Category: Rudal Balistik

Cina Rilis Video Rudal Balistik Hantam Mockup Kapal Induk AS: Propaganda Menggentarkan atau sekadar Gertakan?

Kabar mengenai Beijing yang membangun mockup atau tiruan skala penuh (full-scale) dari kapal induk bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Amerika Serikat di area gurun pasir sejatinya sudah kerap diberitakan, termasuk oleh Indomiliter.com dalam beberapa ulasan terdahulu. Situs uji coba yang terletak di kawasan Ruoqiang, Gurun Taklamakan, wilayah Xinjiang telah lama menjadi pusat perhatian intelijen Barat berkat citra satelit yang merekam keberadaan replika kapal induk hingga kapal perusak AS. (more…)

Dari Kedalaman Pasifik, Kapal Selam Nuklir ‘Generalissimus Suvorov’ (Borei-A Class) Sukses Luncurkan ICBM Bulava

Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia kembali menunjukkan taji kekuatan strategisnya di wilayah perairan timur melalui keberhasilan uji peluncuran rudal balistik antarbenua (Intercontinental Ballistic Missile/ICBM). Dalam latihan tempur terencana yang digelar oleh Kementerian Pertahanan Rusia, kapal selam rudal strategis bertenaga nuklir Generalissimo Suvorov meluncurkan rudal balistik R-30 Bulava dari posisi menyelam di Perairan Laut Okhotsk. (more…)

Sentuhan Teknologi Cina di MLRS Polonez, Alutsista Armed dari Belarusia Dirumorkan Dilirik TNI

Suksesnya pengadaan truk taktis MAZ-5316 4×4 asal Belarusia untuk mendukung mobilitas operasional satuan TNI, rupanya membuka peluang dinamika baru dalam peta kerja sama pertahanan Indonesia-Belarusia. Mengiringi rekam jejak armada truk MAZ di tanah air, kini berhembus rumor di kalangan pengamat alutsista bahwa Minsk tengah melirik kebutuhan perkuatan daya gedor Artileri Medan TNI AD lewat penawaran sistem roket peluncur multi-laras (Multiple Launch Rocket System – MLRS) kelas berat jarak jauh, Polonez 300 mm. (more…)

Ambisi Rudal Balistik Arab Saudi: Mengapa Fasilitas di Gurun Al-Duwadimi Bikin Washington Cemas

Arab Saudi terpantau tengah memperluas kompleks pabrik rudal balistik strategisnya secara masif di wilayah gurun Al Duwadimi, sekitar 200 kilometer sebelah barat Riyadh. Berdasarkan analisis citra satelit komersial yang dihimpun oleh lembaga riset Foreign Policy Research Institute (FPRI) dari rentang April 2025 hingga September 2026, fasilitas bahan bakar roket padat (solid propellant) di kawasan tersebut mengalami peningkatan ukuran hingga dua kali lipat dari fasilitas sebelumnya. (more…)