Meski Ukraina telah mendapatkan begitu banyak pasokan persenjatan anti serangan udara dari Amerika Serikat dan sekutunya, namun, Ukraina rupanya gentar pada ‘hujan’ rudal jelajah dan drone kamikaze yang diluncurkan Rusia. Selain terus merapatkan sistem hanud yang ada, Pemerintah Ukraina belum lama ini juga melibatkan peran serta warganya untuk berburu rudal dan drone yang diluncurkan Rusia. (more…)
Kesuksesan Rheinmetall Defence dengan sistem hanud titik SHORAD Oerlikion Skyshield rupanya ikut menginspirasi Turki (Turkiye) untuk merancang dan memproduksi sistem hanud berbasis kanon laras tunggal di kaliber yang sama, 35 mm. Sistem hanud dengan kemampuan Close In Weapon System (CIWS) ini adalah Göker yang dibuat oleh Aselsan. (more…)
Setelah menanti lebih dari lima dekade, akhirnya Indonesia kembali meresmikan pengoperasian sistem rudal hanud (pertahanan udara) jarak menengah – MERAD (Medium Range Air Defence), maklum pasca Orde Lama, sistem rudal hanud yang diadopsi Indonesia hanya berkutat di lini SHORAD (Short Range Air Defence). (more…)
Mau tidak mau, Rusia sangat berkepentingan terhadap kelangsungan alutsistanya yang dijual ke luar negeri, terlebih bila alutsista yang dimaksud tergolong maskot ekspor. Dan ketika tujuh unit sistem hanud Pantsir S-1 berhasil dihancurkan oleh serangan drone di Libya pada pertengahan 2020 lalu, maka Rusia harus melakukan langkah pendekatan pada negara pengguna untuk melakukan upgrade pada Pantsir S-1 yang ada. (more…)