
Pemandangan tak biasa terlihat dalam pengawalan ketat iring-iringan kendaraan (motorcade) Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok beberapa waktu lalu. Di antara jajaran limosin lapis baja dan unit pengawalan Paspampres Rusia (FSO), tampak hadir unit Mobile Fire Group berbasis mobil pickup yang dibekali kubah senjata (Remotely Operated Weapon Station/RCWS) jenis Katran. (more…)

Konglomerat pertahanan Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya High-Precision Weapons JSC (Vysokotochnye Kompleksy), bersiap menggelar premiere internasional bagi sistem modul pertahanan udara jarak pendek terbarunya pada ajang El Alamein International Airshow 2026 di Mesir. (more…)

Penggunaan senjata konvensional jarak dekat kembali membuktikan perannya dalam menghadapi ancaman drone kamikaze jarak jauh (one-way attack drone). Insiden terbaru merekam keberhasilan jet tempur Su-30SM Flanker-H Angkatan Udara Rusia yang menembak jatuh sebuah drone kamikaze FP-1 milik Ukraina saat mencoba mendekati kapal kargo. (more…)

Tuntutan taktis akan hadirnya sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) yang lincah dan berdaya hancur tinggi di garis depan akhirnya terjawab. Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) baru-baru ini mengonfirmasi akuisisi awal platform counter-UAS (C-UAS) teranyar, V2X Tempest, melalui penandatanganan kontrak bernilai US$19,06 juta untuk 10 unit kendaraan. (more…)

Uni Emirat Arab (UEA) menorehkan terobosan revolusioner dalam doktrin perlindungan infrastruktur vital nasional (critical national infrastructure protection). Setelah menjalani proses pembangunan intensif selama empat bulan, pemerintah UEA menyelesaikan konstruksi struktur jaring pelindung raksasa (mesh-like protective structures) yang membungkus tangki-tangki penyimpanan bahan bakar strategis di dekat jalur transportasi utama dan fasilitas industri di Abu Dhabi. (more…)

Penampakan perangkat keamanan taktis di area publik kembali mencuri perhatian netizen. Berdasarkan sejumlah unggahan yang beredar di media sosial X, sebuah anti-drone jammer gun modern terlihat disiagakan oleh aparat keamanan saat mengawal jalannya aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Indonesia (UI) di koridor Jalan Jendral Sudirman menuju kawasan Bundaran HI, Jakarta, pada 18 Agustus 2016. (more…)

Di tengah restriksi ketat dan narasi ancaman keamanan nasional yang digaungkan Washington, Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) justru mengambil langkah pragmatis yang memicu sorotan. Skuadron Operasi Keamanan Rudal ke-90 (90th Missile Security Operations Squadron) yang bertugas mengamankan pangkalan rudal balistik antarbenua (intercontinental ballistic missile/ICBM) Minuteman III di F.E. Warren Air Force Base, Wyoming, mengajukan pengadaan unit drone komersial buatan perusahaan asal Cina, SZ DJI Technology Co., Ltd. (more…)

Menjawab maraknya ancaman drone di garis depan, Rusia mengambil langkah taktis yang cukup mengejutkan dengan mengadaptasi helikopter serang Ka-52 Alligator menjadi platform pencegat drone bergerak (mobile drone interceptor). Pengalihan peran yang dipublikasikan oleh Kalashnikov Group ini diwujudkan melalui modifikasi rudal berpenuntun Vikhr yang kini dibekali kemampuan duel udara. (more…)

Di tengah masifnya ancaman drone FPV (First-Person View) kamikaze dan drone berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di garis depan, improvisasi di lapangan terus bermunculan. Salah satu modifikasi unik yang baru-baru ini menyita perhatian adalah upaya pasukan Rusia yang melengkapi van legendaris UAZ-452 “Bukhanka” dengan panel-panel cermin di seluruh permukaan bodinya. (more…)

Perusahaan teknologi anti-drone asal Australia, DroneShield, secara resmi meluncurkan perangkat radio frequency (RF) intelijen portabel terbaru bertajuk RfRecon pada 11 Agustus 2026. Alat ini dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan sensor maritim maupun darat generasi lama yang umumnya hanya mampu mendeteksi aktivitas frekuensi radio, tetapi lambat dalam menerjemahkan arti serta asal dari sinyal tersebut. (more…)