda dan Pemecah Es

Secara teknis, Narvskaya Zastava mengusung rancangan rekayasa yang sangat unik untuk menyesuaikan dengan karakteristik arsitektur kota St. Petersburg. Kapal ini dilengkapi dengan ruang kemudi (wheelhouse) yang tingginya dapat disesuaikan (naik-turun) serta tiang kapal (masts) yang bisa dilipat. Fitur inovatif ini memungkinkan Narvskaya Zastava melintas dengan mudah di bawah jembatan-jembatan rendah kota tanpa perlu menunggu jadwal pembukaan jembatan di Sungai Neva, sehingga respons operasional dapat dilakukan secara cepat.

Untuk mendukung misi lingkungan dan tanggap darurat, geladak kapal dirancang modular agar mampu menampung kontainer khusus yang berisi peralatan penanggulangan tumpahan minyak (oil spill response equipment), menjadikannya kapal tunda serbaguna dengan keandalan penuh di iklim ekstrem. (Gilang Perdana)

KRI Leuser 924: Ocean Going Tug Boat, Kapal Tunda Terbesar di Asia Tenggara

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *