Tag: rudal udara ke udara

Lini Produksi Rudal Udara ke Udara PL-15 Menggunakan Teknologi Robotik, Bisa Produksi 24 Jam Tanpa Awak

Produk alutsista buatan Cina menjadi naik pamor dalam konflik bersenjata India versus Pakistan, selain nama jet tempur JF-17 Thunder Block III dan Chengdu J-10C, maka nama rudal udara ke udara jarak jauh – Beyond Visual Range (BVR) PL-15 dan PL-15E (varian ekspor) turut terdongkrak setelah puing-puing rudal tersebut ditemukan, bersamaan dengan kabar rontoknya beberapa jet tempur dari Angkatan Udara India, yang di atas kertas lebih canggih. (more…)

Tak Mau KF-21 Boramae Jadi ‘Macan Ompong’, Korea Selatan Resmi Order 100 Unit Rudal Udara ke Udara Meteor

Korea Selatan jelas tidak ingin KF-21 Boramae saat resmi dioperasikan oleh Angkatan Udara-nya (RoKAF) menjadi jet tempur ‘macan ompong’. Dirancang untuk bertempur di medan perang yang sesungguhnya, Defense Acquisition Program Administration (DAPA) belum lama ini dikabarkan telah menandatangani kesepakatan pembelian rudal udara ke udara jarak jauh Meteor produksi MBDA Missile Systems. (more…)

Raytheon AIM-174B: Rudal Udara ke Udara Jarak Jauh dari Platform Rudal Hanud Naval SM-6, ‘Reinkarnasi’ AIM-54 Phoenix

Konversi fungsi rudal telah terjadi dalam beberapa tahun belakangan, umumnya rudal udara ke udara yang kemudian diperankan sebagai rudal darat ke udara atau rudal pertahanan udara (hanud), Sebut saja NASAMS yang mengadopsi AIM-120 AMRAAM ( Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) dan AIM-9X Sidewinder. Kemudian di Ukraina, rudal AIM-132 ASRAAM (Advanced Short-Range Air-to-Air Missile) buatan Inggris juga disulap sebagai rudal hanud. (more…)

Korea Selatan Guyur US$480 Juta untuk Pengembangan Rudal Udara ke Udara Jarak Pendek KF-21 Boramae

Meski menanti kelanjutan sisa angsuran biaya pengembangan dari Indonesia, namun Korea Selatan tak kendor dalam roadmap produksi jet tempur KF-21 Boramae. Menjelang fase produksi massal pada tahun ini, Korea Selatan lewat Defense Acquisition Program Administration (DAPA) terus mempersiapkan arsenal persenjataan untuk KF-21. Dengan fokus pada usaha kemandirian alutsista, DAPA telah mengumumkan investasi senilai US$480 juta untuk pengembangan rudal udara ke udara jarak pendek yang akan diproduksi secara lokal. (more…)