Rusia Rilis Video Helikopter Serang Mi-28NM Luncurkan Rudal Jelajah Dan-T ‘S8000 Banderol’ di Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman video yang memperlihatkan aksi helikopter serang Mi-28NM “Night Hunter” meluncurkan rudal jelajah kompak bertenaga mesin jet, Dan-T (dikenal juga dengan kode S8000 Banderol). Serangan presisi ini diarahkan ke pos kendali drone militer Ukraina di wilayah operasional Pengelompokan Barat (West Grouping).
Baca juga: Untuk Pertama Kali, Helikopter Serang Mi-28NM “Night Hunter” Tembak Jatuh Drone Ukraina
Dalam rekaman tersebut, helikopter serang Mi-28NM melepaskan rudal Dan-T menggunakan koordinat target yang telah diunggah sebelumnya (pre-loaded coordinates). Pejabat militer Rusia mengonfirmasi bahwa amunisi menghantam sasaran secara akurat sesuai data intelijen pengintai, dan helikopter berhasil kembali ke pangkalan selamat setelah menjalankan misi standoff tersebut.
Secara teknis, Dan-T/S8000 Banderol merupakan arsitektur rudal jelajah taktis mini bertenaga pendorong turbojet (turbojet engine). Rudal ini dirancang dengan bodi aerodinamis kompak berkubah ramping dan sayap lipat (folding wings) yang akan membentang begitu lepas dari rel peluncur.
Mengusung hulu ledak high-explosive (HE) berdaya hancur tinggi, Banderol menavigasi lintasan terbang secara otonom menggunakan kombinasi sistem navigasi inersia (INS) yang dikoreksi oleh satelit GLONASS, serta sistem panduan pemindai sasaran tahap akhir (terminal guidance). Jangkauan jelajahnya yang mencapai 500 km memungkinkan eksekusi serangan titik dari kedalaman wilayah sendiri.
Russia showed a launch of Banderol cruise missiles from a Mi-28NM helicopter. https://t.co/Gc82AgpvkH
— WarTranslated (@wartranslated) November 6, 2026
Keberhasilan penembakan rudal berjarak jauh ini disokong penuh oleh peningkat kapasitas sensorik pada platform Mi-28NM. Berbeda dari varian terdahulu, Mi-28NM dibekali radar mast-mounted N025 M yang terpasang di atas kubah baling-baling utama, memberikan pemantauan cakupan 360 derajat untuk deteksi sasaran darat maupun udara dalam segala cuaca.
Selain radar, Mi-28NM mengandalkan menara electro-optical/infrared (EO/IR) tipe OPS-24N1 (Thor) yang memuat kamera pencitraan termal berresolusi tinggi, laser rangefinder, dan laser designator. Integrasi arsitektur avionik digital ini mempermudah jaringan komando mengirimkan pembaruan data sasaran secara real-time langsung ke komputer kendali tembak (fire control computer) helikopter sebelum rudal diluncurkan.
Pengintegrasian rudal jelajah Dan-T pada platform Mi-28NM membawa dimensi baru dalam taktik serangan udara Rusia. Amunisi bermesin jet ini menawarkan solusi senjata standoff berbiaya terjangkau dengan jangkauan jelajah hingga 500 km. Kombinasi ini memungkinkan helikopter melancarkan tembakan mematikan dari jarak aman tanpa perlu memasuki area jangkauan sebagian besar sistem pertahanan udara (air defense) lawan.
Langkah ini mencerminkan dorongan masif industri pertahanan Rusia untuk menghadirkan senjata standoff yang ekonomis namun berdaya jangkau jauh di tengah konflik yang masih berlangsung. Sebaliknya, para pengamat militer Ukraina menyampaikan kekhawatiran atas adaptasi kreatif dan inovatif Rusia dalam memadukan rudal jelajah ringan pada helikopter serang utama mereka. (Gilang Perdana)
Rusia Pamer Drone Tempur Orion Gendong Rudal Jelajah Banderol, Perluas Jangkauan Serang Tanpa Awak


