Di era peperangan modern, kecepatan informasi dan ketepatan komando adalah kunci keberhasilan suatu operasi. Memahami kebutuhan tersebut, perusahaan swasta nasional, Hariff Defense, bekerja sama dengan TNI AD telah mengembangkan TACA (Tactical Army Collaboration Action), sebuah Battlefield Management System (BMS) posko tingkat taktis yang dirancang untuk kondisi menantang. (more…)
Modernisasi alat utama sistem persenjataan tidak selalu harus ditempuh dengan pengadaan unit baru yang mahal. Sebuah terobosan signifikan muncul dari kolaborasi strategis antara Litbang TNI AD, Pussenif, dan perusahaan swasta nasional Hariff Defense melalui Sistem Penembakan Mortir berbasis Komputer (Sisbak Mortir). (more…)
Di dunia militer, kemahiran seorang prajurit tidak datang begitu saja; ia lahir dari repetisi dan latihan yang konsisten. Namun, kenyataan di lapangan seringkali menghadirkan tantangan tersendiri, terutama terkait penggunaan Senjata Lawan Tank (SLT). (more…)
Pernah menjadi program andalan Kementerian Pertahanan RI yang melibatkan peran PT Pindad (lead integrator), PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri dan PT Hariff, tank boat Antasena resmi diserahterimakan kepada Satuan Angkutan Perairan (Satangar) Pusbekangad TNI AD, pada 12 Januari 2023. Dan dua tahun berlalu, ada kabar terbaru bahwa tank boat Antasena kini telah beralih dari alutsista TNI AD ke TNI AL. (more…)
Satuan elit Grup 5 Kopassus TNI AD baru-baru ini memperkuat taringnya di bidang intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR) dengan mengakuisisi drone canggih V-Bat buatan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Shield AI. Langkah ini menempatkan Korps Baret Merah pada level baru dalam peperangan asimetris modern, di mana mobilitas tinggi dan kemampuan deteksi dini menjadi kunci kemenangan di lapangan. (more…)
Instalasi jembatan Bailey oleh personel Yon Zipur TNI AD
Medium Girder Bridge (MGB) punya keunggulan dalam fleksibilitas penggelaran, namun saat dituntut untuk menyeberangkan Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 Ri yang bobotnya mencapai 62 ton, tentu menjadi sangat riskan, mengingat kapasitas MGB yang hanya 60 ton, alias untuk menghantarkan tank ringan dan sedang. (more…)
Setelah sebelumnya dipasang pada kendaraan tektis (rantis) lapis baja Turangga 4×4 milik Korpasgat (Korps Pasukan Gerak Cepat) – d./h Paskhas TNI AU, kini modul modul RCWS (Remote Control Weapon Station) buatan Turki, Aselsan SARP dipasang pada rantis J-Force 4×4 yang akan digunakan oleh Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD. (more…)
Setelah sebelumnya dipasang pada kendaraan tektis (rantis) lapis baja Turangga 4×4 milik Korpasgat (Korps Pasukan Gerak Cepat) – d./h Paskhas TNI AU, kini modul modul RCWS (Remote Control Weapon Station) buatan Turki, Aselsan SARP dipasang pada rantis J-Force 4×4 yang akan digunakan oleh Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD. (more…)
Uji coba Steyr SK-105 di Kebumen, Agustus 1983 (foto repro Priyono Bitles Combat)
Pernah populer pada zamannya, ranpur jenis tank ringan buatan Austria ini kerap disebut sebagai ‘kembaran’ dari AMX-13 yang kondang sebagai produksi Perancis. Punya desain turret (kubah) osilasi, tak sedikit orang yang mengira SK-105 Kürassier produksi Steyr Daimler Puch AG, Austria, adalah AMX-13. Dan tahukah Anda, bahwa tank ringan dari Austria ini pernah menjajal beratnya medan di Indonesia pada awal dekade 80-an. (more…)
Sejak era MEF (Minimum Essential Force) tahap I, pengadaan alutsista di lini artileri medan TNI AD mendapat perhatian serius dari pemerintah. Lebih mengerucut lagi pada hadirnya SPH (Self Propelled Howitzer) jenis TRF-1 CAESAR kaliber 155 mm buatan Nexter GIAT, Perancis. Kemhan pun tak ‘pelit,’ 37 unit CAESAR resmi didatangkan ke Indonesia untuk memperkuat dua batalyon armed (artileri medan). (more…)