Sistem persenjataan strategis Indonesia Tactical Ballistic Missile (ITBM) atau sistem peluncur rudal balistik taktis dan roket multikaliber buatan Roketsan Turki yang dioperasikan Batalyon Artileri Medan (Armed) TNI AD tidak hanya mengandalkan kecanggihan amunisinya. (more…)
Satuan Artileri Medan (Armed) TNI AD melalui Batalyon Armed 22/Kesumawira sukses menggelar uji tembak amunisi tajam (live-fire test) menggunakan roket berpandu presisi TRG-122 buatan pabrikan alutsista asal Turki, Roketsan. (more…)
Industri pertahanan Turki mengukir sejarah setelah sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh buatan dalam negeri, Siper Block-1, terekam kamera untuk pertama kalinya saat menjalankan tugas operasional aktif. Masuknya Siper Block-1 ke dalam inventaris Angkatan Bersenjata Turki (TSK) menandai berdirinya lapisan teratas dari arsitektur pertahanan udara mandiri Turki yang dikenal sebagai Steel Dome (Celik Kubbe). (more…)
Rencana adopsi dan manufaktur lokal rudal jelajah Cakir buatan Roketsan Turki yang sempat ramai diulas—salah satunya terkait integrasi pada kapal tempur seperti KCR Stealth Trimaran—kini memasuki babak baru yang kian nyata. Foto terbaru yang beredar memperlihatkan wujud fisik sebuah Unmanned Surface Vehicle (USV) rakitan galangan swasta nasional, PT Tesco Indomaritim, nampak sudah dipasangi empat canister (peluncur) rudal Cakir di geladak belakangnya. (more…)
Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan pencapaian strategis dalam pengembangan sistem persenjataan nirawak modern. Drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) Bayraktar Akinci buatan Baykar telah sukses melaksanakan uji luncur amunisi loitering cerdas (smart loitering munition) Alpagut, di mana amunisi presisi tersebut dilaporkan berhasil menghantam sasaran secara langsung (direct hit). (more…)
Program pengembangan drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) siluman Turki, Bayraktar Kızılelma, kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Setelah sebelumnya sukses meluncurkan rudal udara-ke-udara jarak sedang, kini giliran kapabilitas penyerangan darat berpresisi tinggi dari dalam internal weapon bay (kompartemen senjata internal) yang berhasil dibuktikan secara nyata. (more…)
Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan tinta emas setelah rudal balistik hipersonik domestik terbaru mereka, Tayfun Block-3, sukses mencetak sejarah dengan menghantam target bergerak di laut untuk pertama kalinya. (more…)
Kehadiran Nester dalam jajaran alutsista terbaru Turki di SAHA Expo 2026 membawa ingatan publik pada senjata rahasia Amerika Serikat yang dijuluki sebagai “Flying Ginsu”, yakni rudal AGM-114R9X “Ninja”. Nama tersebut diambil dari merek pisau dapur terkenal karena kemampuan rudal ini yang secara harfiah mencincang targetnya tanpa menggunakan bahan peledak sama sekali. (more…)
Dua raksasa pertahanan Turki, Aselsan dan Roketsan, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penerimaan akhir untuk pengiriman baterai sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh Siper Product-1. Pengujian krusial ini dilaksanakan di Pusat Pengujian Sinop, Turki bagian utara, dan menjadi bukti kesiapan operasional sistem hanud asli buatan dalam negeri tersebut. (more…)
Bukan menggunakan Kingklip MK2 dari Thales (Perancis), kapal pertama Fregat Merah Putih (FMP), KRI Balaputradewa 322 disebut-sebut akan menggunakan Hull Mounted Sonar (HMS) Fersah, besutan perusahaan pertahanan ternama dari Turki, Aselsan. (more…)