Produk alutsista buatan Cina menjadi naik pamor dalam konflik bersenjata India versus Pakistan, selain nama jet tempur JF-17 Thunder Block III dan Chengdu J-10C, maka nama rudal udara ke udara jarak jauh – Beyond Visual Range (BVR) PL-15 dan PL-15E (varian ekspor) turut terdongkrak setelah puing-puing rudal tersebut ditemukan, bersamaan dengan kabar rontoknya beberapa jet tempur dari Angkatan Udara India, yang di atas kertas lebih canggih. (more…)
Untuk menghantam sasaran strategis di udara, maka wajar bila rudal udara ke udara (air to air missile), khususnya di segmen jarak jauh, dirancang dengan kemampuan hipersonik. Namun, sebatas kecepatan level kecepatan hipersonik pada rudal udara ke udara dipandang tidak cukup bagi Cina. (more…)
Untuk pertama kalinya, muncul capture foto yang memperlihatkan jet tempur stealth Chengdu J-20 meluncurkan rudal udara ke udara jarak pendek J-10. Lebih khusus lagi, PL-10 yang menjadi lawan tanding AIM-9X Sidewinder, diluncurkan dari side weapon bay, yang menyiratkan kemampuan Chengdu J-20 yang mampu menandingi jet tempur stealth AS, F-22 Raptor. (more…)
Jet tempur Dassault Rafale dengan rudal udara ke udara jarak jauh Meteor, tak pelak merupakan senjata pamungkas dalam paket pengadaan pesawat tempur buatan Perancis tersebut. Namun, karena dianggap sebagai senjata strategis yang mampu mengubah jalannya peperangan, maka Meteor hanya dijual kepada negara terpilih. (more…)
Korea Selatan jelas tidak ingin KF-21 Boramae saat resmi dioperasikan oleh Angkatan Udara-nya (RoKAF) menjadi jet tempur ‘macan ompong’. Dirancang untuk bertempur di medan perang yang sesungguhnya, Defense Acquisition Program Administration (DAPA) belum lama ini dikabarkan telah menandatangani kesepakatan pembelian rudal udara ke udara jarak jauh Meteor produksi MBDA Missile Systems. (more…)
Jet tempur Rafale ibarat magic, pasalnya meski kemampuan kombatnya ‘diturunkan’ tapi pesawat tempur produksi Dassault Aviation itu masih laris diminati. Kasus yang menimpa Mesir, pembeli ekspor pertama Rafale, yang tidak mendapat izin untuk membeli rudal udara ke udara Meteor, rupanya tidak membuat permintaan Rafale surut di kawasan Timur Tengah. (more…)
Konversi fungsi rudal telah terjadi dalam beberapa tahun belakangan, umumnya rudal udara ke udara yang kemudian diperankan sebagai rudal darat ke udara atau rudal pertahanan udara (hanud), Sebut saja NASAMS yang mengadopsi AIM-120 AMRAAM ( Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) dan AIM-9X Sidewinder. Kemudian di Ukraina, rudal AIM-132 ASRAAM (Advanced Short-Range Air-to-Air Missile) buatan Inggris juga disulap sebagai rudal hanud. (more…)
Meski menanti kelanjutan sisa angsuran biaya pengembangan dari Indonesia, namun Korea Selatan tak kendor dalam roadmap produksi jet tempur KF-21 Boramae. Menjelang fase produksi massal pada tahun ini, Korea Selatan lewat Defense Acquisition Program Administration (DAPA) terus mempersiapkan arsenal persenjataan untuk KF-21. Dengan fokus pada usaha kemandirian alutsista, DAPA telah mengumumkan investasi senilai US$480 juta untuk pengembangan rudal udara ke udara jarak pendek yang akan diproduksi secara lokal. (more…)
R-73 pada Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU (Foto: istimewa)
Tawaran Rusia untuk memperluas kerja sama industri pertahanan, termasuk membangun fasilitas produksi di negara mitra, rupanya direspon positif oleh India. Sebagai negara importir terbesar produk persenjataan dari Rusia, maka tak akan sulit bagi India untuk memperluas kerja sama produksi yang telah terbangun. Setelah meraih lisensi produksi Sukhoi Su-30MKI, kini India bermaksud untuk memproduksi rudal udara ke udara jarak dekat Vympel R-73E. (more…)
Buntut dari perang di Gaza Palestina, Israel telah mengancam untuk menyerang Iran bila Hizbullah yang dibina dan dipersenjatai Iran, melibatkan diri dalam perang darat bersama Hamas. Namun, bukannya ciut pada ancaman Negeri Zionis, justru belum lama ini Iran merilis peluncuran drone bertenaga jet Karrar, yang berhasil membetot perhatian, lantaran Karrar dipersenjatai rudal udara ke udara berpemandu infrared AD-08 Majid. (more…)