
Ancaman udara di kawasan Timur Tengah kembali melahirkan inovasi taktis yang menarik perhatian para pengamat militer global. Angkatan Udara Perancis (Armée de l’Air et de l’Espace) dilaporkan telah mengerahkan armada helikopter ringan Eurocopter (sekarang Airbus Helicopters) AS555 Fennec ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengemban misi interseptor udara terhadap ancaman drone kamikaze Iran. (more…)

Dalam rencana modernisasi Puspenerbad (Pusat Penerbangan Angkatan Darat) di tahun 2017, telah dicanangkan pengadaan pesawat angkut sedang sebagai pengganti DHC-5 Buffalo buatan de Havilland Canada, bersama dengan rencana (saat itu) pengadaan helikopter serang AH-64 Apache dan helikopter serbu ringan AS550/AS555 Fennec, tersebut juga rencana pengadaan Airbus C-295 untuk TNI AD. (more…)

Nama helikopter AS 550 Fennec bukan sesuatu yang baru di arsenal Puspenerbad TNI AD, maklum helikopter buatan Perancis ini sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2014. Namun, nama AS 550 Fennec kembali menjadi sorotan, persisnya setelah AS 550 Fennec menjadi salah satu jenis helikopter yang diserahkan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) ke TNI AD. (more…)

Hari ini, 56 tahun lalu yang bertepatan dengan 16 Februari 1967, menjadi momen bersejarah dalam jagad helikopter global, yakni merupakan tanggal penerbangan perdana (first flight) BO-105 oleh Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB), pabrikan dirgantara asal Jerman (Barat). (more…)

Selain telah mendapatkan kontrak pengadaan delapan unit helikopter tempur AH-64E Apache, Boeing disebut-sebut bakal segera memasok tiga unit helikopter angkut berat CH-47 Chinook untuk kebutuhan Puspenerbad TNI AD. (more…)

Berita kedatangan AS 550 Fennec sudah terendus cukup lama, bahkan unit perdananya telah diserahkan ke Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD pada bulan November lalu. Tapi baru pada momen Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas – Jakarta, helikopter ini resmi dipajang di hadapan publik. AS 550 Fennec dan juga beberapa helikopter Puspenerbad seperti Mi-35P Hind, Mi-17-V5, Bell 205 A-1, NBell-412, dan NBO-105, siap menyapa publik mulai 12 – 15 Desember 2014. (more…)

Jawara helikopter angkut taktis multi peran di kavaleri udara TNI AD kini disandang heli jenis Mil Mi-17-V5. Dengan ukurannya yang bongsor, Mi-17-V5 menjadi andalan Puspenerbad, dalam sekali terbang bisa membawa kapasitas angkut di kabin hingga 4,07 ton dan kapasitas angkut di luar kabin mencapai 5 ton. Namun, karena populasi Mi-17-V5 Skadron 31 yang hanya 12 unit, membuat heli ini belum bisa menjadi tulang punggung aktivitas kavaleri udara, khususnya dalam operasi mobil udara. (more…)

Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD, mulai menerima kedatangan paket perdana dari 12 unit helikopter serbu ringan Ecureuil/Fennec dari Airbus Helicopters. Dijadwalkan hingga tahun 2016, satuan kavaleri udara TNI AD akan menerima enam heli dengan tipe mesin tunggal dan enam unit lainnya dengan mesin ganda. (more…)

Di MEF (Minimum Essential Force) Tahap I, pengadaan alutsista di lini helikopter tempur punya perhatian tersendiri, dibuktikan dengan langkah TNI untuk ‘out of the box’ dengan membeli helikopter berkualifikasi full kombatan Mi-35P Hind dan berlanjut ke order pengadaan AH-64E Apache Guardian. Seperti diketahui, porsi kekuatan helikopter pemukul Puspenerbad sejak lama hanya bertempu pada heli transpor multirole yang dipersenjatai secara terbatas, seperti NBO-105, Bell 205 A1, NBell 412, dan Mil Mi-17 V5. (more…)

Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat nampak kian mesra, setelah Indonesia dipercaya senat AS untuk membeli rudal anti tank FGM-148 Javelin, Indonesia pun mendapat restu senat AS untuk membeli delapan unit helikopter tempur super canggih, AH-64E Apache Guardian Block III. Lepas dari kontroversi yang mungkin timbul, yang jelas ini menjadi lompatan yang revolusioner bagi kavaleri udara TNI AD, setelah sebelumnya sudah memiliki heli tempur besutan Rusia, Mil Mi-35P Hind. Dari segi gengsi, pamor Indonesia terdongrak, sebab hanya segelintir negara di luar AS yang diizinkan membeli Apache, seperti Israel, Inggris, Belanda, Yunani, Mesir, Jepang, dan Singapura. (more…)