Helikopter Chinook Angkatan Darat Italia Jatuh di Bosnia, Empat Personel Perdamaian Tewas

Operasi penjagaan perdamaian Uni Eropa di Bosnia dan Herzegovina (EUFOR Althea) berduka menyusul insiden jatuhnya helikopter angkut berat CH-47 Chinook milik Angkatan Darat Italia (Aviazione dell’Esercito). Insiden tragis ini terjadi pada Rabu, 29 Oktober 2026, ketika helikopter yang membawa 15 personel tersebut tengah melaksanakan misi pelatihan rutin di dekat wilayah Brčko, Bosnia bagian utara.

Baca juga: Boeing Rayakan 65 Tahun Pengabdian Helikopter Angkut Berat CH-47 Chinook

Kecelakaan ini merenggut nyawa empat orang warga negara Italia, sementara 11 personel lainnya mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan setempat.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan Italia dan misi EUFOR, empat korban jiwa yang gugur dalam menjalankan tugas pengabdian negara terdiri dari dua prajurit Angkatan Darat Italia dan dua anggota Korps Sukarelawan Palang Merah Italia (Corpo Militare Volontario della Croce Rossa Italiana). Sementara itu, 11 korban selamat yang mengalami luka-luka dipastikan berada dalam kondisi stabil dan tidak menghadapi ancaman jiwa yang kritis. Otoritas militer menegaskan bahwa insiden nahas ini sama sekali tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada infrastruktur warga sipil di darat.

Berbagai rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik dramatis sebelum insiden maut terjadi. Dalam tayangan tersebut, helikopter tampak sempat melakukan upaya hovering atau melayang stabil di udara sebelum akhirnya mengalami penurunan daya angkat secara mendadak, berputar tidak terkendali dalam lintasan spiral ke bawah, dan terhempas dengan keras ke area pedesaan di distrik Gorice, Brčko.

Hingga kini, tim investigasi gabungan dari pihak EUFOR dan Kementerian Pertahanan Italia masih mendalami berbagai kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk indikasi hilangnya kendali pada ketinggian rendah, gangguan teknis mekanis, hingga faktor lingkungan atau hambatan eksternal. Ucapan belasungkawa mendalam turut disampaikan oleh Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni serta Menteri Pertahanan Guido Crosetto atas gugurnya para prajurit dan relawan kemanusiaan tersebut.

Helikopter yang terlibat dalam misi EUFOR Althea merupakan varian modern dari keluarga helikopter angkut berat legendaris buatan Boeing, yakni CH-47 Chinook, yang di lini operasional militer Italia—diproduksi di bawah lisensi dan kemitraan oleh Leonardo Helicopters—dikenal dengan sebutan ICH-47F.

Punya Fitur Lebih Canggih dan Terbang Lebih Jauh, Boeing Umumkan CH-47F Block II Chinook Sukses Terbang Perdana

Sebagai tulang punggung mobilitas strategis Angkatan Darat Italia, varian F (Foxtrot) ini dilengkapi dengan berbagai pemutakhiran teknologi mutakhir, termasuk konfigurasi rotor tandem berlawanan arah yang memberikan kestabilan tinggi tanpa rotor ekor, sistem avionik digital penuh berpola glass cockpit, serta dwi-mesin turboshaft bertenaga tinggi yang mampu mengangkat beban berat hingga kecepatan jelajah melebihi 290 kilometer per jam.

Kombinasi kapasitas angkut masif dan teknologi navigasi canggih tersebut menjadikan platform ini sebagai aset vital dalam berbagai misi kemanusiaan, evakuasi medis, maupun operasi pemeliharaan perdamaian internasional. (Bayu Pamungkas)

Autorotation: Jurus Selamat Kala Helikopter Alami Kegagalan Mesin

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *