Melanjutkan kesepakatan di Jalarta pada bulan Agustus tahun lalu, pada IDEF 2025 (22-27 Juli) , Indonesia menandatangani perjanjian dengan Turki untuk memproduksi rudal jelajah ÇAKIR, yang kelak akan menjadi sistem senjata pada program Kapal Cepat Rudal (KCR) yang akan dibangun galangan Republik Palindo, bagian dari Republikorp. (more…)
Selain rudal balistik hipersonik Tayfun Block-4, Roketsan dalam International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Istanbul, juga menghadirkan Akata, yakni varian rudal jelajah anti kapal/permukaan Atmaca yang ‘dibungkus’ dalam kapsul, untuk diluncurkan dari bawah permukaan air oleh kapal selam (submarine-launched cruise missile). (more…)
Dari International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Istanbul, 22 – 27 Juli 2025, Turki memantapkan predikat sebagai negara ketiga di NATO yang mampu membangun dan memproduksi rudal balistik berkecepatan hipersonik, setelah Amerika Serikat dan Perancis. Persisnya pada 22 Juli, Roketsan memperkenalkan secara resmi Tayfun Block-4, yang masuk kategori rudal balistik jarak pendek (Short-Range Ballistic Missile/SRBM). (more…)
Setelah kontrak pengadaannya ditandatangani pada pameran pertahanan Indo Defence 2022, belum ada ada kabar lanjutan terkait rudal balistik jarak dekat hipersonik “Khan” yang dipesan Kementerian Pertahanan RI. Sekalpun ada hanya kabar kunjungan delegasi perwira TNI AD yang menyaksikan live firing Khan di Turki pada bulan Juli 2024. (more…)
Setelah sukses menjalankan uji coba lepas landas dan mendarat secara otonom dengan dukungan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada 22 April 2025, maka drone tempur (UCAV) Bayraktar TB3 kembali membuat pencapaian baru dari kapal induk helikopter (LHD)/Kapal serbu amfibi TCG Anadolu. (more…)
Ada kabar dari Negeri Erdogan, yakni rudal pertahanan udara (hanud) jarak menengah Hisar-O, atau disebut Trisula-O untuk varian Indonesia, diwartakan telah tuntas menjalani uji akhir sebelum produksi massal. (more…)
Dari ki-ka: Marsdya TNI Yusuf Jauhari (Kabaranahan Kemhan RI), Letjen TNI (Purn.) Muhammad Herindra (Wamenhan RI), Norman Joesoef, M.Han (Founder Republikorp), Ahmet Akyol, CEO Aselsan, John Lundin, CEO PT. Lundin, Prof. Dr, Haluk Görgün, Secretary of Turkish Defence Industries, Murat Ikinci, CEO Roketsan.
Delegasi industri pertahanan Turki saat ini tengah berada di Indonesia, dari beberapa rangkaian agenda kerja sama, salah satunya adalah penandatanganan perjanjian strategis dalam pengembangan beberapa alutsista yang akan diakuisisi oleh Kementerian Pertahanan RI. Dan terkait hal tersebut, Republikorp Indonesia (PT Republik Defensindo) selaku mitra industri pertahanan dalam negeri, memberikan informasi yang menarik dalam unggahan siaran pers. (more…)
Selain varian yang diluncurkan dari kapal perang permukaan, rudal jelajah Atmaca juga dibuat dalam varian yang diluncurkan dari permukaan, untuk kebutuhan Angkatan Darat Turki. Meski sama-sama punya kemampuan serang permukan dan anti kapal, namun varian surface to surface missile yang disebut Kara Atmaca, punya bobot lebih besar. (more…)
Melanjutkan pencapaian pada pameran pertahanan Indo Defence 2022, Komandan Pussenarmed TNI AD Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, beserta sejumlah delegasi yang mewakili Kementerian Pertahanan, Mabesas, Puspalad dan Pussenarmed berkesempatan untuk menyaksikan Live Firing Demonstrasi rudal balistik Khan di fasilitas Latihan Kementrian Pertahanan Turki di daerah Sinops, Turki. (more…)
Dengan ukuran yang relatif kecil, bukan perkara mudah untuk mempersenjatai drone quadcopter, apalagi ada harapan untuk menempatkan senjata berpresisi tinggi. Namun, Roketsan, manufaktur pertahanan terkemuka dari Turki berhasil meluncurkan rudal berpemandu laser yang disebut terkecil di dunia. Rudal yang dimaksud adalah “Mete” dan telah sukses diuji coba pada drone Gokalp produksi Pavo Group. (more…)