
Karakter pertempuran udara masa depan dipastikan bergeser menempatkan jet tempur berawak sebagai pusat komando taktis pertempuran (combat command centre). Konsekuensinya, pilot tempur masa kini dituntut untuk memproses limpahan data taktis yang jauh lebih padat dari berbagai sumber sekaligus. (more…)

Dassault Aviation dan Harmattan AI, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji coba penerbangan taktis kolaboratif yang melibatkan jet tempur Rafale F4 dengan sebuah drone yang menggendong payload (muatan) perang elektronik terbaru bernama NAMIB. (more…)

Industri pertahanan Turki kembali menorehkan tinta emas dalam lompatan teknologi militer udara global dengan memvalidasi arsitektur serang dalam tanpa awak (unmanned deep-strike architecture) miliknya. Baykar Technologies secara resmi mengumumkan keberhasilan uji coba penembakan langsung (live-fire) rudal supersonik air-to-surface Jet-230 buatan Roketsan menggunakan drone tempur (UCAV), Bayraktar Kizilema. (more…)

Melalui rekaman video terbaru yang dirilis di saluran media sosial Vladimir Solovyov dan disiarkan ulang oleh stasiun televisi Vesti, Rusia secara eksplisit memamerkan drone UCAV MALE (Medium-Altitude Long-Endurance) Orion (Inokhodets) yang kini telah dipersenjatai dengan rudal jelajah kompak bernama S8000 “Banderol”. (more…)

Pasar pesawat tanpa awak (drone) global saat ini sedang menyaksikan persaingan sengit antara dua raksasa Asia, yaitu Cina dan Turki. Secara umum, industri dirgantara Cina memang merajai pasar drone komersial maupun pengintai berkat kapasitas produksi massal dan efisiensi biaya yang masif. (more…)

Demam desain drone kamikaze dengan sayap delta khas Shahed-136 rancangan Iran rupanya belum juga mereda di kancah pertahanan global. Setelah Amerika Serikat “tertular” tren ini dengan mengembangkan drone serang jarak jauh berlabel LUCAS (Low-Cost Uncrewed Combat Attack System), kini giliran Taiwan yang mengembangkan drone kamikaze baru dengan racikan serupa yang dinamai Papa Delta. (more…)

MBDA Deutschland resmi meluncurkan inovasi alutsista terbarunya yang diberi nama Air Launched Effect (ALE). Persenjataan ini hadir sebagai amunisi presisi ringan berkonsep modular yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pertempuran modern. Memiliki fleksibilitas operasional yang tinggi, ALE tidak hanya dapat dilepaskan dari helikopter dan pesawat nirawak (drone), melainkan juga dapat diintegrasikan pada platform kapal perang permukaan. (more…)

Program pengembangan drone tanker berbasis kapal induk pertama milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), Boeing MQ-25A Stingray, kembali mencatatkan momentum penting. Pesawat tanpa awak ini sukses menyelesaikan uji terbang krusial keduanya yang difokuskan pada pengujian sistem roda pendaratan di udara (airborne landing gear test). (more…)

Militer Inggris mengambil langkah modernisasi armada tempurnya dengan menguji coba sistem drone kamikaze domestik bernama Nyan One-Way Effector (OWE) langsung dari atas kapal yang sedang melaju. Diproduksi oleh Callen-Lenz, sebuah entitas di bawah raksasa pertahanan BAE Systems, wahana tanpa awak berukuran kompak dengan rentang sayap 2,9 meter ini dirancang khusus untuk serangan presisi berbiaya murah. (more…)

Dinamika industri pertahanan Eropa kembali diguncang oleh perselisihan antara dua raksasa dirgantara utamanya. CEO Dassault Aviation, Eric Trappier, secara terbuka mengonfirmasi adanya keretakan baru dengan Airbus terkait proyek pesawat tanpa awak multinasional, Eurodrone. (more…)