Airbus Tantang F-35 di Portugal: Tawarkan Eurofighter Typhoon Lengkap dengan Skema Penjaminan Finansial

Konsorsium raksasa asal Eropa, Airbus, bersiap mengambil langkah strategis untuk menantang Lockheed Martin dalam program modernisasi jet tempur Portugal. Airbus berencana mengajukan proposal penawaran independen (unsolicited proposal) untuk jet tempur Eurofighter Typhoon pada akhir Oktober atau awal November 2026 mendatang.

Baca juga: Misi Trans Atlantik: Lima Unit Perdana A-29N Super Tucano Resmi Perkuat Portugal

Langkah ini diambil guna bersaing dengan F-35 Lightning II asal Amerika Serikat dalam memperebutkan kontrak penggantian armada tempur utama Angkatan Udara Portugal (Força Aérea Portuguesa/FAP).

Dinamika pengadaan ini tidak lepas dari konstelasi geopolitik yang sempat memicu keraguan di internal Lisbon. Sebelumnya, pimpinan militer Portugal memang sempat melirik F-35 sebagai opsi alami untuk menggantikan armada F-16. Namun, dinamika politik transatlantik dan retorika Donald Trump terkait komitmen pertahanan NATO serta potensi pembatasan ketergantungan teknologi militer AS membuat sejumlah pembuat kebijakan di Perancis dan Eropa—termasuk Lisbon—mulai mengevaluasi ulang risiko ketergantungan penuh pada alutsista buatan Washington.

Ketidakpastian politik tersebut membuka celah strategis bagi pabrikan Eropa untuk menawarkan alternatif yang dianggap lebih aman secara geopolitik dan berdaulat secara teknologi.

Khawatir Atas Kebijakan Donald Trump, Portugal Singkirkan Opsi Pembelian Jet Tempur F-35 Lightning II

Meskipun pemerintah Portugal sejauh ini belum meluncurkan tender resmi secara terbuka, Menteri Pertahanan Portugal, Nuno Melo, telah menyerukan pentingnya adanya kompetisi antar-pabrikan. Persaingan ini diharapkan dapat memberikan keuntungan maksimal bagi pertahanan nasional sekaligus memperkuat partisipasi industri lokal.

Menanggapi sinyal tersebut, Airbus—yang memproduksi Eurofighter bersama BAE Systems dari Inggris dan Leonardo dari Italia—menawarkan paket komprehensif yang mencakup keterlibatan industri lokal, kerja sama militer yang erat, hingga solusi pembiayaan publik dan swasta guna meringankan beban jadwal pembayaran pemerintah Portugal. Eksekutif Airbus, Jose Luis de Miguel, juga menambahkan bahwa pemilihan Eurofighter akan memperkuat hubungan pertahanan, politik, dan industri Portugal dengan mitra-mitra utama di Eropa.

Jet Tempur F-35 Laris Manis, Masa Depan Industri Penerbangan Eropa Terancam

Saat ini, tulang punggung kekuatan udara tempur Portugal sepenuhnya mengandalkan armada 28 unit jet tempur F-16M yang telah menjalani modernisasi Mid-Life Update (MLU). Armada F-16M ini dioperasikan oleh Skadron 201 “Falcões” dan Skadron 301 “Jaguares” yang berbasis di Pangkalan Udara Monte Real.

Selain jet tempur veteran tersebut, pengawasan wilayah udara dan perairan Atlantik Portugal didukung oleh pesawat patroli maritim P-3C CUP+ Orion dan EADS/C295 MPA, armada helikopter AW101 Merlin untuk misi SAR, serta kekuatan angkut logistik strategis yang kini mengandalkan pesawat terbaru Embraer KC-390 Millennium bersama C-130H Hercules.

Embraer dan Angkatan Udara Portugal Rayakan Dua Momen, Dimulainya Uji Penerbangan A-29N Super Tucano dan Pengiriman KC-390 Millennium Ketiga

Selain F-35 dan Eurofighter Typhoon, nama-nama lain seperti Dassault Rafale dari Perancis dan Saab Gripen E dari Swedia juga berpotensi masuk dalam radar persaingan. Namun, Manajer Kampanye Airbus, Ivan Gonzalez Exposito, menegaskan bahwa kebutuhan strategis Portugal saat ini lebih berfokus pada misi air policing, kesiapsiagaan Quick Reaction Alert (QRA) NATO, serta pengamanan wilayah udara dan perairan nasional.

Menurutnya, profil tugas tersebut sangat berbeda dengan fokus F-35 yang dirancang untuk operasi penyerangan ofensif mendalam (deep offensive operations), sehingga Eurofighter Typhoon yang dijuluki sebagai jet tempur supremasi udara terbaik dinilai menjadi solusi yang paling ideal bagi Portugal.

Kehadiran opsi finansial yang fleksibel serta jaminan transfer teknologi dari Airbus ini diyakini akan menjadi pertimbangan berat bagi Lisbon sebelum resmi membuka kompetisi pengadaan.

Di tengah pengetatan anggaran pertahanan Eropa dan tingginya biaya operasional jet tempur generasi kelima seperti F-35, pendekatan pragmatis yang menyeimbangkan kemampuan supremasi udara, efisiensi biaya, serta dampak ekonomi lokal dapat menjadi kunci sukses Eurofighter dalam merebut hati para pembuat keputusan di Portugal. (Gilang Perdana)

Badai Hantam Pangkalan Udara Monte Real: Belasan Jet Tempur F-16 Portugal Rusak Parah

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *