
Pemerintah dan militer Australia selama ini dikenal sangat responsif dan cenderung paranoid terhadap ekspansi pengaruh serta potensi spionase dari Cina di kawasan Pasifik. Langkah-langkah ketat seperti pembatasan investasi asing hingga pemblokiran teknologi sering kali ditempuh atas nama perlindungan kepentingan strategis nasional. (more…)

Tabir misteri mengenai jeroan kapal selam otonom ekstra besar (Extra Large Autonomous Underwater Vehicle/XL-AUV) milik Angkatan Laut Australia, Ghost Shark, akhirnya resmi tersingkap untuk pertama kalinya di hadapan publik. (more…)

Kapal selam tanpa awak berukuran ekstra besar (Extra Large Autonomous Underwater Vehicle/XL-AUV) milik Angkatan Laut Australia (RAN), Ghost Shark, kembali mencatatkan perkembangan signifikan dalam peta teknologi militer internasional. Setelah sukses menjalani serangkaian uji coba awal, platform bawah laut otonom hasil kolaborasi dengan Anduril Australia ini kini resmi dibekali kapabilitas tempur ofensif. (more…)

Departemen Pertahanan Australia mengumumkan bahwa Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) akan menempatkan setidaknya dua kapal patroli lepas pantai (Offshore Patrol Vessel / OPV) Arafura class di pangkalan angkatan laut HMAS Cairns, Queensland. (more…)

Jika di Indonesia Pangkalan Koarmada II di Dermaga Ujung (Surabaya) menjadi pangkalan Angkatan Laut terbesar, maka di Australia predikat pangkalan angkatan laut terbesar dipegang oleh Fleet Base West (dikenal secara resmi dengan nama HMAS Stirling). (more…)

Program modernisasi armada bawah laut Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) resmi memasuki babak baru yang krusial. Kementerian Pertahanan Inggris mengonfirmasi bahwa proses pemotongan baja pertama (steel cutting) untuk kapal selam serang bertenaga nuklir generasi terbaru, SSN-AUKUS, akan dimulai pada tahun depan (2027). Langkah ini menandai dimulainya konstruksi fisik armada yang diproyeksikan berjumlah hingga 12 unit untuk menggantikan kapal selam serang Astute class. (more…)

Pemerintah Australia resmi mengumumkan langkah masif untuk mempertahankan kekuatan pemukul di bawah permukaan lautnya. Demi menjembatani celah kemampuan (capability gap) sebelum kedatangan kapal selam bermesin nuklir di bawah pakta AUKUS, pembayar pajak di Australia harus merogoh kocek tambahan hingga AU$11 miIiar atau setara dengan US$7,3 miIiar. (more…)

Proyek ambisius Australia untuk memperkuat armada permukaan melalui program fregat masa depan berbasis desain Mogami class asal Jepang kini memasuki babak baru dalam pemilihan sistem persenjataannya. (more…)

Program ambisius pengadaan kapal selam nuklir Australia senilai Aus$368 miliar kini tengah berada di persimpangan jalan yang sangat krusial dan penuh ketidakpastian. Berdasarkan laporan terbaru dari The Guardian (5/2/2026), janji Amerika Serikat untuk mentransfer kapal selam Virginia class kepada Canberra mulai diragukan oleh banyak analis internasional. (more…)

Bila Indonesia kini tengah gandrung atas serangkaian uji coba KSOT (Kapal Selam Autonomous) , termasuk uji penembakan torpedo yang fenomenal, maka Australia pun tak ingin kehilangan momentum dalam pengembangan kapal selam tanpa awak, persisnya pada 31 Oktober 2025, Anduril Industries resmi membuka fasilitas manufaktur barunya di Australia untuk memproduksi kapal selam tanpa awak (UUV) yang dinamakan Ghost Shark atau Extra Large Autonomous Underwater Vehicle (XL-AUV). (more…)