
Punya peran vital bagi lalu lintas kapal selam, Selat Luzon sebagai choke point menjadi salah satu dari sedikit jalur yang cukup dalam dan lebar bagi kapal perang besar dan kapal selam, termasuk kapal selam nuklir Cina, untuk keluar-masuk Laut Cina Selatan dengan Samudera Pasifik. Namun, ketenangan Cina sebagai pengguna Selat Luzon boleh jadi mulai terusik, kenapa? (more…)

Terlepas dari pakta pertahanan AUKUS – Australia (Au), Inggris (UK), dan Amerika Serikat (US) yang dibentuk pada 15 September 2021, pada dasarnya Australia telah menjalankan peran sebagai sekutu utama AS di kawasan Indo Pasifik, yang mana kedua negara disatukan pada kepentingan untuk menghadapi ancaman dari Cina. (more…)

Ibarat David versus Goliath, Vietnam tidak gentar menghadapi provokasi militer Beijing di kawasan yang menjadi sengketa di Laut Cina Selatan. Bila berita ekspansi atas pulau-pulau kecil selama ini dominan dimotori pihak Cina, maka kabar terbaru justru sebaliknya Cina yang melayangkan protes keras kepada Vietnam, terkait reklamasi pada gugusan pulau (karang dan pasir) yang masih berstatus sengketa. (more…)

Dengan modernisasi dan penambahan alutsista matra laut, plus ancaman di depan mata dari Cina, maka ada kebutuhan bagi Angkatan Laut Filipina untuk mengembangkan dan menambah jumlah pangkalan angkatan laut (lanal). Dan merujuk pernyataan Presiden Filipina, Presiden Marcos Jr. dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-127 Angkatan Laut Filipina (Philippine Navy), disebut akan ada penambahan dua lanal baru. (more…)

Mirip dengan yang menimpa pangkalan kapal selam TNI AL yang berada di Teluk Palu, Sulawesi Tengah pada tahun 2018, pada tanggal 30 Juli 2025, dilaporkan pangkalan kapal selam Angkatan Laut Rusia di di Rybachiy (Avacha Bay, dekat Petropavlovsk‑Kamchatsky) mengalami kerusakan struktural akibat terjangan tsunami setelah gempa bumi berkekuatan besar (8.8 Skala Richter) di lepas pantai Semenanjung Kamchatka. (more…)

Lantamal III Jakarta kembali kedatangan fregat Bargamini class (FREMM) Angkatan Laut Italia, kali ini yang sandar adalah ITS Antonio Marceglia (F597) yang tiba pada tanggal 13 Mei 2025. Berbeda dengan ITS Carabiniere (F593) yang pernah ke Jakarta pada tahun 2017, maka ITS Antonio Marceglia adalah fregat Bargamini class varian General Purpose (GP), sementara ITS Carabiniere adalah Bargamini varian Anti‑submarine warfare (ASW). (more…)

Sebagai negara yang mengklaim paling berkuasa atas sebagian besar wilayah di Laut Cina Selatan, maka berbagai gesekan dengan negara-negara di sekitarnya tak bisa dihindarkan. Guna memantapkan klaim sepihak atas suatu area, tak jarang pendudukan dilakukan Beijing yang melibatkan entitas gabungan militer dan sipil. Dan setelah kisruh di permukaan laut, boleh jadi kedepan tren akan bergeser pada sengketa di dasar laut. (more…)

Pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, posisi Rusia di Suriah menjadi simalakama, secara politik dan keamanan, instalasi militer Rusia langsung terancam, namun di satu sisi Moskow ogah pergi dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Rusia di kota pelabuhan Tartus dan Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim, yang punya nilai strategis di Laut Mediterania. (more…)

Setelah mengungkap keberadaan “Eagle 44”, yaitu pangkalan udara di bawah tanah (pegunungan) yang berjarak 160 kilometer dari Selat Hormuz. Iran belum lama ini merilis propaganda barunya tentang fasilitas militer rahasia yang juga terletak di bawah tanah. (more…)

Kabar terkait Presiden AS, Donald Trump, yang ingin menguasai Greenland kembali menyeruak dalam beberapa hari terakhir. Isu ini tentu saja bukan suatu hal baru mengingat di tahun 2019 silam, Donald Trump juga pernah mempertimbangkan untuk ‘membeli’ Greenland dari Denmark dengan alasan strategis – masalah ekonomi dan tentu saja untuk memperkokoh benteng pertahanan AS. (more…)