Sistem Hanud S-400 Rusia Diklaim Tembak Jatuh 10 Jet Tempur MiG-29 Ukraina dalam Sehari

Laporan terbaru dari publikasi resmi Kementerian Pertahanan Rusia, jurnal Voyennaya Mysl (Military Thought), mengungkapkan klaim efektivitas pertempuran udara dari sistem pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 Triumf. Dalam artikel yang ditulis bersama oleh Kepala Pasukan Rudal Pertahanan Udara Angkatan Dirgantara Rusia, Mayor Jenderal Alexander Romanenkov, disebutkan bahwa sistem S-400 berhasil menjatuhkan 10 unit jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara Ukraina hanya dalam waktu satu hari pada tahun 2023.
Keberhasilan penembakan jarak jauh melintasi cakrawala (over-the-horizon) tersebut menjadi bagian dari rangkaian taktik taktis Rusia yang secara total mengklaim merontokkan 24 pesawat Ukraina dalam kurun waktu satu minggu pada periode pertempuran tersebut.
Keberhasilan operasi taktik taktis ini didorong oleh penerapan metode “Penyergapan” (ambush deployment), di mana peluncur S-400 ditempatkan secara tersembunyi di posisi depan untuk menjangkau pesawat musuh sesaat setelah lepas landas. Dalam penembakan target melintasi cakrawala (over-the-horizon), S-400 kemungkinan besar mengandalkan rudal jarak ultra-jauh jenis 40N6 (NATO: SA-21B).
Rudal 40N6 memiliki jangkauan jelajah hingga 380–400 kilometer dan dilengkapi dengan pemandu radar aktif (active radar homing) mandiri pada fase akhir penerbangannya. Keunggulan pencari radar mandiri pada rudal 40N6 memungkinkan S-400 mengunci target penerbangan rendah yang berada di bawah cakrawala radar pemandu utama, terutama jika dipadukan dengan pembaruan data target dari platform radar terbang seperti pesawat AWACS Beriev A-50U.
Beriev A-50: Pesawat AEW&C Pertama yang Jadi Korban Dalam Perang Ukraina
Di sisi lain, hilangnya 10 unit MiG-29 dalam satu hari merupakan pukulan yang sangat telak bagi kekuatan armada tempur Angkatan Udara Ukraina. Sebelum invasi skala penuh Rusia dimulai pada awal 2022, Ukraina diperkirakan mengoperasikan sekitar 35 hingga 50 unit jet tempur MiG-29 varian Fulcrum (termasuk varian upgrade lokal MiG-29MU1) yang terbagi dalam beberapa brigade penerbangan taktis.
Meskipun Kiev menerima tambahan puluhan armada armada MiG-29 hibah dari negara-negara sekutu NATO seperti Polandia dan Slovakia sepanjang tahun 2022 hingga 2023, klaim kehilangan 10 unit dalam satu hari mencakup porsi yang sangat signifikan dari total kesiapan armada MiG-29 operasional Ukraina saat itu.
Drone Kamikaze Rusia Geran-4 Hantam Pangkalan Udara Ukraina, Dua Jet MiG-29 Hancur
Pihak militer Rusia sendiri mengakui bahwa efektivitas taktik penyergapan jarak jauh ini mungkin akan sulit diulangi dengan tingkat keberhasilan yang sama di masa depan. Analisis internal Kemenhan Rusia menilai bahwa doktrin penembakan melintasi cakrawala ini telah dipelajari secara mendalam oleh pihak Ukraina dan sekutunya untuk mengadaptasi taktik penerbangan mereka.
Meskipun demikian, pihak penanggung jawab pertahanan udara Rusia menegaskan pentingnya tetap menempatkan peluncur S-400 di posisi depan agar jet tempur musuh dapat langsung masuk ke dalam jangkauan tembak (fire zone) segera setelah roda pesawat mereka meninggalkan landasan pacu. (Bayu Pamungkas)
CAWAT: S-400 Rusia Kalahkan Patriot AS, Unggul Jauh di Mobilitas dan Jangkauan


