Hubungan pertahanan antara Amerika Serikat dan Bangladesh kini memasuki babak final yang sangat krusial. Pemerintah Bangladesh dan Amerika Serikat dikabarkan sedang berada dalam tahap akhir penandatanganan perjanjian pertahanan strategis yang akan memberikan akses militer AS ke infrastruktur pelabuhan dan lapangan udara di negara tersebut. (more…)
Ancaman peperangan asimetris yang dipicu oleh proliferasi drone kamikaze telah mencapai babak baru yang mengejutkan. Jika sebelumnya struktur pelindung improvisasi—atau yang sering disebut sebagai “cope cages”—hanya terlihat pada unit kavaleri di garis depan, kini perlindungan serupa telah merambah ke aset paling strategis dalam triade nuklir Rusia. (more…)
Tartus Russian naval base (Alexander Zemlianichenko/AP)
Kejatuhan rezim Bashar al-Assad di Suriah beberapa waktu lalu sempat memicu spekulasi berakhirnya era kekuatan maritim Rusia di Mediterania, namun kenyataan di lapangan menunjukkan manuver yang jauh lebih kompleks. Menjelang peringatan Victory Day pada Mei 2026, Moskow memperlihatkan manuver ‘comeback’ yang sangat terencana dengan upaya menghidupkan kembali kuku militernya yang sempat “mati suri” pasca naiknya pemerintahan baru di Damaskus. (more…)
Sebagai negara yang mengklaim paling berkuasa atas sebagian besar wilayah di Laut Cina Selatan, maka berbagai gesekan dengan negara-negara di sekitarnya tak bisa dihindarkan. Guna memantapkan klaim sepihak atas suatu area, tak jarang pendudukan dilakukan Beijing yang melibatkan entitas gabungan militer dan sipil. Dan setelah kisruh di permukaan laut, boleh jadi kedepan tren akan bergeser pada sengketa di dasar laut. (more…)
Pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, posisi Rusia di Suriah menjadi simalakama, secara politik dan keamanan, instalasi militer Rusia langsung terancam, namun di satu sisi Moskow ogah pergi dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Rusia di kota pelabuhan Tartus dan Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim, yang punya nilai strategis di Laut Mediterania. (more…)
Setelah mengungkap keberadaan “Eagle 44”, yaitu pangkalan udara di bawah tanah (pegunungan) yang berjarak 160 kilometer dari Selat Hormuz. Iran belum lama ini merilis propaganda barunya tentang fasilitas militer rahasia yang juga terletak di bawah tanah. (more…)
Kabar terkait Presiden AS, Donald Trump, yang ingin menguasai Greenland kembali menyeruak dalam beberapa hari terakhir. Isu ini tentu saja bukan suatu hal baru mengingat di tahun 2019 silam, Donald Trump juga pernah mempertimbangkan untuk ‘membeli’ Greenland dari Denmark dengan alasan strategis – masalah ekonomi dan tentu saja untuk memperkokoh benteng pertahanan AS. (more…)
Melanjutkan berita sebelumnya tentang sejumlah sistem rudal hanud S-400 Rusia yang ‘terjebak’ di pangkalan angkatan laut (Lanal) Tartus di Suriah, lantaran tidak semua aset militer Rusia dapat dipindahkan lewat jalur udara dari Lanud Khmeimim, maka aset militer berat harus dievakuasi lewat jalur laut, dan untuk yang satu ini rupanya ada kendala. (more…)
Melanjutkan berita sebelumnya tentang sejumlah sistem rudal hanud S-400 Rusia yang ‘terjebak’ di pangkalan angkatan laut (Lanal) Tartus di Suriah, lantaran tidak semua aset militer Rusia dapat dipindahkan lewat jalur udara dari Lanud Khmeimim, maka aset militer berat harus dievakuasi lewat jalur laut, dan untuk yang satu ini rupanya ada kendala. (more…)
Meski Rusia tak menyatakan mundur dari Suriah, namun kehadiran militer Rusia telah dikurangi drastis pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, yang atas pertimbangan geopolitik, kemungkinan Rusia akan bergeser pangkalan udara (Lanud) Al Khadim di Libya, yaitu untuk mempertankan kepentingannya di Mediterania dan Afrika Utara. (more…)