Lompatan Baru UCAV Bayraktar Kızılelma: Sukses Uji Luncur Amunisi Presisi dari Internal Weapon Bay

Program pengembangan drone tempur (Unmanned Combat Aerial Vehicle/UCAV) siluman Turki, Bayraktar Kızılelma, kembali mencatatkan tonggak sejarah baru. Setelah sebelumnya sukses meluncurkan rudal udara-ke-udara jarak sedang, kini giliran kapabilitas penyerangan darat berpresisi tinggi dari dalam internal weapon bay (kompartemen senjata internal) yang berhasil dibuktikan secara nyata.

Baca juga: Validasi Kemampuan Unmanned Deep Strike: Rudal Supersonik Jet-230 Sukses Diluncurkan dari Drone Tempur Kizilelma

Pada 30 Juli 2026, model produksi massal Kızılelma dengan tail number S2 sukses melakoni uji tembak amunisi live-fire di Pusat Pelatihan dan Uji Penerbangan Corlu yang berlokasi di Tekirdağ. Dalam pengujian vital ini, Kızılelma berhasil melepaskan dua jenis amunisi pintar buatan industri dalam negeri Turki, yakni bom berpemandu laser dan GNSS TEBER-82 produksi Roketsan, serta amunisi presisi TOLUN-P kembangan Aselsan. Kedua muatan tersebut berhasil melepaskan diri dari kompartemen internal dan menghantam target sasaran dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.

Secara arsitektur tempur, Bayraktar Kızılelma dirancang sebagai platform drone bermesin jet dengan kapasitas muatan (payload) total mencapai 1,5 ton serta bobot lepas landas maksimum (MTOW) berkisar 6 hingga 8 ton. Fleksibilitas pengusung amunisi Kızılelma dibagi menjadi dua mode operasional utama, yakni kompartemen internal untuk misi stealth dan pasak gantungan (pylon) eksternal di bawah sayap untuk daya gempur maksimal.

Dalam mode infiltrasi di wilayah udara yang dijaga ketat oleh sistem pertahanan udara lawan (contested airspace), Kızılelma mengandalkan internal weapon bay di dalam lambungnya. Kompartemen internal ini sanggup mengangkut varian amunisi bertubuh ramping seperti amunisi pintar TOLUN-P, bom berpemandu TEBER-82/81, hingga keluarga rudal udara-ke-udara GÖKTUĞ seperti Bozdoğan dan Gökdoğan.

Penggunaan internal bay memastikan profil pantulan radar (Radar Cross Section/RCS) tetap berada pada level low-observable karena tidak ada tonjolan muatan di luar badan pesawat.

Duet Alutsista Masa Depan TNI AU, Jet Tempur M-346 Sukses Kendalikan Drone Stealth Kizilelma

Sementara itu, saat ancaman pertahanan udara lawan telah berhasil dilumpuhkan atau ketika membutuhkan kapasitas gempur penuh, Kızılelma dapat dikonfigurasikan mengusung muatan eksternal di bawah sayapnya. Dalam moda eksternal ini, Kızılelma mampu mengangkut amunisi berukuran besar seperti rudal jelajah stand-off SOM-J, rudal anti-kapal, hingga berbagai varian bom berat seri MK-82/83 berpemandu.

Keberhasilan melepaskan amunisi dari internal weapon bay pada uji coba ini membuktikan kematangan mekanisme pintu kompartemen serta sistem pelepasan amunisi Kızılelma saat melaju pada kecepatan tinggi. Pencapaian ini sekaligus melapangkan jalan bagi Baykar Technologies dalam mempersiapkan produksi massal dan pemenuhan target pengiriman unit Kızılelma kepada militer Turki serta kesiapan operasionalnya di atas kapal induk helikopter TCG Anadolu. (Gilang Perdana)

Pertama di Dunia, UCAV Kizilelma Turki Sukses Tembak Jatuh Target dengan Rudal Udara ke Udara Jarak Jauh

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *