Setelah Kodam II Sriwijaya dan Kodam XVI Pattmura, kini giliran Kodam (Komando Daerah Militer) Wirabuana VII yang mendapat jatah satu unit KMC (Kapal Motor Cepat) Komando. Penyerahan dilakukan Direktur Dirktorat Perbekalan Angkutan TNI AD (Ditbenkangad) Brigjen TNI Pasenga Talilah kepada Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar, di Manado, Rabu (21/11). KCM Komando akan digunakan untuk mendukung angkutan air dalam rangka pergeseran pasukan di di Kodam Wirabuana yang perairannya cukup luas. (more…)
Tag: TNI AD
Atasi Illegal Fishing, Kodam Pattimura Kini Diperkuat KMC Komando
Mabes TNI-AD telah menambahkan kapal motor cepat produksi dalam negeri, KMC Komando ke satuan kapal cepat Kodam (Komando Daerah Militer) XVI/Pattimura. Menurut juru bicara Kodam Pattimura, kapal cepat ini diperuntukkan untuk mengatasi penyelundupan dan illegal fishingi yang marak di perairan Maluku Utara.
(more…)
TNI AU Lirik Rudal dan Radar Hanud Mobile dari Ukraina
Mengikuti jejak TNI AL, TNI AU juga melirik Ukraina sebagai salah satu negara pemasok untuk alutsista. Sayangnya akibat konflik yang berkecamuk, TNI AL lewat Kementerian Pertahanan kemudian membatalkan pesanan panser amfibi BTR-4. Tapi mungkin karena situasi kian kondusif, kini TNI AU tengah melirik berbagai produk militer dari Ukraina. Kabar ini datang dari Ukroboronprom, perusahaan plat merah di Ukraina yang bergerak di bidang pertahanan. (more…)
Robot Burung Flapping Wing Untuk Misi Pengintaian Tersamar

Ada banyak cara untuk melakukan misi pengintaian secara remote dari udara, mulai dari pemanfaatan drone (UAV) hingga quadcopter yang teknologinya secara terbatas telah dikuasai di dalam negeri. Tapi di luar drone ala Wulung UAV dan quadcopter yang dikembangkan Dislitbang TNI AD, ada lagi wahana pengintaian yang jauh lebih unik, pasalnya wahana jenis ini dirancang persis menyerupai burung. Bukan hanya mirip pada desain, cara kerjanya juga mengandalkan kepakan sayap untuk terbang, inilah yang disebut Robot Terbang Flapping Wing (RTFW). (more…)
BRLPZ-1 Beaver AVLB: Gelar Jembatan Taktis Darurat Untuk MBT Leopard 2A4 TNI AD
Selain keberadaan ARV (Armoured Recovery Vehicle) dan AEV (Armoured Engineer Vehicle), kedatangan armada Leopard 2A4 dan Leopard 2A4 Revolution dari Jerman juga bakal diperkuat komponen AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge). Dengan kontur geografis serta kondisi alam Indonesia, adanya AVLB untuk Leopard TNI AD multak diperlukan, dimana medan di Tanah Air banyak memiliki anak-anak sungai yang punya bentang 15 – 20 meter. (more…)
Pionierpanzer 2Ri Dachs TNI AD: Armoured Engineer Vehicle dari Platform MBT Leopard
Paket pembelian MBT Leopard 2A4 dan IFV Marder 1A3 dari Jerman untuk TNI AD disertai dengan pengadaan kendaraan lapis baja pendukung. Maklum yang dibeli memang di setting untuk kebutuhan dua batalyon kavaleri, maka rantis pendukung seperti ARV (Armoured Recovery Vehicle), AVLB (Armoured Vehicle Launched Bridge) hingga AEV (Armoured Engineer Vehicle) mutlak dibutuhkan guna menjamin gelar operasi Leopard dapat maksimal dalam kondisi apa pun. (more…)
Bergepanzer 3Ri Buffalo TNI AD: Armoured Recovery Vehicle dengan Kemampuan Plus+
Dengan bekal meriam Rheinmetall L/44 120 mm, plus bobot tempur 60 ton, menjadikan Leopard 2A4 Revolution milik TNI AD sebagai salah satu MBT (Main Battle Tank) yang paling perkasa di muka bumi. Namun, meski digadang dengan segudang kelebihan dan kecanggihan, tetap saja armada tank tempur asal Jerman ini membutuhkan wahana pendukung dalam operasional di medan tempur. Saat Leopard mengalami kerusakan berat, hingga terperosok ke parit, tentu tak bisa sembarang alat berat dapat menanganinya, untuk itulah dibutuhkan kehadiran ARV (Armoured Recovery Vehicle). (more…)
M113A1-B-Rec: Ranpur Reparasi Andalan Yonif Mekanis TNI AD
Meski ranpur APC (Armoured Personnel Carrier) M113 A1 untuk Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD baru tiba dalam jumlah unit yang terbatas di Tanah Air. Namun, selain hadir dalam dalam varian utama, yakni APC, M113 A1 yang di datangkan dari Belgia ini juga dikirim dalam varian ARV (Armoured Recovery Vehicle). Seperti ditampilkan saat Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas, ada varian APC dan ARV yang dipajang di stand lokasi berbeda. (more…)
CT-CV 105HP: Meriam Canggih Untuk Medium Tank Pindad
Setelah melewati seleksi yang melibatkan CMI (Cockerill Maintenance & Ingenierie SA Defense) dari Belgia, OTO Melara dari Italia, dan Denel Land System dari Afrika Selatan. Akhirnya PT Pindad pada September 2014 lalu memutuskan vendor yang dipercaya untuk memasok meriam pada proyek medium tank adalah CMI. Penunjukkan CMI juga mencakup perjanjian kerjasama PT Pindad untuk memproduksi secara lisensi kubah meriam CSE 90LP (low pressure) dan CT-CV 105HP (high pressure). (more…)
Ini Dia! Spesifikasi Teknis dan Senjata Medium Tank Pindad
Memang masih agak lama, tapi jagad alutsista Indonesia di tahun 2016 digadang bakal dibuat semarak, selain rencana tibanya pesanan heli serbu AH-64E Apache Guardian dan kapal selam Changbogo Class, di tahun tersebut PT Pindad telah menjadwalkan bahwa prototipe medium tank yang dibuat bersama FNSS, perusahaan kontraktor militer asal Turki, akan meluncur untuk melakukan uji coba. (more…)











