
Melihat senapan mesin dipasang pada bagian luar kapal selam yang sedang berlayar di permukaan adalah pemandangan yang sangat langka di era modern. Hal ini tentu sangat berbeda dengan era Perang Dunia II, di mana kapal selam kala itu lazim dilengkapi dengan kanon dek (deck gun) atau meriam anti-serangan udara (AA gun) untuk menghadapi ancaman permukaan. (more…)

Militer Ukraina dilaporkan telah memperluas radius pertahanan udara titik (point defence) mereka ke wilayah-wilayah pedesaan guna melindungi sektor agraris yang vital. Berdasarkan rekaman video terbaru yang diambil dari area lahan pertanian, Angkatan Bersenjata Ukraina kini aktif menggelar sistem kubah menara penangkis drone pintar (anti-drone turret) Sky Sentinel. (more…)

Pemerintah Taiwan secara resmi mengumumkan inisiatif pertahanan udara dan laut yang sangat ambisius senilai 5,6 miliyar euro atau setara dengan 6,6 miliyar dolar AS. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah dengan nilai kurs saat ini yang menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS, total anggaran fantastis tersebut mencapai tidak kurang dari Rp118,8 triliun. (more…)

Otoritas Uni Emirat Arab (UEA) secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik setelah sistem peringatan dini di negara tersebut mengalami gangguan teknis. Kerusakan tersebut sempat memicu kepanikan massal setelah mengirimkan pesan peringatan palsu mengenai adanya ancaman serangan rudal ke ponsel para penduduk. (more…)

Komando Pertahanan Angkatan Udara Korea Selatan (Republic of Korea Air Force – ROKAF) sukses mencatatkan tonggak sejarah baru dalam taktik peperangan modern pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD). Pada Selasa, 23 Juni 2026, militer Korea Selatan menggelar latihan tempur skala besar pertamanya untuk menghadapi simulasi serangan kawanan (swarm) 50 unit drone musuh secara simultan yang dilaksanakan di medan latihan lepas Pantai Barat. (more…)

Teknologi pertahanan pada kapal permukaan mencatat terobosan krusial dalam ranah penangkalan ancaman asimetris. Pada tanggal 18 Juni 2026, Angkatan Laut Spanyol (Armada Española) dilaporkan sukses melaksanakan uji coba peluncuran drone interseptor Hornet Block 1 dari kapal fregat F-81 Santa María. (more…)

Dinamika pertempuran modern di Ukraina dan Timur Tengah telah membuktikan bahwa ancaman drone dan helikopter di garis depan membutuhkan respons pertahanan udara yang cepat, fleksibel, dan berbiaya efisien. Merespons tantangan tersebut, Thales Group meluncurkan inovasi terbarunya yang diberi label RapidStriker pada ajang pameran pertahanan Eurosatory 2026 di Paris. (more…)

MBDA menggebrak panggung pameran dirgantara ILA Berlin 2026 dengan meluncurkan sistem pertahanan udara (hanud) hibrida yang diberi label DEFENDAIR-DEWS-L. Sistem ini dirancang khusus dengan pendekatan komprehensif untuk menghadapi ancaman kawanan drone yang kian meresahkan di medan perang modern. (more…)

Produsen otomotif raksasa asal Jerman, Mercedes-Benz, secara mengejutkan menunjukkan ambisi kuat untuk membawa lini produk otomotif ikoniknya langsung ke kancah medan perang modern. Melalui laporan yang dirilis oleh Spiegel, Mercedes-Benz resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Tytan Technologies, sebuah perusahaan rintangan (startup) pertahanan berbasis di Munich, untuk mengembangkan sistem pertahanan udara taktis yang mobile. (more…)

Guna membendung ancaman drone intai dan drone kamikaze (FPV drone) yang merajalela di garis depan, militer Rusia resmi mengoperasikan sistem pertahanan udara (hanud) titik taktis terbaru bernama “Zubr”. Sistem anti drone modular yang dikembangkan konsorsium pertahanan terkemuka Rusia, High-Precision Complexes (anak perusahaan Rostec), statusnya kini telah dinyatakan masuk dalam tugas dinas tempur (combat duty) aktif untuk melindungi aset-aset krusial Rusia dari serangan udara elevasi rendah. (more…)