
Sebuah anomali terjadi di Selandia Baru, yakni saat kunjungan dan pelayaran kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) HMAS Canberra milik Angkatan Laut Australia di Wellington, ibu kota Selandia Baru. Dalam kunjungan tersebut, HMAS Canberra ternyata menyebabkan gangguan frekuensi radio dan internet di pesisir kota terbesar kedua di Selandia Baru itu (more…)

Selain mengumumkan komisioning kapal kombatan bertonase besar, Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN) belum lama ini meresmikan (komisioning) atas dua unit kapal patroli Evolved Cape class – HMAS Cape Schanck 313 dan HMAS Cape Solander 312 di pangkalan angkatan laut (Lanal) di HMAS Coonawarra, Darwin. (more…)

Bagi armada kapal selam Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), torpedo canggih MK48 bukan barang baru, lantaran senjata bawah laut ini telah mencapai kesiapan operasional pada tahun 2006. Masih diproyeksi sebagai senjata andalan pada kapal selam diesel listrik Collins class, Australia dikabarkan akan melakukan pesanan tambahan atas torpedo MK48. (more…)

Sebuah video lama kembali viral, yakni memperlihatkan rekaman penerbangan drone copter FPV (First Person View) yang terbang mendekati kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) Angkatan Laut Australia Canberra class. Tidak seperti insiden drone yang terbang di atas kapal induk Jepang JS Izumo, drone yang mendekati LHD Canberra class bahkan sempat mendarat tanpa diketahui. (more…)

HMAS Brisbane D41, bagian dari kapal perusak Hobart class, belum lama ini memecahkan rekor sebagai kapal perang pertama Australia yang sukses melakukan uji peluncuran rudal jelajah Tomahawk – Tomahawk Land Attack Missile (TLAM) di lepas pantai San Diego, Amerika Serikat. (more…)

Meski punya rencana besar untuk mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir, namun kekuatan armada kapal selam Australia saat ini tidak jauh lebih baik dari tetangganya di utara. Bila pada berita bulan Mei lalu disebut setengah kapal selam Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini, maka ada kabar update yang lebih ekstrim lagi, ternyata saat ini hanya ada satu unit kapal selam Collins class yang mampu beroperasi penuh. (more…)

Sistem pertahanan udara berbasis rudal pada kapal perang permukaan Australia kian canggih. Untuk membentengi kapal perusak (destroyer) Hobart class dan frigat Hunter class (sedang dalam proses pembangunan) dari ancaman serangan udara berkualifikasi tinggi, maka pemerintah Australia telah mengumumkan pembelian rudal pertahanan udara dari Amerika Serikat senilai $4,7 miliar. (more…)

Setelah resmi memensiunkan frigat HMAS ANZAC (FFH 150) pada 18 Mei 2024, ada kabar Angkatan Laut Australia – Royal Australian Navy (RAN) kembali akan memensiunkan jenis kapal yang terbilang masih canggih di kelasnya. Yang dimaksud adalah HMAS Merville A246, jenis kapal hidro oseanografi yang pernah beberapa kali bertandang ke perairan Indonesia. (more…)

Setelah pada bulan Juni lalu diwartakan kapal perusak (destroyer) HMAS Sydney D42 (Hobart Class) menjadi kapal perang pertama di kawasan Indo Pasifik yang dipasangi peluncur rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM), maka belum lama ini ada kabar HMAS Sydney telah sukses melakukan uji peluncuran rudal NSM, yang menjadi momen dalam rangkaian latihan laut multilateral RIMPAC (Rim of the Pacific) 2024. (more…)

HMAS Sydney D42 (Hobart class) menjadi buah berita, setelah kapal perusak ini didapuk sebagai kapal perang pertama di kawasan Indo Pasifik yang dipasangi peluncur rudal jelajah anti kapal Naval Strike Missile (NSM). Bagi Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy/RAN), Hobart class punya nilai strategis, pasalnya inilah kapal kombatan tercanggih Negeri Kanguru, sebelum nantinya meluncur frigat Hunter class. (more…)