Kahe Nautic Perkenalkan K600, Drone Semi Submersible Murah Meriah untuk 65 Misi Maritim

Kahe Nautic (di bawah naungan Motion Concept Group SAS), meluncurkan inovasi drone laut murah yang menarik perhatian dalam ajang Euronaval 2026 di Paris. Perusahaan asal Perancis tersebut memamerkan K600, sebuah drone laut berkonsep semi-submersible (semi-kapal selam) modular yang dijual dengan harga sangat murah, yakni €5.900, serta dirancang untuk menjalankan lebih dari 65 jenis misi maritim.
Pengembangan K600 berawal dari kebutuhan langsung unit-unit operasional militer Prancis yang sudah memanfaatkannya sebagai pendorong listrik recreational produksi Kahe Nautic. Drone berbobot kosong 15 kg dan berdimensi 0,8 x 0,8 x 0,8 meter ini memiliki rasio daya angkut muatan (payload) yang mengagumkan. K600 mampu membawa peralatan misi hingga bobot 100 kg—atau 6,67 kali lipat dari berat kosongnya sendiri.
Sistem pendorong K600 mengandalkan dua unit pendorong listrik POD 600 berdaya total 1.200 W yang menghasilkan dorongan statis 30 kgf. Drone ini mampu melaju dengan kecepatan maksimum 6 hingga 8 knot selama satu jam. Namun, jika dioperasikan pada kecepatan rendah secara terus menerus (konsumsi sekitar 120 W), baterai berkapasitas 1.200 Wh (25,2 V) milik K600 sanggup bertahan hingga 10 jam di udara/air. Baterainya dibekali sertifikasi proteksi IPX8 dengan waktu pengisian ulang 5 jam serta dirancang agar mudah diganti secara cepat di lapangan (field-replaceable).
Secara operasional, K600 dapat bernavigasi dengan pola semi-submersible—di mana seluruh badan kapal berada di bawah permukaan air sementara hanya antena komunikasi dan tiang sensornya yang menyembul. Skema ini secara signifikan mengurangi jejak visual dan radar cross section (RCS) tanpa mengorbankan penerimaan sinyal GPS maupun gelombang radio.
🇫🇷 Um drone naval por menos de 6 mil euros.
Na #Euronaval2026, a start-up francesa KAHE Nautic lançou o K600: drone semissubmersível multimissão de 15 kg, com até 10 h de autonomia e 100 kg de carga útil, por 5.900 €.
Entrevista exclusiva com a diretora de operações, Aude Blandineau 🧵— Revista Conexão Naval (@conexaonaval) November 4, 2026
Selain itu, K600 juga dapat menyelam penuh hingga kedalaman maksimum 10 meter untuk inspeksi infrastruktur dangkal. Jangkauan kendali radio mencapai 30 hingga 40 km pada kondisi laut tenang, serta disiapkan untuk integrasi konektivitas 5G dan satelit Starlink.
Kahe Nautic mengelompokkan kemampuan K600 ke dalam tujuh famili misi utama, meliputi pencarian bawah air, penyelamatan (rescue), inspeksi infrastruktur pelabuhan/lambung kapal, survei hidroografi, pengangkutan logistik berdaya jelajah tinggi, pengawasan pantai (surveillance), hingga operasi taktis multidrone secara terkoordinasi (swarming).
Cegat Shahed di Laut Lepas, Drone Laut (USV) MAGURA MV11 Ukraina Bawa 18 Interseptor STING
Kehadiran drone ini menjawab kebutuhan mendesak angkatan laut modern akan sistem pengawasan maritim persisten dan perlindungan infrastruktur bawah laut berbiaya rendah tanpa harus membuang amunisi mahal atau mengerahkan penyelam tempur secara berlebihan.
Saat ini K600 berada pada tingkat kesiapan teknologi TRL (Technology Readiness Level) 4. Kahe Nautic menargetkan produksi pra-seri sebanyak 300 unit dan kualifikasi TRL 7 pada September 2027, sebelum memulai produksi massal penuh serta pengembangan varian yang lebih besar, yaitu K1200 dan K2400 pada 2028–2029. (Gilang Perdana)


