
Jagat media sosial akhir pekan ini dihebohkan oleh narasi yang menyebutkan bahwa kapal selam nuklir kelas Yasen-M milik Rusia, K-561 Kazan, telah merapat di Havana, Kuba, pada 4 Mei 2026. Kabar ini langsung memicu kekhawatiran global, dengan banyak pihak mengaitkannya sebagai pengulangan sejarah Krisis Rudal Kuba di tengah memanasnya hubungan Moskow dan Washington. Namun, setelah ditelusuri, berita tersebut ternyata merupakan alarm palsu (false alarm). (more…)

Program ambisius pengadaan kapal selam nuklir Australia senilai Aus$368 miliar kini tengah berada di persimpangan jalan yang sangat krusial dan penuh ketidakpastian. Berdasarkan laporan terbaru dari The Guardian (5/2/2026), janji Amerika Serikat untuk mentransfer kapal selam Virginia class kepada Canberra mulai diragukan oleh banyak analis internasional. (more…)

Kehadiran kapal selam Hai Kun class, yang menjadi tonggak kemandirian pertahanan Taiwan, membawa berbagai kecanggihan teknologi tersembunyi yang membuatnya sejajar dengan kapal selam modern dunia. Salah satu komponen paling krusial yang menyita perhatian adalah sistem penglihatan atau periskopnya. (more…)

Dinamika pembangunan armada bawah laut Taiwan mencatatkan akselerasi yang mengejutkan pada awal tahun 2026. Setelah melewati masa penantian panjang yang sempat diwarnai tantangan teknis, kapal selam pertama dari Hai Kun class (ROCS Hai Kun SS-711) akhirnya mencatatkan tonggak sejarah krusial dengan berhasil melakukan uji penyelaman perdana. (more…)

Sebagai salah satu kekuatan militer paling dominan di Timur Tengah dengan anggaran pertahanan yang masuk dalam jajaran tertinggi di dunia, Arab Saudi selama ini memiliki sebuah celah mencolok dalam struktur pertahanannya, yaitu ketiadaan armada kapal selam. (more…)

Setelah melewati masa penundaan (delay) yang cukup panjang dan menjadi sorotan publik, kapal selam perdana buatan Taiwan, ROCS Hai Kun (SS-711), akhirnya kembali melaut untuk menjalani uji pelayaran (Sea Acceptance Test) yang keenam pada Senin, 26 Januari 2026. (more…)

Hanwha Ocean (d/h Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering/DSME) bersama raksasa pertahanan asal Inggris, Babcock International, secara resmi mengusulkan model kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Inggris, dan Kanada. Tawaran ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk memenangkan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) senilai 60 miliar dolar Kanada atau sekitar US$43 miliar (Rp675 triliun). (more…)

Peta kekuatan militer bawah laut dunia mengalami pergeseran bersejarah. Berdasarkan penilaian terbaru tahun 2026, Cina kini telah melampaui Rusia dalam jumlah armada kapal selam nuklir aktif, menjadikannya operator kapal selam nuklir terbesar kedua di dunia, tepat di bawah Amerika Serikat. (more…)

Raksasa industri pertahanan Jerman, thyssenkrupp Marine Systems (TKMS), melalui anak usahanya Atlas Elektronik, secara resmi mengamankan kontrak pengadaan torpedo berat terbesar dalam sejarah perusahaan. (more…)

Angkatan Laut Korea Selatan (ROK Navy) resmi memensiunkan kapal selam pertamanya, ROKS Jang Bogo (SS-061), pada Rabu, 31 Desember 2025. Upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan pada Senin (29/12/2025) di Komando Pasukan Kapal Selam, Jinhae, Changwon, yang dihadiri oleh para petinggi militer serta kru pertama dan terakhir kapal tersebut. (more…)