Program pengembangan drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) siluman Turki, Bayraktar Kızılelma, kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Setelah sebelumnya sukses meluncurkan rudal udara-ke-udara jarak sedang, kini giliran kapabilitas penyerangan darat berpresisi tinggi dari dalam internal weapon bay (kompartemen senjata internal) yang berhasil dibuktikan secara nyata. (more…)
Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan tinta emas setelah rudal balistik hipersonik domestik terbaru mereka, Tayfun Block-3, sukses mencetak sejarah dengan menghantam target bergerak di laut untuk pertama kalinya. (more…)
Kehadiran Nester dalam jajaran alutsista terbaru Turki di SAHA Expo 2026 membawa ingatan publik pada senjata rahasia Amerika Serikat yang dijuluki sebagai “Flying Ginsu”, yakni rudal AGM-114R9X “Ninja”. Nama tersebut diambil dari merek pisau dapur terkenal karena kemampuan rudal ini yang secara harfiah mencincang targetnya tanpa menggunakan bahan peledak sama sekali. (more…)
Dua raksasa pertahanan Turki, Aselsan dan Roketsan, secara resmi mengumumkan keberhasilan uji penerimaan akhir untuk pengiriman baterai sistem pertahanan udara (hanud) dan rudal jarak jauh Siper Product-1. Pengujian krusial ini dilaksanakan di Pusat Pengujian Sinop, Turki bagian utara, dan menjadi bukti kesiapan operasional sistem hanud asli buatan dalam negeri tersebut. (more…)
Bukan menggunakan Kingklip MK2 dari Thales (Perancis), kapal pertama Fregat Merah Putih (FMP), KRI Balaputradewa 322 disebut-sebut akan menggunakan Hull Mounted Sonar (HMS) Fersah, besutan perusahaan pertahanan ternama dari Turki, Aselsan. (more…)
Dunia pertahanan laut Indonesia baru saja membuat kejutan besar dengan mengadopsi sistem peluncur rudal vertikal (VLS) terbaru asal Turki, MIDLAS (Milli Dikey Atım Lançer Sistemi), untuk memperkuat Fregat Merah Putih (FMP) unit pertama, KRI Balaputradewa 322. (more…)
Menuju integrasi sebagai bagian dari sistem senjata pada fregat TCG Istanbul (F-515) – Istanbul/Istif class, pengembangan rudal pertahanan udara jarak jauh, Siper-1D (naval/sea based) terus digeber Turki. (more…)
Lantaran bakal diakuisisi oleh Indonesia, debut rudal pertahanan udara (hanud) buatan Turki ini selalu mendapat sorotan netizen dalam pengembangannya. Persisnya, pada 30 Juli 2025, Aselsan dan Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan penyelesaian serial production acceptance tests pada rudal Siper, yang artinya rudal siap produksi massal dan operasional rutin sudah bisa dimulai segera. (more…)
PT PAL Indonesia menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaan pertahanan asal Turki, Roketsan Sanayi ve Ticaret A.S. Kerja sama ini mencakup pengadaan sistem senjata untuk kapal Fregat Merah Putih melalui skema Fitted For But Not With (FFBNW) dan untuk proyek refurbishment kapal perang TNI AL (R-41). Kolaborasi ini mempertegas posisi PT PAL sebagai lead integrator alutsista matra laut di Indonesia, baik dalam platform dan sistem senjata/sewaco. (more…)
Melanjutkan kesepakatan di Jalarta pada bulan Agustus tahun lalu, pada IDEF 2025 (22-27 Juli) , Indonesia menandatangani perjanjian dengan Turki untuk memproduksi rudal jelajah ÇAKIR, yang kelak akan menjadi sistem senjata pada program Kapal Cepat Rudal (KCR) yang akan dibangun galangan Republik Palindo, bagian dari Republikorp. (more…)