
Eskalasi konflik di Ukraina memasuki babak baru yang krusial setelah militer Rusia melancarkan serangan presisi yang menghancurkan sebuah fasilitas manufaktur drone di wilayah Kiev. Insiden ini menandai peristiwa pertama yang diketahui di mana angkatan bersenjata Rusia secara langsung menghantam dan menghancurkan fasilitas produksi militer milik perusahaan berbadan hukum Amerika Serikat yang beroperasi di wilayah Ukraina. (more…)

Sistem pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 Triumf yang menjadi tulang punggung perisai udara Rusia kembali menunjukkan adaptabilitas taktisnya di medan perang Ukraina. Selain menjalankan peran asasinya sebagai peluncur rudal permukaan-ke-udara (surface-to-air missile/SAM) untuk mengintersepsi ancaman udara, S-400 kini secara aktif difungsikan dalam peran ganda (dual-role) sebagai rudal balistik permukaan-ke-permukaan (surface-to-surface) untuk menghantam target-target industri vital di wilayah Ukraina. (more…)

Ancaman terhadap pangkalan udara garis depan di kawasan Timur Tengah kian terbukti nyata. Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, hanggar pesawat di Pangkalan Udara King Faisal, Yordania, mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal balistik berpresisi tinggi yang dilancarkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (more…)

Di tengah masifnya publikasi mengenai sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) berbasis kanon modern Rusia—seperti Pantsir-S1, ZAK-30 Citadel, hingga Zubr—ada satu modul pertahanan udara jarak sangat pendek (VSHORAD) yang namanya jarang tersorot media. (more…)

Korea Utara terindikasi kuat telah membangun puluhan fasilitas penyimpanan dan pemeliharaan peluncur roket MLRS (Multiple Rocket Launcher Systems MLRS) baru di area yang sangat dekat dengan Zona Demiliterisasi (DMZ). Berdasarkan analisis citra satelit komersial, bangunan-bangunan militer ini ditempatkan pada posisi strategis yang secara langsung mengancam ibu kota Korea Selatan, Seoul. (more…)

Pasca runtuhnya kesepakatan gencatan senjata antara Teheran dan Washington, kini Timur Tengah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan bagi militer Amerika Serikat. Laporan mendalam dari Wall Street Journal (WSJ) dan New York Times (NYT) mengungkap dampak mengerikan dari serangan rudal Iran yang menghantam Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania pada 17 Juli lalu. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) Julang-2 (JL-2) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) pada 6 Juli 2026 berbuntut panjang. Jika sebelumnya riak protes datang dari kekuatan besar kawasan seperti Taiwan, kini gelombang kecaman keras datang serentak dari negara-negara kepulauan kecil di Samudera Pasifik. (more…)

Uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam (Submarine-Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Angkatan Laut Cina (PLAN) ke Samudera Pasifik pada 6 Juli 2026 telah memicu gelombang kritik dan kecaman dari negara-negara di kawasan. (more…)

Hanya berselang beberapa hari setelah uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (Submarine Launched Ballistic Missile/SLBM) oleh Cina di Pasifik Selatan, otoritas pertahanan Australia langsung mengambil langkah responsif. Australian Defence Force (ADF) merilis rekaman video dari uji coba sistem pertahanan udara berbasis darat mereka, sebuah momentum yang dinilai sebagai jawaban langsung terhadap unjuk kekuatan Beijing. (more…)

Ambisi Beijing dalam memperkuat doktrin anti-access/area-denial (A2/AD) di kawasan Indo Pasifik terus berada pada level tertinggi. Kabar terbaru yang dihimpun dari citra satelit bertanggal 3 Juli melaporkan bahwa militer Cina kembali melakukan uji tembak rudal balistik yang menyasar target tiruan skala penuh (full-scale mock-up) dari kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, serta kapal perusak Arleigh Burke class. (more…)