Category: Anti Drone

Lindungi Aset Strategis, Rusia Adopsi Sistem Jaring Anti Drone Lepas Pasang di Dermaga Kapal Selam Nuklir Pasifik

Ancaman peperangan asimetris yang dipicu oleh proliferasi drone kamikaze telah mencapai babak baru yang mengejutkan. Jika sebelumnya struktur pelindung improvisasi—atau yang sering disebut sebagai “cope cages”—hanya terlihat pada unit kavaleri di garis depan, kini perlindungan serupa telah merambah ke aset paling strategis dalam triade nuklir Rusia. (more…)

Sakti! Lewat Fitur Wraith Shield, Radio Taktis L3Harris Kini Bisa ‘Rontokkan’ Drone Lawan

AN/PRC-171 Compact Team Radio. Photo by L3Harris Technologies

L3Harris Technologies secara resmi memperkenalkan Wraith Shield pada 13 Mei 2026, sebuah inovasi revolusioner yang mampu mengubah radio taktis eksis menjadi sensor anti drone berbasis Kecerdasan Buatan (AI). Melalui pembaruan perangkat lunak (software upgrade), prajurit kini dapat mendeteksi, mengklasifikasi, hingga melumpuhkan sistem drone kecil hanya dengan menggunakan peralatan komunikasi yang sudah mereka bawa di lapangan. (more…)

Pangkas Biaya Hingga 1.000 Kali Lipat, Rusia Kembangkan Algoritma AI untuk Sistem Hanud Anti Drone

Perang drone yang kian masif memaksa industri pertahanan global untuk mencari solusi pencegatan yang tidak hanya efektif, tetapi juga ekonomis. Terbaru, perusahaan Arkodim yang berbasis di Kazan, Rusia, dilaporkan telah mengembangkan algoritma jaringan syaraf tiruan (neural network) canggih yang dirancang khusus untuk sistem pertahanan udara (air defense) tingkat rendah guna menghadapi ancaman drone kecil. (more…)

Tren “Cope Cage” Merambah ke Laut: Kapal Patroli Grachonok Class Rusia Kini Dipasangi Jaring Anti Drone

Fenomena penggunaan perlindungan tambahan berupa struktur kandang atau jaring besi, yang populer disebut sebagai “cope cage,” kini resmi berpindah medium dari domain darat ke laut. Jika sebelumnya proteksi improvisasi ini hanya lazim terlihat pada atap tank atau kendaraan tempur di darat, laporan terbaru menunjukkan bahwa militer Rusia mulai menerapkan metode serupa pada armada kapal perang mereka. Langkah ini diambil sebagai respons pragmatis atas ancaman drone Ukraina di wilayah Laut Hitam. (more…)

Laser ‘Maut’ Guangjian-21A Cina Kawal Bandara Dubai: Mampukah Cegat Drone Shahed di Suhu Ekstrem Teluk?

Isu keamanan di kawasan Teluk kembali memanas seiring dengan langkah taktis Uni Emirat Arab (UEA) dalam memitigasi ancaman asimetris yang kian nyata terhadap infrastruktur sipil vital. Angkatan Bersenjata UEA kini dilaporkan resmi mengandalkan sistem pertahanan laser buatan Cina, Guangjian-21A atau Light Arrow-21A, untuk memproteksi Bandara Internasional Dubai dari potensi serangan one-way attack drone yang diluncurkan oleh Iran. (more…)

Lawan Serangan Drone Masif: Rusia Luncurkan Serp-FPV, Perisai Elektronik untuk Kendaraan Tempur

Dinamika peperangan di Ukraina telah menempatkan drone First Person View (FPV) sebagai ancaman paling mematikan bagi kendaraan lapis baja dan konvoi logistik. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan pertahanan negara Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya Rosel Holding (bagian dari Vector Research Institute), resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam keluarga sistem anti-drone mereka yang diberi nama Serp-FPV. (more…)

Kemhan Inggris Umumkan Sukses Uji Coba ‘Penembakan’ Perdana Senjata Anti Drone Berbasis Frekuensi Radio (RFDEW)

Setelah diluncurkan pada bulan Mei lalu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris pada 23 Desember 2024, mengumumkan suksesnya uji coba pertama kali Low Cost – Radio Frequency Directed Energy Weapon (RFDEW) dengan ‘menembak’ jatuh drone. Uji coba dilakukan personel Angkatan Darat Inggris (Royal Army), Low Cost RFDEW menjatuhkan target drone menggunakan energi terarah dari frekuensi radio. (more…)

Tangkal Serangan Drone, Perusahaan Vietnam Luncurkan V-EMP/S High Powered Electromagnetic Pulse Countermeasure System

Dengan penundaan pameran pertahanan Indo Defence 2024, maka fokus berita perkembangan industri militer di Asia Tenggara kini beralih ke Vietnam Defence Expo 2024 (19 – 22 Desember 2024) yang dihelat Bandara Gia Lam, Hanoi. Dari beragam alutsista yang dipamerkan, ada satu yang layak untuk dikupas, yaitu V-EMP/S High Powered Electromagnetic Pulse Countermeasure System. (more…)