Selesai Tahap Awal, Cina Bangun Pulau Buatan untuk Pangkalan Militer Terbesar di Kepulauan Paracel

Cina dilaporkan telah menyelesaikan fase pertama pembangunan pulau buatan di Karang Antelope (Antelope Reef), Kepulauan Paracel, Laut Cina Selatan. Citra satelit komersial mengonfirmasi selesainya pengerjaan reklamasi masif tersebut, yang diproyeksikan para analis pertahanan akan menjadi pangkalan militer regional terbesar milik Beijing di wilayah sengketa tersebut.

Baca juga: Ilmuwan Cina Sebut Kepulauan Paracel di Laut Cina Selatan Bisa Jadi “Submarine Kill Zone”, Ini Sebabnya!

Seperti dikutip clashreport.com, citra satelit dari penyedia komersial Vantor tertanggal 19 Juli 2026, kapal-kapal pengeruk (dredgers) dan kapal tongkang dilaporkan telah meninggalkan lokasi setelah beroperasi secara kontinu selama lebih dari enam bulan. Reklamasi daratan baru ini membentang sepanjang hampir enam kilometer dan memiliki garis pantai lurus sepanjang tiga kilometer yang sangat ideal untuk pembangunan landasan pacu penerbangan (runway). Selain itu, fasilitas dermaga sepanjang 680 meter di pelabuhan air dalam juga telah rampung, di mana kapal penjaga pantai Cina (China Coast Guard) sudah terlihat bersandar di lokasi tersebut.

Pembangunan infrastruktur permukaan di kuadran tenggara karang tersebut kini mulai berjalan. Citra satelit mengonfirmasi keberadaan helipad (landasan helikopter), sementara lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) melaporkan adanya aktivitas penggalian awal yang diduga kuat diperuntukkan bagi fondasi landasan pacu jet tempur maupun pesawat militer berat.

Lokasi strategis Karang Antelope di bagian utara Laut Cina Selatan dinilai para ahli sangat krusial dalam skenario potensi konflik terkait Taiwan. Pendiri platform intelijen sumber terbuka PLATracker, Ben Lewis, menyatakan bahwa Karang Antelope menawarkan perimeter pertahanan yang jauh lebih mudah dipertahankan dibandingkan pangkalan-pangkalan Cina yang berada lebih jauh ke selatan di Kepulauan Spratly. Ukuran daratan baru ini juga jauh lebih luas ketimbang Pulau Woody (Woody Island) yang selama ini menjadi pusat administratif dan militer utama Beijing di Kepulauan Paracel.

Dari Citra Satelit, Cina Diketahui Tempatkan Jet Tempur J-10 di Woody Island

Keberadaan pangkalan militer yang beroperasi penuh di Karang Antelope akan memungkinkan perencana militer Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA) untuk menempatkan pembom strategis H-6 lebih dekat ke daratan utama. Selain itu, pangkalan ini diproyeksikan mendukung strategi pembentukan protected bastion bagi kapal selam rudal balistik berdaya nuklir Cina, sekaligus memperumit operasi bawah air milik Angkatan Laut Amerika Serikat maupun Vietnam di kawasan tersebut.

Xian H-6K Mampu Lepas Landas dari Woody Island, Kini Seluruh Asia Tenggara dalam Jangkauan

Cina sendiri telah menguasai Kepulauan Paracel sejak tahun 1974 pasca-konflik bersenjata dengan Vietnam Selatan. Meskipun Vietnam terus mengklaim kedaulatan penuh atas kepulauan tersebut dan telah mengajukan protes keras sejak Maret lalu, Beijing tetap melanjutkan proyeknya.

Kementerian Pertahanan Cina belum memberikan komentar resmi mengenai pangkalan anyar ini, sementara media pemerintah Cina mengklaim bahwa fasilitas di Karang Antelope dibangun semata-mata untuk riset ilmiah sipil dan prakiraan cuaca. (Bayu Pamungkas)

Fiery Cross Reef: Pangkalan Militer Terpadu dan Modern Cina, Hanya Berjarak 405 Mil Laut dari Natuna

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *