
Manufaktur drone asal Belanda, DeltaQuad, resmi meluncurkan Evo-LE (Long-Endurance), sebuah platform pesawat nirawak pengintai berdesain Vertical Take-Off and Landing (VTOL) sayap tetap (fixed-wing). (more…)

Manufaktur drone asal Belanda, DeltaQuad, resmi meluncurkan Evo-LE (Long-Endurance), sebuah platform pesawat nirawak pengintai berdesain Vertical Take-Off and Landing (VTOL) sayap tetap (fixed-wing). (more…)

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) resmi mengakhiri perjalanan panjang EC-130H Compass Call, pesawat perang elektronik (electronic warfare) yang selama lebih dari empat dekade menjadi salah satu aset penting dalam operasi militer AS. (more…)

Dinamika militer di Semenanjung Korea memasuki babak baru yang kian kompleks. Langkah Korea Utara memperlihatkan secara terbuka lini manufaktur pesawat tanpa awak (unmanned aerial vehicle/UAV) milik mereka bukan sekadar unjuk kekuatan rutin, melainkan sinyal tegas atas pergeseran doktrin tempur yang kian terindustrialisasi. (more…)

Di tengah tingginya ancaman serangan nirawak dan rudal di medan tempur modern, salah satu perusahaan teknologi pertahanan, kedirgantaraan, dan keamanan terbesar di dunia, Northrop Grumman terus memperkuat sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense / SHORAD). Perusahaan yang berbasis di Falls Church, Virginia, Amerika Serikat ini mengumumkan keberhasilan uji coba aerobalistik untuk amunisi 50mm terbaru yang dirancang khusus bagi sistem pertahanan berbasis meriam (Gun-Based Air Defense / GBAD), Raid Hunter. (more…)

Meksiko secara mengejutkan memamerkan alutsista terbarunya berupa drone intai-serang (loitering munition) jarak jauh dalam parade Hari Kemerdekaan pada 16 September 2026. Penampilan perdana wahana nirawak yang dinamai Plataforma de Proyección Extendida ini langsung menyita perhatian para pengamat militer global. (more…)

Perusahaan teknologi asal Perancis, Thales, resmi meluncurkan HexaForce, sistem komando dan kendali (Command and Control/C2) multi-domain generasi baru berteknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Platform ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan NATO serta negara-negara sekutu dalam menghadapi lonjakan volume data operasional dan percepatan tempo pertempuran di era konflik intensitas tinggi. (more…)

Intensitas perang elektronik (Electronic Warfare/EW) yang semakin masif di wilayah konflik mendorong pengembang teknologi militer untuk menciptakan sistem navigasi mandiri tanpa ketergantungan pada sinyal satelit. Perusahaan asal Rusia, Ploshchad, dilaporkan berhasil mengembangkan sistem navigasi otonom baru untuk pesawat tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) yang mengadopsi prinsip navigasi ala helikopter Ingenuity milik NASA saat beroperasi di Planet Mars. (more…)

Perusahaan teknologi anti-drone asal Australia, DroneShield, secara resmi meluncurkan perangkat radio frequency (RF) intelijen portabel terbaru bertajuk RfRecon pada 11 Agustus 2026. Alat ini dirancang khusus untuk mengatasi keterbatasan sensor maritim maupun darat generasi lama yang umumnya hanya mampu mendeteksi aktivitas frekuensi radio, tetapi lambat dalam menerjemahkan arti serta asal dari sinyal tersebut. (more…)

Presiden Donald Trump secara resmi menginstruksikan Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) untuk menghentikan penggunaan sistem peluncuran pesawat udara berbasis elektromagnetik atau Electromagnetic Aircraft Launch System (EMALS) pada kapal induk Gerald R. Ford class. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) terus mengakselerasi peningkatkan kapasitas tempur bawah lautnya melalui pengembangan teknologi otonom berbiaya terjangkau. Langkah ini menjadi strategi krusial di tengah wacana ekspansi armada kapal perang utama berawak yang berbiaya sangat tinggi. (more…)